Sunteți pe pagina 1din 20

AMDAL

Aktivitas pembangunan perubahan lingkungan, mengganggu daya dukung lingkungan kerugian masyarakat.

Timbul upaya untuk menelaah aktivitas yang telah dan akan dilakukan untuk mengetahui dampak apa yang mungkin merugikan kegiatan tersebut, kemudian dicari usaha untuk menghindari timbulnya dampak negatif

Analisis Dampak Lingkungan diperlukan agar kesejahteraan hidup manusia dapat tercapai tanpa merusak lingkungan. UU No.23/1997: AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup, Diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau kegiatan.

MANFAAT AMDAL
Mencegah agar potensi SDA yang dikelola tidak rusak Menghindari efek samping dari pengolahan SDA terhadap proyek

Mencegah terjadinya akibat pencemaran

perusakan

lingkungan

Agar dapat diketahui manfaat yang berdaya guna dan berhasil guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara

MANUSIA DAN LINGKUNGAN


Ekologi : - mempelajari interaksi manusia dan lingkungan - pengaruh timbal balik Perbedaan Indonesia dan timur, memperlihatkan pengaruh lingkungan kepada adat istiadat, budaya, dan ciri fisik.

TRANSISI EPIDEMIOLOGI
Pergeseran pola penyakit seirama dengan perubahan sosial ekonomi Pola negara maju : peny degeneratif : jantung, DM, cancer, stres. Trafic accident : PAK Pola negara berkembang: Infeksi(malaria, DHF,TB, kurang gizi, parasit, akibat melahirkan, kelaparan, dst. Transisi memberikan beban ganda negara berkembang

FAKTOR KESEHATAN DALAM PELINGKUPAN


Kondisi pemamaparan Rute pemaparan Pemaparan ambient Pemaparan okupasional Identifikasi kelompok resiko tinggi (high risk groups)

SCOPE KAJIAN ASPEK KESMAS DALAM AMDAL


1. Parameter lingkungan yang diperkirakan terkena dampak rencana pembangunan dan berpengaruh terhadap kesehatan 2. Proses dan potensi terjadinya pemajanan 3. Potensi besarnya dampak timbulnya penyakit (angka kesakitan& angka kematian) 4. Karakteristik spesifik penduduk yang berisiko 5. Sumberdaya kesehatan 6. Kondisi sanitasi lingkungan 7. Status gizi masyarakat 8. Kondisi lingkungan yang dapat memperburuk proses penyebaran penyakit

Komponen dan parameter lingkungan yang harus diperhatikan :


1.Komponen 2.Komponen 3.Komponen 4.Komponen Geo-Fisik-Kimia Bioti Sosial Ekonomi dan Budaya Kesehatan Masyarakat

AMDAL bagian studi kelayakan melaksanakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan syarat yang harus dipenuhi untuk dapat izin kegiatan. Menganalisis dampak yang diakibatkan kegiatan tersebut

Untuk mengukur atau menentukan dampak besar dan penting tersebut di antaranya digunakan kriteria mengenai :

besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan luas wilayah penyebaran dampak intensitas dan lamanya dampak berlangsung banyaknya komponen lingkungan hidup lain yang terkena dampak sifat kumulatif dampak reversible atau irreversible dampak.

Menurut PP No.27/1999 Ps.3 ayt 1 Usaha yang dapat menimbulkn dampak :

pengubahan bentuk lahan &bentang alam eksploitasi SDA kegiatan yang dapat menimbulkan pemborosan, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, serta kemerosotan SDA kegiatan yang hasilnya mempengaruhi lingkungan alam, serta lingkungan sosial dan budaya; kegiatan yang hasilnya dapat mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumber daya atau perlindungan cagar budaya; introduksi jenis tumbuh -tumbuhan, jenis hewan, dan jenis jasad renik;

TUJUAN SECARA UMUM AMDAL

menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan serta menekan pencemaran sehingga dampak negatifnya menjadi serendah mungkin.

Proses AMDAL

Keterangan: Pelingkupan proses pemusatan studi pada hal penting yang berkaitan dengan dampak penting. Kerangka acuan (KA ANDAL) kajian analisis mengenai dampak lingkungan hidup. Analisis dampak lingkungan hidup (ANDAL) telaahan cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha / kegiatan. Rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL) upaya penanganan dampak besar thd lingkungan hidup akibat dari rencana usaha/ kegiatan. Rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL) upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak besar akibat dari rencana usaha / kegiatan.

PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PROSES AMDAL


Komisi Penilai AMDAL komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL. Kementerian Lingkungan Hidup - Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Propinsi dan Kabupaten

Pemrakarsa orang /badan hukum yang bertanggungjawab atas rencana usah /kegiatan yang akan dilaksanakan
masyarakat yang berkepentingan

Kualitas AMDAL secara langsung dipengaruhi oleh mutu penilaian AMDAL yang dilakukan Komisi Penilai AMDAL kriteria & teknik uji mutu dokumen AMDAL 1. Uji Administratif. 2. Uji Fase Kegiatan Proyek. 3. Uji Mutu Aspek Konsistensi, Aspek Keharusan, Aspek Relevansi dan Aspek Kedalaman

AMDAL DI INDONESIA
Berdasarkan PP 51 tahun 1993 sebagai realisasi pelaksanaan UU no. 4 tahun 1982 tentang Lingkungan Hidup yang saat ini telah direvisi menjadi UU no. 23 tahun 1997
AMDAL instrumen pengelolaan lingkungan yang diharapkan dapat mencegah kerusakan lingkungan dan menjamin upaya-upaya konservasi. Hasil studi AMDAL bagian penting dari perencanaan pembangunan proyek tersebut

PP 51 1993 ditetapkan 4 jenis studi AMDAL 1. 2. 3. 4. AMDAL Proyek AMDAL Terpadu / Multisektoral AMDAL Kawasan AMDAL Regional

KELEMAHAN AMDAL DI INDONESIA


AMDAL belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses perijinan satu rencana kegiatan pembangunan Proses partisipasi masyarakat belum sepenuhnya optimal Terdapatnya berbagai kelemahan didalam penerapan studi -studi AMDAL Masih lemahnya metode -metode penyusunan AMDAL

Hambatan tersebut cenderung terfokus pada faktor-

faktor teknis, seperti :


Tidak memadainya aturan dan hukum lingkungan Kekuatan institusi Pelatihan ilmiah dan professional Ketersediaan data