Sunteți pe pagina 1din 17

Hikayat Panji Semirang

Dua buah kerajaan dari dua orang kakak beradik, Ratu Daha dan Ratu Kuripan
merupakan dua hal jauh berbeda. Ratu Daha saudara yang tertua, ialah seorang tokoh manusia
yang tidak teguh pendiriannya. Setiap kali ia dapat mengubah pendiriannya, karena hasutan
selirnya Paduka Liku, ibu Galuh Ajeng. Apalagi setelah ibu Cendra Kirana meninggal dunia,
karena tapai beraun yang diberikan Paduka Liku. !ntuk mendinginkan kemarahan raja. Paduka
Liku menarikan guna"guna, sehingga kasih raja berpindah kepadanya. Galuh Ajeng
dimanjakan. Dalam semua hal ia ingin didahulukan. Adiknya, Raja Kuripan, merupakan seorang
tokoh yang berhatihati dalam segala tindakannya. #ak putus dari berpikir panjang lebar sebelum
ia berbuat sesuatu. Putranya hanya seorang yaitu Raden $nu Kertapati, yang akan dipertunangkan
dengan putri saudaranya, Galuh Cendra Kirana. Saudaranya yang lain adalah Ratu Gageleng. $a
berputra seorang pula, Raden Singa %enteri, yang suka dipuji dan disanjung.
Segala"galanya akan diberinya asal ia dipuji sebagai seorang yang tampan dan gagah,
yang melebihi orang lain. Saudaranya yang seorang lagi ialah &iku Gandasari, seorang
perempuan, menyisihkan diri dari kedunia'ian dan bertapa di Gunung (ilis. Pada suatu
seketika, Raden $nu mengirimkan dua buah boneka. Sebuah dari pada emas yang dibungkus
dengan kain biasa, sedang yang lain daripada perak, tetapi dibungkus dengan kain sutera yang
mahal harganya. #entulah Galuh Ajeng yang dapat memilih lebih dahulu dan tentu pula ia akan
memilih apa yang terbungkus dengan kain sutera itu.
Setelah ia mengetahui, bah'a boneka Cendra Kirana terbuat dari pada emas ia merajuk
kepada ibu dan ayahnya untuk ditukar. #etapi bagaimanapun juga ayah memaksanya, namun
boneka emas itu tak juga diserahkan oleh Galuh Cendra Kirana. Kemarahan ayahnya timbul,
sehingga rambut Galuh Cendra Kirana diguntingnya. Sejak itulah ia merasa, bah'a hidup di
istana merupakan hidup di bara api. Apalagi sudah ternyata, bah'a ayahnya telah membeninya.
Pada suatu malam ia melarikan diri dengan ibu tirinya, selir raja yang pertama, %ahade'i,
bersama"sama dengan dua orang pengiringnya Ken &ayan Ken Sengit. Di daerah antara
perjalanan Daha dan Kuripan ia mendirikan sebuah keraton, sedang namanya diubah dengan
Panji Semirang Asmarantaka. &egitu juga dengan dua pengiringnya menyamar pula sebagai
orang laki"laki dan namanya pun berubah. Ken &ayan dengan Kuda Per'ira sedang Ken Sengit
dengan Kuda Perana.
Kerajaan baru itu makin besar, karena keberanian kedua orang pengiring Panji Semirang
yang merampas harta benda orang yang lalu di situ. !tusan Raja Kuripan ke Daha dapat pula
dikalahkan, sehingga Raden $nu sendirilah yang datang untuk menuntut balas. #etapi apa yang
terjadi) Setelah Raden $nu melihat 'ajah Panji Semirang, ia terpesona dan tak kuasa pula untuk
menuntut balas. %alahan terjadi suatu persahabatan. Dengan demikian, Raden $nu dapat
meneruskan perjalanannya ke Daha untuk melangsungkan perka'inannya dengan Galuh Cendra
Kirana. &ukan kesenangan dan kegembiraan, tetapi penyesalan dan kekee'aan yang
didapatinya di Daha, karena Galuh Cendra Kirana sudah tak ada di sana. (alaupun demikian
perka'inan itu dilangsungkan juga dengan Galuh Ajeng, karena permintaan yang keras dari
ibunya, Paduka Liku, kepada Ratu Daha. Perka'inan itu tidak memba'a kebahagiaan kedua
belah pihak, karena tak ada benih inta dan senang yang tertanam di dalamnya. %alahan Raden
$nu mulai uriga, bah'a Panji Semirang itu ialah kekasihnya, Galuh Cendra Kirana. Daha
ditinggalkannya untuk menyusul Panji Semirang di kerajaan baru itu bersama"sama dengan *
orang pengiringnya+ ,eruje Kartala, Persanta, dan Punta.
Kekee'aan yang kedua tak dapat pula ditolaknya. Kerajaan baru itu sudah kosong. Panji
Semirang dengan pengiring"pengiring"nya telah meninggalkan tempat itu menuju Gunung (ilis,
tempat pertapaan bibinya. Raden $nu hanya mendapatkan %ahade'i, yang tidak diba'a dalam
perjalanan pindah karena sudah tua. $a didapatinya sedang menangis. Perkataannya yang keluar
mengatakan, bah'a Panji Semirang memanglah Galuh Cendra Kirana, putri Ratu Daha. Setelah
%ahade'i diantarkan ke Daha kembali, berangkatlah Raden $nu menyusul kekasihnya dengan
nama samaran Panji ,ayeng Kesuma. Dalam perjalanannya Panji Semirang meninggalkan
pakaian lakilakinya. Puspa ,u'ita dan Puspa Sari, kedua putri pemberian Raja %enta'an yang
kalah perang terkejut. %ereka baru mengetahui, bah'a Panji Semirang adalah seorang
perempuan. Setelah merintis hutan dan gunung sampailah mereka ke pertapaan &iku Gandasari
di Gunung (ilis. %ereka disambut dengan ramah tamah. &eberapa hari mereka tinggal di
pertapaan itu. Pada suatu hari &iku Gandasari menyampaikan kata kepada kemenakannya,
bahkan ita"itanya akan sampai juga kalau ia pada hari itu berangkat meninggalkan
pertapaannya dan menyamar sebagai seorang gambuh -. penari/ Panji Semirang dan
pengiringnya mengenakan pakaian laki"laki lagi. Galuh Cendra Kirana mengubah namanya lagi
dengan Gambuh (arga Asmara.
&anyak sudah negeri yang didatangi dan di mana"mana Gambuh mendapat sambutan
yang hangat. Akhirnya sampailah mereka ke Gageleng, kerajaan pamannya. Di daerah itu
mereka mempertunjukkan kegambuhannya. Dalam perjalanannya Raden $nu atau Panji ,ayeng
Kesuma sudah beberapa hari tinggal di kerajaan Gageleng. Raden $nulah yang menambah
menggilakan Raden Singa %enteri yang gila sanjung dan dipuji itu. &anyak pega'ai istana yang
beruntung karena hadiah Raden Singa %enteri karena pujian"pujian, bah'a ia lebih gagah dan
tampan dari pada Raden $nu, sepupunya.
Dari pengiring"pengiringnya Raden $nu mendengar, bah'a Gambuh (arga Asmara baik
sekali bermain. %ereka minta, agar gambuh itu dapat pula bermain di istana. Rupa Gambuh
(arga Asmara menerbitkan prasangka lagi pada Raden $nu. Dalam hatinya ia menyatakan
bah'a Gambuh itu Panji Semirang. #etapi beberapa kali dinya"takan Gambuh (arga Asmara
tetap menja'ab, bah'a ia tidak kenal kepada Panji Semirang.
(alaupun demikian tak putus"putus Raden $nu untuk mengamatamati Gambuh itu.
Rahasia itu lama"lama terbuka juga. #iap"tiap malam sebelum tidur, boneka emas, pemberian
Raden $nu dahulu, selalu ditimang"timang dan dibelai"belai dengan rasa kasih sayang. Pada suatu
malam Raden $nu dapat melihat hal itu dalam intaiannya. Dengan tiada menanti lagi dipeluknya
Gambuh itu, yang tiada lain daripada Cendra Kirana yang telah lama dikejar"kejar dan diari"
arinya. Perka'inannya dilangsungkan di Kerajaan Kuripan. Dalam perka'inan itu diundang
juga Ratu Gageleng dan Raja Daha beserta Paduka Liku dan Galuh Ajeng. Galuh Ajeng
menangis pula dengkinya, karena istri Raden $nu Kertapati tiada lain, selain Galuh Cendra
Kirana. Akhirnya ia dika'inkan dengan Raden Singa %enteri, putra Raja Gageleng, yang gila
puji itu dan sanjung itu.
Paduka Liku sudah tidak menjadi impian dan kekasih Raja Daha lagi, karena kekuatan
guna"gunanya sudah luntur. %ahade'ilah yang diangkat menjadi permaisuri. Selanjutnya
tampuk pimpinan Kerajaan Kuripan dan Daha dikendalikan oleh Raden $nu Kertapati bersama"
sama dengan permaisurinya Galuh Cendra Kirana.
%embangun 0egara
%1R1S%$KA0 berdirinya suatu kerajaan baru tiadalah sukar. Dengan beberapa patah
kata, dengan pengumuman ringkas, orang bisa lekas tahu. ,anji bisa lekas dilupakan orang jika
tanpa bukti, tanpa ujud yang dapat dirasakan adanya.
%embangun, memajukan dan mempertahankan kedaulatan 0egara merupakan tugas yang
maha berat bagi Panji Semirang. 2al itu disadari benar olehnya dan berkat dorongan kemauan
yang kuat, segala sesuatunya berjalan baik juga.
#ampak dua orang penjaga pintu gerbang. 1lok paras mukanya. Galak"galak sorot matanya.
Langkahnya gagah seperti pahla'an yang tak kenal takut.
$tulah Ken &ayan dan Ken Sanggit, dayang"dayang yang berpakaian pria dan berganti nama
pula. 3ang seorang bernama Kuda Per'ira dan yang seorang lagi dipanggilkan Kuda Perana.
#ugas mereka berat. %ereka harus menegah orang"orang yang le'at, baik yang datang
dari arah Kuripan menuju Daha, maupun sebaliknya. 2anya orang"orang Gagelang dibolehkan
terus berjalan tetapi yang lain harus dipaksa menghadap Panji Semirang. Kuda Perana matanya
beringas melihat serombongan pedagang yang hendak lalu. !jung kumis palsu dipelintir, supaya
kelihatan bertambah bengis. #angan kiri memegang tombak. #angan kanan bertolak pinggang.
&erjalan gagah seperti juara silat. Pangkal tombak ditumbukkan ke tanah. %ulut membentak,
4&erhenti56 Para pedagang keil hatinya melihat tingkah laku Kuda Perana, lalu berhenti
berjalan.
4Kalian dari mana ) %au ke mana )6
4Kami dari Gegelang,6 ja'ab seorang kepala rombongan pedagang.
4Semua dari Gagelang )6
4&etul5 Kami hendak berdagang.6
42em5 Dari Gagelang 56 Kuda Perana berkata sendirian sambil menatap pedagang"pedagang
itu seorang demi seorang. #angan memelintir ujung kumis palsu.
4Kabarkan kepada orang"orang di negeri kalian tentang negeri kami. Raja kami ialah Sri
&aginda Panji Semirang Asmarantaka. Raja gagah perkasa tapi adil.6
Demikian perintah Kuda Perana kepada pedagang"pedagang itu. %aksudnya agar supaya
nama Panji Semirang dikenal orang di mana"mana.
4&aik Raden56 sahut para pedagang itu serentak.
6Kalian boleh le'at,6 kata Kuda Perana.
Kemudian berjalanlah rombongan pedagang itu dengan hati lega, diikuti oleh pandangan mata
Kuda Per'ira dan Kuda Perana.
Selang beberapa jam sesudah itu, tampak pula serombongan orang yang hendak lalu. Kuda
Perana dan Kuda Per'ira bersiap"siap hendak menegur bersama"sama. Sebab orang"orang yang
hendak le'at itu agak besar jumlahnya.
4&erhenti 56 teriak Kuda Perana dan Kuda Per'ira dengan suara lantang.
4Kalian dari mana ) %au ke mana )6
4Kami dari negeri %enta'an. Kami hendak pergi ke negeri Kuripan, Raden,6 sahut kepala
rombongan.
47, dari negeri %enta'an) Apa maksud kalian ke Kuripan)6 tegur Kuda Perana.
4%aam"maam Raden. Ada yang hendak berdagang, ada yang hendak menjual tenaga atau ada
juga yang hendak menyelenggarakan tontonan. Seperti lais, ronggeng, debus, sunglap, dan
maam"maam lagi pertunjukan.6
,adi kalian semua dari negeri %enta'an )6 Kuda Per'ira minta ketegasan sekali lagi.
4&etul, Raden.6
Kuda Perana dan Kuda Per'ira saling memandang. Kemudian Kuda Per'ira berkata, 4Kalian
dilarang meneruskan perjalanan ke Kuripan. Kalian mesti ikut kami menghadap Sri &aginda
Panji Semirang Asmarantaka. Raja adil dan budiman. Di negeri kami, kalian boleh menari
na8kah hidup. Sumber penghidupan luas terbuka bagi siapa pun.6
Kuda Per'ira berhenti berbiara. %emandang muka para pedagang yang tampak tidak setuju
dan agak kesal hatinya. %ereka merasa dibegal dan bakal menderita rugi. &erdagang di Kuripan
sudah kelihatan untungnya, sebab sudah banyak langganan di sana. Sedangkan di negeri yang
baru itu segala"galanya belum tentu.
4Kami tidak setuju, Raden 5 Kami harus meneruskan perjalanan ke Kuripan. Langganan
menunggu kedatangan kami di sana,6 sahut kepala rombongan pedagang. Dan serentak pula
pedagang"pedagang itu bangkit hendak berjalan.
Kuda Perana marah. Sambil menumbukkan pangkal tombaknya ke tanah ia membentak,
4Siapa"siapa tidak mau menurut perintah, kami tangkap. 3ang berani mela'an dengan kekerasan
kami bunuh 5 %engerti )6
4%engerti, Raden 5 Kami menurut saja kehendak Raden.6 Demikian sahut orang"orang dari
rombongan kesenian. %aka timbullah perpeahan di antara orang"orang negeri %enta'an itu.
Segolongan menurut dan segolongan yang lain membangkang.
1nam orang pedagang yang pemberani, serentak menabut keris masing"masing. #erus
menyerang Kuda Perana dan Kuda Per'ira. #imbullah pertikaian. Dua la'an enam5 Dengan
sigap kedua prajurit itu memainkan tombak masing"masing. %empertahankan diri. #angkai
tombak dipegang sama tengah. Dengan ara demikian mereka bisa memukul penyerang dengan
ujung dan pangkal tombak. #ak5 %usuh kena pukul pangkal tombak. %usuh sempoyongan. Cos5
%ata tombak ditusukkan ke perut musuh. Sur5 Darah membersit membasahi tanah. %usuh jatuh
mengerang kesakitan berdengus"dengus napasnya akhirnya mati.
Dua penyerang sudah terang jadi mayat. 3ang empat lagi luka"luka berat. Keenam"
enamnya bergeletak di tanah tanpa daya.
7rang"orang %enta'an itu menjadi takut semua kepada Kuda Per'ira dan Kuda
Perana. %ereka menurut tanpa syarat segala perintah kedua prajurit itu. Kemudian terus
digiring untuk menghadap Sri &aginda Panji Semirang.
Dengan kata"kata lemah"lembut, dengan sikap yang menarik, &aginda Raja
menyampaikan sabdanya, 4Dengan rasa persaudaraan, rakyat kami menyambut kedatangan
kalian di negeri kami. Rakyat kami mengajak kalian bekerja bersama"sama9 seara gotong
royong membangun negeri kami sehingga menjadi bertambah makmur. Kehidupan kalian kami
jamin.6
Selanjutnya Sri &aginda memerintahkan rakyat untuk menghibur orang %enta'an
dengan makan minum. #iap keluarga harus menerima dua tiga orang tamu di rumah masing"
masing. Kemudian seara gotong royong mendirikan perkampungan baru. Setelah itu
mengadakan keramaian di alun"alun.
7rang"orang %enta'an senang hatinya mendengar sabda Sri &aginda sedemikian.
2ilanglah takut mereka dan timbul rasa persaudaraan dengan rakyat &aginda Raja Panji
Semirang. Lambat laun mereka merasa betah tinggal di negeri baru itu. Dengan sukarela orang"
orang %enta'an menyatakan hendak menjadi rakyat Sri &aginda Panji Semirang Asmarantaka.
Dengan demikian bertambah banyaklah rakyat Sri &aginda. Keadilan dan kemakmuran yang
dijanjikan Sri &aginda menjadi kenyataan, oleh karena rakyat sendiri patuh dan giat bekerja,
rajin usaha9 masing"masing menurut keakapannya sendiri"sendiri. &arangsiapa merasa belum
akap bekerja pasti mendapat bimbingan. &arangsiapa menghadapi kesulitan, pasti diberi
pertolongan. 3ang sakit, yang papa atau pun aat dira'at baik"baik. Anak"anak muda dilatih
membuat alat perkakas pertanian dan alat perang. ,uga dilatih menjaga keamanan negeri.
&arangsiapa memperlihatkan keakapan dan kerajinan bekerja yang luar biasa, pasti dikaruniai
hadiah oleh Sri &aginda.
0ama &aginda Panji Semirang semakin harum tersiar ke mana"mana. Semakin banyak rak:at
berasal dari Daha, dari Kuripan, dan dari %enta'an pada pindah ke negara Panji Semirang.
&anyak di antara orang"orang pendatang itu yang hidup makmur dan beroleh pangkat dalam
kerajaan. Ada orang asal Daha menjabat pangkat menteri, ada orang asal Kuripan menjadi
demang atau temenggung. #idak sedikit pula orang"orang asal %enta'an yang menjabat
pangkat bupati.
Sementara itu Raja %enta'an bersedih hati, oleh karena rakyat banyak yang pindah ke negeri
&aginda Panji Semirang. #idak hanya rakyat biasa, melainkan juga orang"orang berpangkat pada
meninggalkan tempat, kemudian menjabat pangkat di negeri Panji Semirang.
0egeri %nta'an semakin lemah, semakin mundur. Raja %enta'an emas hatinya dan merasa
takut kalau"kalau negerinya akhimya diserang dan dijajah &aginda Panji Semirang.
%enumt dugaannya &aginda Panji Semirang itu orangnya jahat, ganas. &adannya tinggi besar
seperti raksasa. Gagah perkasa tanpa tanding.
4,ika negeriku diserang, rakyatku rusak binasa. Permaisuri dan kedua putriku pasti menjadi
korban juga. Dijadikan seperti barang rampasan.6 Demikian pikir Raja %enta'an. Perasaannya
rusuh. Pikirannya kelam kabut. Lebih"lebih mengingat kepada kedua putrinya, Puspa ,uita dan
Puspa Sari.
Pada suatu hari isi keraton %enta'an menjadi gempar. &eratus"ratus orang dari desa"desa
pinggiran, berbondong"bondong menuju ibu kota. Sebab di perbatasan negeri, tampak pasukan
tentara &aginda Panji Semirang. 7rang"orang menduga negeri %enta'an akan diserang musuh
yang sangat kuat.
Raja %enta'an segera mengutus Patih pergi ke perbatasan untuk menyelidiki benar
tidaknya kabar yang disampaikan orang"orang pengungsi itu. Patih bersama"sama hulubalang
dan beberapa prajurit segera berangkat ke perbatasan. &etul5 Dari jauh sudah kelihatan betapa
banyak lasykar musuh yang sedang berkemah di sana. Dengan hati berdebar"debar Patih terus
mendapatkan hulubalang pasukan Panji Semirang dan minta i;in hendak menghadap Sri
&aginda. Permintaan Patih diperkenankan. Dengan dihantarkan 2ulubalang Kuda Per'ira dan
Kuda Perana, Patih menghadap Sri &aginda Panji Semirang.
Patih terkejut ketika melihat Sri &aginda yang sangat antik itu. Sungguh di luar dugaan 5
Sebab ia menduga akan berhadapan dengan seorang raja yang serba kasar tingkah lakunya9 yang
jahat dan bengis perangainya. #etapi kiranya ia berhadapan dengan raja yang gagah perkasa tapi
molek antik. Sangatlah kagum Patih melihat keantikan paras Sri &aginda Panji Semirang5
Serasa menghadap sang De'a Kamajaya dari keindraan.
4Paman Patih 5 2arap Paman sampaikan sembah sujud kami ke hadapan Paduka Sri &aginda
%enta'an. ,ika Paduka Raja berkenan hati kami bermaksud hendak menghadap untuk
mengeratkan silaturahmi kami dengan Paduka Raja. Kami menunggu balasan Paduka Raja,
Paman.6 Demikian sabda &aginda Panji Semirang.
&ukan main"main lega hati Patih mendengar sabda &aginda Panji Semirang demikian. Dengan
khidmat Paman Patih bersembah, 42amba junjung setinggi"tingginya sabda Paduka. 2amba
mohon diri.6
Patih segera naik kuda. #erus kembali ke istana %enta'an.
Kegemparan di istana mendadak menjadi reda. Kegelisahan hati segera hilang lenyap, setelah
Patih mempersembahkan berita dari perbatasan itu. Dan segera pula &aginda Raja menitahkan
Patih mengatur segala persiapan untuk menyambut kedatangan tamu agung Sri &aginda Panji
Semirang. Permaisuri, Puspa ,uita dan Puspa Sari berpeluk"pelukan, terta'a"ta'a oleh karena
hatinya terlalu girang. Girang oleh karena mereka tidak jadi dianam malapetaka, tetapi
sebaliknya bakal mendapat kehormatan menerima kunjungan muhibah Sri &aginda Panji
Semirang yang sudah masyhur namanya itu.
#ak lama kemudian kedengaranlah suara gamelan dan maam"maam bunyi"bunyian,
pertanda tamu agung beserta pengiringnya sudah tiba. Dan kedengaran pulalah sorak sorai rakyat
%enta'an yang menyambut tamu agung itu sepanjang jalan.
Rakyat %enta'an berdesak"desakan, berjejal"jejal, karena ingin jelas melihat Sri &aginda yang
masyhur karena antik dan gagah perkasanya itu9 yang dikabarkan sebagai penjelmaan De'a
Kamajaya itu.
Raden Panji nan antik jelita, naik kuda ber'arna putih bersih. %enyambut rakyat %enta'an
dengan senyum manis. Senyum mesra, tanpa dibuat"buat ke luar dari kalbu bersih sang 0ata.
&anyak gadis lupa akan tunangan, karena hati terpikat Raden Panji. %ata memandang
tanpa kedip, mulut ternganga lebar. ,antung berdebar"debar, kaki tak berasa apek mengikuti Sri
&aginda yang naik kuda. 0enek"nenek lupa akan rambut sudah putih, bertingkah seperti gadis
remaja. 2endak berlari menyongsong &aginda jelita, tapi kaki kaku tak mau diajak epat"epat
melangkah. #inggallah nenek berdiri sendirian, seperti orang"orangan di tengah sa'ah. ,ika
kakek tidak menyeret pulang, maulah nenek menunggu sampai Sri &aginda nanti kembali.
,ika nenek melihat ermin barulah ia sadar, bah'a masa muda sudah lama meninggalkan dia.
Permaisuri menta'an dan kedua putrinya berdiri tertegun. %atanya terbelalak seperti mata
belalang melihat Sri &aginda Raja Panji Semirang masuk istana, terus menyembah dengan
hormatnya di hadapan Sri &aginda Raja %enta'an. $stana sunyi senyap, orang"orang mulutnya
bungkam, berdiri seperti patung"patung9 seperti dikuasai tenung.
#utur kata, gerak"gerik Sri &aginda Panji Semirang sangat menarik perhatian orang"orang
%enta'an.
Selesai bersantap sambil beramah"tamah, Panji Semirang mohon diri. Lalu menitahkan
bersiap"siap untuk meninggalkan negeri %enta'an. Kunjungan muhibah Sri &aginda Panji
Semirang sesungguhnyalah meninggalkan kesan baik yang takkan mudah dilupakan oleh rakyat
%enta'an.
!ntuk menambah eratnya hubungan persaudaraan, Puspa ,uita dan Puspa Sari dii;inkan
ayahanda Raja untuk turut serta dengan Sri &aginda Panji Semirang ke negerinya. !ntuk
melayani kedua putri itu, dua emban turut pula, yaitu Ken Pamonang dan Ken Pasirian.
2ari malam ketika &aginda Panji Semirang masuk istana. %ahade'i menyambut dengan senang
gembira kedatangan Panji Semirang. Setelah berakap"akap sejenak dengan %ahade'i, Panji
Semirang pergi bersiram dengan air kembang yang harum baunya. Pakaian prianya ditanggalkan,
rambutnya diurai, lalu bersiram dan berlangir. &aginda Panji Semirang beralih rupa kembali
menjadi Galuh Cendera Kirana.
Dalam bilik tertutup, di malam sunyi, Cendera Kirana menyepi seorang diri. Putri ayu
hendak melepaskan pikiran dari segala kesibukan kerja sebagai raja ingin kembali menjadi
manusia biasa sepanjang malam ingin menurutkan bisikan hati yang rindu kepada Raden $nu
Kartapati di Kuripan. Sambil berbaring di atas tilam empuk yang beralaskan kain sutera indah,
Cendera Kirana menium boneka emasnya. Anak"anakan itu ditimang"timang, didendangkan
nyanyian"nyanyian merdu, dipeluk, didekap, diajak berbiara. Semua isi hati diurahkan Cendera
Kirana kepada boneka kenana. Legalah hati Kirana. Kemudian hanya napasnya jugalah yang
sayup"sayup sampai kedengaran dalam bilik itu. Putri ayu mengembara di alam mimpi.
Unsur intrinsik :
a. #ema + &alas Dendam 3ang %embara
b. Alur + Cerita ini beralurkan erita yang maju ke masa yang akan datang.
c. #okoh < Per'atakan +
Galuh Cendera Kirana + &aik, sopan, ta=lim.
Galuh Ajeng + Pendemdam, pengiri, pembeni.
Raja 0ata + &aik hati,penyayang.
Raja Liku + ,ahat, pendendam.
%entri + ,ahat karena mengikuti langkah Raja Liku yang tidak baik.
Dayang"dayang + patuh terhadap atasan.
d. Setting dan latar +
Latar tempat + Latar tempat yang di gunakan di kerajaan.
Latar 'aktu + Latar 'aktunya adalah ketika ;aman kerajaan dahulu.
Latar situasi + Latar situasinya adalah keadaan kerjaan yang tenang, malam yang seoertinya
dingin.
e. Sudut pandang pengarang + sudut pandang orang ketiga.
f. Amanat + Dalam erita ini lebih mengarah kepada si8at yang kurang baik yakni dendam dan
kebenian. #api di sisi lain terdapat satu hal positi8 yang di tunjukan dari si penulis bah'a si8at
atau karakter baik akan mendapatkan sesuatu yang baik juga. Seperti halnya Galuh Cendera
Kirana, ia memiliki si8at yang baik, hormat kepada orang tua sehingga sudah se'ajarnya jika ia
mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya .
Legenda Sangkuriang
A'alnya dieritakan di kahyangan ada sepasang de'a dan de'i yang berbuat kesalahan, maka
oleh Sang 2yang #unggal mereka dikutuk turun ke bumi dalam 'ujud he'an. Sang de'i berubah
menjadi babi hutan -eleng/ bernama eleng (ayung 2yang, sedangkan sang de'a berubah menjadi
anjing bernama si #umang. %ereka harus turun ke bumi menjalankan hukuman dan bertapa mohon
pengampunan agar dapat kembali ke 'ujudnya menjadi de'a"de'i kembali.

Dieritakan bah'a Raja Sungging Perbangkara tengah pergi berburu. Di tengah hutan Sang Raja
membuang air seni yang tertampung dalam daun aring -keladi hutan/, dalam :ersi lain disebutkan air
kemih sang raja tertampung dalam batok kelapa. Seekor babi hutan betina bernama Celeng (ayung
2yang yang tengah bertapa sedang kehausan, ia kemudian tanpa sengaja meminum air seni sang raja tadi.
(ayung 2yang seara ajaib hamil dan melahirkan seorang bayi yang antik, karena pada dasarnya ia
adalah seorang de'i. &ayi antik itu ditemukan di tengah hutan oleh sang raja yang tidak menyadari
bah'a ia adalah putrinya. &ayi perempuan itu diba'a ke keraton oleh ayahnya dan diberi nama Dayang
Sumbi alias Rarasati. Dayang Sumbi tumbuh menjadi gadis yang amat antik jelita. &anyak para raja dan
pangeran yang ingin meminangnya, tetapi seorang pun tidak ada yang diterima.

Akhirnya para raja saling berperang di antara sesamanya. Dayang Sumbi pun atas permintaannya
sendiri mengasingkan diri di sebuah bukit ditemani seekor anjing jantan yaitu Si #umang. Ketika sedang
asyik menenun kain, torompong -torak/ yang tengah digunakan bertenun kain terjatuh ke ba'ah bale"
bale. Dayang Sumbi karena merasa malas, terlontar uapan tanpa dipikir dulu, dia berjanji siapa pun yang
mengambilkan torak yang terjatuh bila berjenis kelamin laki"laki, akan dijadikan suaminya, jika
perempuan akan dijadikan saudarinya. Si #umang mengambilkan torak dan diberikan kepada Dayang
Sumbi.
Akibat perkataannya itu Dayang Sumbi harus memegang teguh persumpahan dan janjinya, maka
ia pun harus menikahi si #umang. Karena malu, kerajaan mengasingkan Dayang Sumbi ke hutan untuk
hidup hanya ditemani si #umang. Pada malam bulan purnama, si #umang dapat kembali ke 'ujud aslinya
sebagai de'a yang tampan, Dayang Sumbi mengira ia bermimpi berumbu dengan de'a yang tampan
yang sesungguhnya adalah 'ujud asli si #umang. %aka Dayang Sumbi akhirnya melahirkan bayi laki"
laki yang diberi nama Sangkuriang. Sangkuriang tumbuh menjadi anak yang kuat dan tampan.
Suatu ketika Dayang Sumbi tengah mengidamkan makan hati menjangan, maka ia
memerintahkan Sangkuriang ditemani si #umang untuk berburu ke hutan. Setelah sekian lama
Sangkuriang berburu, tetapi tidak nampak he'an buruan seekorpun. 2ingga akhirnya Sangkuriang
melihat seekor babi hutan yang gemuk melarikan diri. Sangkuriang menyuruh si #umang untuk mengejar
babi hutan yang ternyata adalah Celeng (ayung 2yang. Karena si #umang mengenali Celeng (ayung
2yang adalah nenek dari Sangkuriang sendiri maka si #umang tidak menurut. Karena kesal Sangkuriang
menakut"nakuti si #umang dengan panah, akan tetapi seara tak sengaja anak panah terlepas dan si
#umang terbunuh tertusuk anak panah.
Sangkuriang bingung, lalu karena tak dapat he'an buruan maka Sangkuriang pun menyembelih
tubuh si #umang dan mengambil hatinya. 2ati si #umang oleh Sangkuriang diberikan kepada Dayang
Sumbi, lalu dimasak dan dimakannya. Setelah Dayang Sumbi mengetahui bah'a yang dimakannya
adalah hati si #umang, suaminya sendiri, maka kemarahannya pun memunak serta"merta kepala
Sangkuriang dipukul dengan sendok yang terbuat dari tempurung kelapa sehingga terluka.
Sangkuriang ketakutan dan lari meninggalkan rumah.
Dayang Sumbi yang menyesali perbuatannya telah mengusir anaknya, menari dan memanggil"
manggil Sangkuriang ke hutan memohonnya untuk segera pulang, akan tetapi Sangkuriang telah pergi.
Dayang Sumbi sangat sedih dan memohon kepada Sang 2yang #unggal agar kelak dipertemukan kembali
dengan anaknya. !ntuk itu Dayang Sumbi menjalankan tapa dan laku hanya memakan tumbuh"tumbuhan
dan sayuran mentah -lalapan/. Sangkuriang sendiri pergi mengembara mengelilingi dunia. Sangkuriang
pergi berguru kepada banyak pertapa sakti, sehingga Sangkuriang kini bukan boah lagi, tetapi telah
tumbuh menjadi seorang pemuda yang kuat, sakti, dan gagah perkasa.
Setelah sekian lama berjalan ke arah timur akhirnya sampailah di arah barat lagi dan tanpa sadar
telah tiba kembali di tempat Dayang Sumbi, ibunya berada. Sangkuriang tidak mengenali bah'a putri
antik yang ditemukannya adalah Dayang Sumbi > ibunya. Karena Dayang Sumbi melakukan tapa dan
laku hanya memakan tanaman mentah, maka Dayang Sumbi menjadi tetap antik dan a'et muda. Dayang
Sumbi pun mulanya tidak menyadari bah'a sang ksatria tampan itu adalah putranya sendiri. Lalu kedua
insan itu berkasih mesra. Saat Sangkuriang tengah bersandar mesra dan Dayang Sumbi menyisir rambut
Sangkuriang, tanpa sengaja Dayang Sumbi mengetahui bah'a Sangkuriang adalah putranya, dengan
tanda luka di kepalanya, bekas pukulan sendok Dayang Sumbi. (alau demikian Sangkuriang tetap
memaksa untuk menikahinya. Dayang Sumbi sekuat tenaga berusaha untuk menolak. %aka ia pun
bersiasat untuk menentukan syarat pinangan yang tak mungkin dipenuhi Sangkuriang. Dayang Sumbi
meminta agar Sangkuriang membuatkan perahu dan telaga -danau/ dalam 'aktu semalam dengan
membendung sungai Citarum. Sangkuriang menyanggupinya.
%aka dibuatlah perahu dari sebuah pohon yang tumbuh di arah timur, tunggul<pokok pohon itu
berubah menjadi gunung &ukit #anggul. Rantingnya ditumpukkan di sebelah barat dan menjadi Gunung
&urangrang. Dengan bantuan para guriang -makhluk halus/, bendungan pun hampir selesai dikerjakan.
#etapi Dayang Sumbi memohon kepada Sang 2yang #unggal agar niat Sangkuriang tidak terlaksana.
Dayang Sumbi menebarkan helai kain boeh rarang -kain putih hasil tenunannya/, maka kain putih itu
berahaya bagai 8ajar yang merekah di u8uk timur.
Para guriang makhluk halus anak buah Sangkuriang ketakutan karena mengira hari mulai pagi,
maka merekapun lari menghilang bersembunyi di dalam tanah. Karena gagal memenuhi syarat Dayang
Sumbi, Sangkuriang menjadi gusar dan mengamuk. Di punak kemarahannya, bendungan yang berada di
Sanghyang #ikoro dijebolnya, sumbat aliran sungai Citarum dilemparkannya ke arah timur dan menjelma
menjadi Gunung %anglayang. Air #alaga &andung pun menjadi surut kembali. Perahu yang dikerjakan
dengan bersusah payah ditendangnya ke arah utara dan berubah 'ujud menjadi Gunung #angkuban
Perahu.
Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang lari menghindari kejaran anaknya yang telah
kehilangan akal sehatnya itu. Dayang Sumbi hampir tertangkap oleh Sangkuriang di Gunung Putri dan ia
pun memohon kepada Sang 2yang #unggal agar menyelamatkannya, maka Dayang Sumbi pun berubah
menjadi setangkai bunga jaksi. Adapun Sangkuriang setelah sampai di sebuah tempat yang disebut
dengan !jung berung akhirnya menghilang ke alam gaib -ngahiyang/
Dewi Padi (Dewi Sri)
Kebanyakan kisah mengenai Dewi Sri terkait dengan mitos asal mula terciptanya
tanaman padi, bahan pangan utama di kawasan ini. Berikut ini adalah salah satu kisah
mengenai Dewi Sri sebagai dewi padi
Dahulu kala di Kahyangan, Batara Guru yang menjadi penguasa tertinggi kerajaan langit,
memerintahkan segenap dewa dan dewi untuk bergotong-royong, menyumbangkan tenaga
untuk membangun istana baru di kahyangan. Siapapun yang tidak menaati perintah ini
dianggap pemalas, dan akan dipotong tangan dan kakinya.
Mendengar titah Batara Guru, ntaboga !nta" sang dewa ular sangat cemas. Betapa
tidak, ia samasekali tidak memiliki tangan dan kaki untuk bekerja. #ika harus dihukum pun,
tinggal lehernyalah yang dapat dipotong, dan itu berarti kematian. nta sangat ketakutan,
kemudian ia meminta nasihat Batara $arada, saudara Batara Guru, mengenai masalah yang
dihadapinya. %etapi sayang sekali, Batara $arada pun bingung dan tak dapat menemukan cara
untuk membantu sang dewa ular. &utus asa, Dewa nta pun menangis terdesu-sedu meratapi
betapa buruk nasibnya.
kan tetapi ketika tetes air mata nta jatuh ke tanah, dengan ajaib tiga tetes air mata
berubah menjadi mustika yang berkilau-kilau bagai permata. Butiran itu sesungguhnya adalah
telur yang memiliki cangkang yang indah. Barata $arada menyarankan agar butiran mustika itu
dipersembahkan kepada Batara Guru sebagai bentuk permohonan agar beliau memahami dan
mengampuni kekurangan nta yang tidak dapat ikut bekerja membangun istana.
Dengan mengulum tiga butir telur mustika dalam mulutnya, nta pun berangkat menuju
istana Batara Guru. Di tengah perjalanan nta bertemu dengan seekor burung gagak yang
kemudian menyapa nta dan menanyakan kemana ia hendak pergi. Karena mulutnya penuh
berisi telur nta hanya diam tak dapat menjawab pertanyaan si burung gagak. Sang gagak
mengira nta sombong sehingga ia amat tersinggung dan marah.
Burung hitam itu pun menyerang nta yang panik, ketakutan, dan kebingungan.
kibatnya sebutir telur mustika itu pecah. nta segera bersembunyi di balik semak-semak
menunggu gagak pergi. %etapi sang gagak tetap menunggu hingga nta keluar dari rerumputan
dan kembali mencakar nta. %elur kedua pun pecah, nta segera melata beringsut lari
ketakutan menyelamatkan diri, kini hanya tersisa sebutir telur mustika yang selamat, utuh dan
tidak pecah.
khirnya nta tiba di istana Batara Guru dan segera mempersembahkan telur mustika
itu kepada sang penguasa kahyangan. Batara Guru dengan senang hati menerima
persembahan mustika itu. kan tetapi setelah mengetahui mustika itu adalah telur ajaib, Batara
Guru memerintahkan nta untuk mengerami telur itu hingga menetas.
Setelah sekian lama nta mengerami telur itu, maka telur itu pun menetas. kan tetapi
secara ajaib yang keluar dari telur itu adalah seorang bayi perempuan yang sangat cantik, lucu,
dan menggemaskan. Bayi perempuan itu segera diangkat anak oleh Batara Guru dan
permaisurinya.
$yi &ohaci Sanghyang Sri adalah nama yang diberikan kepada putri itu. Seiring waktu berlalu,
$yi &ohaci tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik luar biasa. Seorang putri yang baik hati,
lemah lembut, halus tutur kata, luhur budi bahasa, memikat semua insan. Setiap mata yang
memandangnya, dewa maupun manusia, segera jatuh hati pada sang dewi.
kibat kecantikan yang mengalahkan semua bidadari dan para dewi khayangan, Batara
Guru sendiri pun terpikat kepada anak angkatnya itu. Diam-diam Batara guru menyimpan
hasrat untuk mempersunting $yi &ohaci. Melihat gelagat Batara Guru itu, para dewa menjadi
khawatir jika dibiarkan maka skandal ini akan merusak keselarasan di kahyangan. Maka para
dewa pun berunding mengatur siasat untuk memisahkan Batara Guru dan $yi &ohaci
Sanghyang Sri.
'ntuk melindungi kesucian $yi &ohaci, sekaligus menjaga keselarasan rumah tangga
sang penguasa kahyangan, para dewata sepakat bahwa tak ada jalan lain selain harus
membunuh $yi &ohaci.
&ara dewa mengumpulkan segala macam racun berbisa paling mematikan dan segera
membubuhkannya pada minuman sang putri. $yi &ohaci segera mati keracunan, para dewa
pun panik dan ketakutan karena telah melakukan dosa besar membunuh gadis suci tak
berdosa. Segera jena(ah sang dewi dibawa turun ke bumi dan dikuburkan ditempat yang jauh
dan tersembunyi.
)enyapnya Dewi Sri dari kahyangan membuat Batara Guru, nta, dan segenap dewata
pun berduka. kan tetapi sesuatu yang ajaib terjadi, karena kesucian dan kebaikan budi sang
dewi, maka dari dalam kuburannya muncul beraneka tumbuhan yang sangat berguna bagi umat
manusia.
Dari kepalanya muncul pohon kelapa.
Dari hidung, bibir, dan telinganya muncul berbagai tanaman rempah-rempah wangi dan sayur-
mayur.
Dari rambutnya tumbuh rerumputan dan berbagai bunga yang cantik dan harum
Dari payudaranya tumbuh buah buahan yang ranum dan manis.
Dari lengan dan tangannya tumbuh pohon jati, cendana, dan berbagai pohon kayu yang
berman*aat+ dari alat kelaminnya muncul pohon aren atau enau bersadap nira manis.
Dari pahanya tumbuh berbagai jenis tanaman bambu.
Dari kakinya mucul berbagai tanaman umbi-umbian dan ketela+ akhirnya dari pusaranya
muncullah tanaman padi, bahan pangan yang paling berguna bagi manusia.
,ersi lain menyebutkan padi berberas putih muncul dari mata kanannya, sedangkan
padi berberas merah dari mata kirinya. Singkatnya, semua tanaman berguna bagi manusia
berasal dari tubuh Dewi Sri &ohaci. Sejak saat itu umat manusia di pulau #awa memuja,
memuliakan, dan mencintai sang dewi baik hati, yang dengan pengorbanannya yang luhur telah
memberikan berkah kebaikan alam, kesuburan, dan ketersediaan pangan bagi manusia. &ada
sistem kepercayaan Kerajaan Sunda kuna,
$yi &ohaci Sanghyang Sri dianggap sebagai dewi tertinggi dan terpenting bagi masyarakat
agraris. Sebagai tokoh agung yang sangat dimuliakan, ia memiliki berbagai -ersi cerita,
kebanyakan melibatkan Dewi Sri !Dewi sri, $yi &ohaci" dan saudara laki-lakinya Sedana
!Sadhana atau Sadono", dengan latar belakang Kerajaan Medang Kamulan, atau kahyangan
!dengan keterlibatan dewa-dewa seperti Batara Guru", atau kedua-duanya.
Di beberapa -ersi, Dewi Sri dihubungkan dengan ular sawah sedangkan Sadhana dengan
burung sriti !walet". 'lar sawah dikaitkan dengan sang dewi dan cenderung dihormati, mungkin
karena keari*an lokal dan kesadaran ekologi purba yang memahami bahwa ular sawah
memangsa tikus yang menjadi hama tanaman padi. Di banyak negara sia lain seperti di .ndia
dan %hailand, berbagai jenis ular terutama ular sedok pun dihubungkan dengan mitos
kesuburan sebagai pelindung sawah.
Oleh: Giofano Gerrenlie X! " #o $