Sunteți pe pagina 1din 18

Naskah Amanat Pembina Upacara Bendera

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Alhamdulillahirabbil alamin, Asshalaatu Wassalaamu ala asyrafil ambiya wal mursalin waala alihi wa
ashabihi ajmaiin. amma badu.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah.
Yang saya hormati Ibu dan Bapak Guru.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan.
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Ta'la, karena dengan rahmatnya kita bisa
bersama-sama berkumpul di halaman sekolah ini dalam rangka melaksanakan upacara bendera. Shalawat
dan salam kita curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para pengikutnya yang shaleh dan
shalehah hingga akhir zaman.
Tidak lupa kita panjatkan doa kepada kedua orangtua kita, ampunilah segala dosa mereka dan sayangilah
mereka sebagaimana mereka menyayangi kita semasa kecil dan kepada para guru yang telah memberikan
ilmu yang banyak sehingga kita bisa berusaha untuk menjadi orang-orang yang beriman, berilmu,
berakhlak mulia dan bertakwa . Mudah-mudahan kasih sayang dan ilmu yang mereka berikan menjadi
ilmu yang bermanfaat. Tanpa mereka kita bukan apa-apa.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Sebagaimana biasa pada setiap upacara bendera maka selalu diisi dengan amanat Pembina upacara
dengan tujuan menanamkan suatu nilai tertentu kepada seluruh warga sekolah yang terlibat di dalam
upacara ini terlebih untuk memacu semangat belajar dan mengajar di sekolah kita ini
Kalau di antara kalian yang bertanya, apakah upacara bendera itu? Mungkin kalian sudah tahu
jawabannya, yaitu segala tindakan atau gerakan yang dirangkaikan serta ditata dengan tertib dan disiplin
dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memimpin serta membiasakan kesediaan dipimpin dan
membina kekompakan serta kerja sama dan yang paling penting adalah untuk mengenang jasa para
pendiri negara.
Kalau ada yang bertanya lagi, apakah makna upacara bendera sampai kalian harus berpanas-panasan?
Mungkin juga kalian sudah tahu jawabannya, yaitu tetap memelihara nilai-nilai nasionalisme dan
patriotisme.
Tetapi pertanyaan yang paling besar adalah,
#Apakah kalian sudah menjadi orang yang tertib?
#Apakah kalian sudah bisa menjaga amanah untuk menjadi seorang pemimpin?
#Apakah kalian sudah bersedia dipimpin untuk menjaga kekompakan dan kerja sama?
#Apakah kalian selalu mengingat bahwa apa yang sudah kalian dapatkan sampai hari ini adalah
hasil jerih payah dan jasa para pahlawan dan tetap menjaga nilai-nilai nasionalisme dan
patriotisme?
Bapak harapkan mulai dari sekarang, kalian belajar lebih tertib, mentaati segala peraturan yang berlaku
dalam keluarga, sekolah, lingkungan dan agama. Kemudian kalian belajar lebih disiplin, sholat pada
waktunya, mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, membuang sampah pada
tempatnya.
Kemudian kalian siap belajar menjadi pemimpin, minimal pemimpin untuk dirinya sendiri untuk menjadi
anak yang lebih baik dan siap dipimpin dengan menjaga kekompakan dan kerja sama.
Kemudian kalian siap belajar menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, menggunakan produk
dalam negeri, melestarikan kebudayaan lokal, dan menjaga peninggalan nenek moyang kita.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi kemerdekaan
dengan hal-hal baik seperti yang sudah sampaikan tadi.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Marilah kita bersama menjalankan amanah tersebut. Terima kasih atas segala perhatian, dan mohon maaf
atas segala kekurangannya.
Wabilahitaufik walhidayah Wassalamu alaikum Wr. Wb.

TEKS AMANAT PEMBINA UPACARA


UPACARA HARDIKNAS 2014
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Bapak kepala sekolah yang saya hormati,
Ibu/Bapak dewan guru yang saya hormati pula,
Anak-anakku, siswa-siswi SD Negeri Jagapura 01 yang saya banggakan
Selamat pagi dan salam sejahtera,
Puji syukur kita panjatkan kehadhirat Allah SWT. Yang masih memberikan kita
kesempatan, kekuatan, dan kesehatan sehingga kita dapat melaksanakan upacara
bendera ini dengan penuh khidmat. Shalawat dan salam semoga senantiasa
tetap tercurahkan keharibaan Baginda besar Muhammad SAW, sosok figure
pemimpin sejati yang menjadi teladan bagi kita sekalian.
Pada kesempatan yang baik ini saya selaku pembina upacara menyampaikan Selamat
Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2014. Semoga dunia pendidikan kita semakin
maju, semakin berkualitas, dan semakin terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat
baik di desa maupun diperkotaan. Perkenankan pula, saya menyampaikan ucapan
terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan
pendidikan, pemerintah pusat dan daerah, organisasi yang bergerak di dunia
pendidikan atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang telah diberikan dalam
memajukan dunia pendidikan.
Anak-anakku sekalian yang saya banggakan,
Pendidikan pada hakikatnya adalah upaya memanusiakan manusia untuk membangun
peradaban yang unggul. Pemerintah dengan Program Nasional Wajib Belajar 9 tahun,
dengan tegas dan terang benderang tidak menghendaki adanya rintangan bagi rakyat
indonesia untuk mendapatkan pelayanan pendidikan. Contoh yang telah kita rasakan
adalah adanya program sekolah gratis bagi anak usia SD dan SMP.
Adalah suatu keharusan bagi kita, yang bisa menikmati suasana yang baik ini untuk
bersyukur. Bersyukur dalam artian meneguhkan dalam hati, menuangkannya dalam
tindakan, dan membuktikannya dalam hasil, suatu prestasi yang seharusnya lebih baik
dari pada tahun-tahun terdahulu.
Adalah suatu kerugian apabila masih ada di antara kita yang menyia-nyiakan kondisi
ini. Apa kata dunia kalau rakyat Indonesia, lebih-lebih siswa SD Negeri Jagapura 01,
justru patah semangat dalam mencari ilmu.
Oleh karena itu, sangat tepat apabila SD Negeri Jagapura 01 dalam memperingati Hari
Pendidikan Nasional kali ini memilih tema BANGKITNYA GENERASI EMAS
INDONESIA.
Anak-anakku yang berbahagia,
Kalian, adalah bagian yang tak terpisahkan dari bangsa ini. Tidak menutup
kemungkinan sebagian dari kalian muncul untuk bisa mengukir sejarah. Tidak mustahil
meskipun sekolah kita dalam keterbatasan, nantinya akan melahirkan insan-insan yang
bisa mewarnai bangsa ini. Yakinkan dalam hati kalian bahwa kalian memiliki potensi
yang sama dalam segala hal dengan teman-teman kalian yang lain. Percayalah, hanya
yang berani berubah dan sungguh-sungguh ingin berubah pintu perubahan itu terbuka.
Man jadda wa jadda!
Anak-anakku,
Generasi emas adalah generasi yang dinantikan sepanjang zaman. Emas adalah simbul
kemuliaan. Emas menjadi emas karena ada proses yang memaksa kita untuk jatuh
bangun, berpeluh ria, bahkan tidak jarang berurai air mata.
Anak-anakku,
Mata kalian telah memancarkan potensi emas itu, tanamkan dalam lubuk hati kalian
semangat untuk belajar. Betapa indahnya jika satu anak menularkan cemerlangnya
emas itu. Betapa kita akan yakin dalam waktu sekejap kilauan emas itu bertebaran di
mana-mana.
Ir. Soekarno, sang proklamator dan presiden pertama kita pernah berkata.
PEMUDA HARI INI ADALAH PEMIMPIN DI HARI ESOK
GIVE ME TEN YOUTHS, I WILL SHAKE THE WORLD.
Berikan padaku 10 Pemuda akan kugoncangkan dunia.

Selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional, selamat berkarya, selamat berprestasi,


kalian anak-anak emas di sekolah ini.
Terima kasih atas segala perhatian, dan mohon maaf atas segala
kekurangnya.
Wabilahitaufik walhidayah Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Bismillahirrohmanirrohim.

Bapak kepala SMAN 1 Bojonegara yang saya hormati, Bapak Ibu dewan guru beserta Staff TU
yang Saya Hormati, SiSwa/I Sman 1 Bojonegara yang Bapak banggakan
Puji dan Syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karna berkat Rahmat dan Karunianya
Kita semua dapat berkumpul di pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat
serta salam semoga senantiasa tercurah pada junjungan kita nabi besar Muhammad S.A.W.
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada siswa/i Kelas XII ipa-4 selaku petugas upacara
pada hari ini senin, 16 September 2013, yang telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari
sebelumnya agar dapat tampil maksimal. Terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh siswa/I
SMAN1 Bojonegara yang telah mengikuti upacara pada hari ini dengan tertib dan khidmat.
Ada satu hal yang biasanya dirasakan oleh siswa/i sebagai beban yaitu adanya tata tertib sekolah.
Padahal,, tidak ada satu sekolah pun di dunia ini yang tidak memiliki tata tertib.
Tata tertib adalah aturan. Segalanya perlu aturan untuk membuat sesuatu berjalan dengan baik
dan lancar. Naik motor perlu aturan, masuk rumah sakit perlu aturan, masuk terminal ada aturan,
mau sholat ada aturannya. Bahkan mau makan pun ada aturannya. Semua ada aturannya jika
benar-benar menginginkan hasil yang bagus. ketika Kita makan harus menggunakan tangan
kanan dan jika menggunakan tangan kiri tentu banyak orang yang jijik.betul??? Apa yang
terlintas di benak kalian ketika makan menggunakan tangan kiriMengapa hal ini terjadi???
karena tangan kiri biasanya digunakan untuk memegang yang kotor-kotor. Coba Bapak Tanya
Sekarang!!! Tangan mana yang kalian gunakan untuk bersih-bersih bekas buang air besar.??????
Nah mungkin inilah yang terbayang oleh kita semua ketika makan menggunakan tangan kiri.
Anak-anaku siswa/i SMAN 1 Bojonegara yang Bapak cintai. Apa pun yang dilakukan tanpa
adanya aturan maka hasilnya akan mengecewakan. Karena itulah dibutuhkan tata tertib untuk
mengatur semuanya agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan
lulusan yang memuaskan. Ketika ada tata tertib, maka kalian jadi tahu apa saja yang boleh
dilakukan dan apa yang tidak. Dan merupakan suatu hal yang wajar, jika sekolah memberikan
sangsi kepada siapa pun siswa/i yang melanggar aturan tersebut. tanpa terkecuali. Hal ini
dilaksanakan demi menjaga kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah kita
tercinta ini. Hanya saja kadang pandangan dan penerimaan adanya tata tertib ini seperti sebuah
kekangan. Padahal tidak demikian, justru sebaliknya. Ada beberapa nilai positif yang mungkin
banyak di antara kalian yang belum mengetahuinya,
apa keuntungan adanya tata tertib ini?.
1. Membuat Orang Tua dan Guru kalian Bangga.
Tidak ada satu orang tua pun yang tidak bangga kalau anaknya berprestasi di sekolah, Bapak/ibu
guru juga sudah pasti bangga terhadap kalian.
2. Waktu kalian Jadi Lebih Efektif.
Misalnya, pada waktu ulangan kalian tidak belajar, selain itu ketika Bapak/Ibu guru
menerangkan, kalian juga tidak memperhatikan, akhirnya nilai ulangan kalian tidak memenuhi

nilai standar yg telah ditentukan. Besar kemungkinan kalian harus mengikuti ulangan remedial.
Jika sudah begitu, jadi buang-buang waktu kan?
3. Lebih Mudah Melanjutkan Sekolah.
Seandainya kalian berprestasi atau nilai di kelas cukup baik, beberapa institusi pendidikan akan
memberikan keringanan dalam hal pembayaran atau dalam proses pendaftarannya.
4. Kalian Jadi Lebih Dihargai.
Ada pepatah mengatakan hargai terlebih dahulu kalau mau dihargai, sama halnya dengan
memperhatikan Bapak/Ibu dewan guru pada saat menjelaskan pelajaran. percaya atau tidak,
maka Bapak/Ibu guru tersebut jadi lebih mudah dimintai tolong seandainya kalian telat
mengumpulkan tugas. Atau misalnya saat kalian terancam tidak naik kelas. Bapak/Ibu guru pasti
melihat usaha kalian ketika belajar, kalian pantas atau tidak naik kelas., dan dalam rapat dewan
guru, Dapat dipastikan banyak dewan guru yang membela supaya kalian naik kelas.
Anak-anakku sekalian yang bapak banggakan. Inilah betapa indahnya ketika tata tertib
diperhatikan dan diterapkan secara sadar oleh semua pihak. Jangan jadikan Tata tertib sebagai
tekanan tetapi jadikanlah sebagai satu panduan yang mengarahkan kalian kepada keberhasilan.
Mari KITA Jadikan hari ini lebih baik dari hari Kemarin
Sekian dulu amanat yang dapat bapak sampaikan. Semoga bermanfaat
wabillahi taufik walhidayah.... Wassalamu Alaikum wr.wb.
Bojonegara, 16 September 2013

Pidato Upacara Bendera Hari Senin


Assalamualaikum Warahmatullah wa barakatuh.
Alhamdulillahirabbil alamin, Asshalaatu Wassalaamu ala asyrafil ambiya wal mursalin waala
alihi wa ashabihi ajmaiin. amma badu.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah Beserta Staf
Yang saya hormati Dewan Guru
Dan yang saya sayangi siswa-siswi Semuanya.
Pada pagi hari ini kita bersama-sama berkumpul di halaman sekolah adalah dalam rangka
melaksanakan upacara bendera.
Upacara bendera sangat penting karena dengan melaksanakan upacara bendera berarti kita
menghormati bendera negara RI. Siapa lagi yang menghormati bendera RI kalau bukan warga
negara Indonesia. Seperti yang kita ketahui bahwa bendera adalah salah satu simbol negara. Ada
beberapa simbol negara misalnya, garuda, ideologi, Pancasila, UUD45, bendera merah putih,
presiden dan lain sebagainya.
Upacara bendera adalah penghormatan simbol negara yang berarti juga menghormati negara RI.
Bendera RI berwarna merah putih. Di dunia ini tidak ada yang benderanya sama. Tapi kalau
hanya mirip mungkin ada. Misalnya bendera merah putih dengan bendera Monaco.
Manusia juga tidak ada yang sama, kalau mirip mungkin ada misalnya dua anak kembar
memiliki perbedaan sidik jari, atau yang satu ada tahi lalatnya yang satu lagi tidak.
Ada yang mengatakan bahwa bendera RI adalah berasal dari bendera Belanda yaitu merah putih
biru yang di sobek birunya menjadi merah putih. Ada yang mengatakan bendera merah putih
berasal dari kerajaan Majapahit di Jawa Timur pada abad ke 13.

Terlepas dari benar atau salah tentang asal-usulnya, bahwa bendera RI tidak sama dengan
bendera lainnya. Bendera merah putih berskala 3:4 (tiga banding empat) sedangkan Monaco 4:5
(empat banding lima), sehingga bendera RI kelihatan lebih panjang dibandingkan dengan
bendera Monaco.
Manfaat lain dari upacara bendera adalah untuk kesehatan, melatih disiplin.
Dengan berdiri di lapangan yang disinari oleh sinar matahari pagi maka akan menyehatkan
tulang, kulit, dan badan, karena sinar matahari pagi mengandung pro-vitamin D.
Upcara bendera melatih disiplin karena bila sudah ada aba-aba dari pemimpin upacara, maka
seluruh peserta upacara mengikutinya.. bila aba-aba istirahat di tempat maka semuanya istirahat
di tempat. Bila aba-aba siap maka semuanya dalam posisi siap.
Disiplin adalah salah satu karakter atau akhlak yang mulia. Sebagaimana yang kita ketahui
bahwa karakter adalah salah satu unsur pokok dalam kurikulum pendidikan Indonesia.
Buat apa siswa pintar tapi akhlaknya tidak baik. Tapi yang lebih baik adalah siswa yang pintar
dan akhlaknya juga baik.
Demikian amanat pembina upacara pada hari Senin ini, mohon maaf bila terdapat kekurangan
atau kesalahan. Assalamualaikum Warahmatullah wa barakatuh.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Inilah Pidato Upacara yang Berdaya Gugah?Klik


sekarang disini
---------------------------------------------------------

Sekarang Bantu Seorang Teman Dapatkan Pidato Terbaru, Tulis


Email Anda Disini!

Rabu, 09 Juni 2010


Contoh Pidato Motivasi
Contoh pidato ini ber tema Motivasi
Judul : Persiapan Menghadapi Hidup Penuh Persaingan
Contoh pidato ini bisa Anda ambil gratis dengan cara copi faste dari blog ini ke word
sehingga bisa Anda print dengan mudah. Usulkan judul contoh pidato apa saja yang
mungkin dibutuhkan oleh teman kita yang lain.
--------------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------Contoh pidato ini bisa Anda sempurnakan menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan
Anda. Bisa jadi contoh pidato ini kurang sempurna menurut Anda karenanya Anda
boleh menambah atau mengurangi beberapa point dari contoh pidato ini.
Inilah contoh pidato yang bisa Anda nikmati!!!
Assalamu alaikum wr.wb.
Bapak-ibu guru yang kami hormati
Anak-anak SMA Negeri 17 Bekasi yang bapak Cintai

Puji dan syukur pertama-tama marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena
berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat
pada pagi hari yang cerah ini.
Ada satu kekhawatiran yang mungkin perlu kita pahami bersama pada jaman yang
semakin maju ini. Bapak membayangkan bagaimana jaman sekarang yang pada
kenyataannya begitu ketat persaingan kerja dan beban hidup makin berat bisa
dengan lebih ringan bisa kalian lewati.
Tentu ini merupakan bahan pemikiran bersama baik kalian yang saat ini sedang
menempuh ilmu di sekolah kita tercita ini. Juga kami sebagai guru kalian yang
mendidik kalian semua di sekolah ini. Kita harus mampu bekerja sama demi kalian.
Rasanya akan sulit jika hanya kami yang semangat untuk mencetak kalian untuk
berhasil sementara kalian sendiri malas-malasan.
Sejak sekaranglah diri kalian harus dipikirkan mau kemana kalian melangkah, apa
yang sudah dan harus dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan penuh
persaingan itu.
Anak-anakku yang bapak banggakan
Tidak satu sekolah pun yang ingin melihat lulusannya gagal tetapi justru sebaliknya.
Kita semua akan bahagia dan bangga ketika melihat pra lulusannya menjadi orangorang sukses, menjadi orang-orang besar.
Apa langkah nyata yang bisa kalian lakuka mulai saat ini. Salah satu yang pasti
adalah kalian harus rajin belajar dan bertekad untuk menghasilkan prestasi yang
membanggakan.
Kemudian kalian bisa mengikuti satu atau lebih kegiatan sekolah ekstra kurikuler
yang bisa meningkatkan kemampuan kalian dalam bergaul, berkomunikasi dan
memiliki tingkat kematangan sikap maupun berpikir. Aktivlah pada organisasi
sekolah yang kalian minati. Dari situ kalian bisa menempa diri, menambah
pengalaman dan pengetahuan.
Bangunlah karakter kalian yang positif. Bagaimana kalian bersikap, berbicara
maupun memilih tean dan lingkungan bergaul. teman dan lingkungan pergaulan
yang kalian akan bisa sangat menentukan dan mempengaruhi kalian. Makanya
kaian harus lebih hati-hati jangan sampai terjerumus kepada hal-hal buruk akibat
pengaruh teman dan lingkungan kalian.
Semua yang kalian bangun dari sekarang akan kembali lagi kepada kalian. Jika
kalian menanam kebaikan maka kalian akan memetik kebaikan juga.
Hidup adalah pilihan yang kalian tentukan sendiri. Tidak ada satu orang pun yang
bisa memaksa klaian untuk menjadi ini dan itu kecuali kalian sendiri. Dan jangan
salahkan siapa pun jika kalian terjerumus kepada kebangrutan atau kegagalan
dimasa depan. Karena semua itu adalah hasil pilihan kalian sejak awal.
Mulailah dari hal kecil
Mulai dari diri sendiri
mulailah dari saat ini
Semoga kalian semua menjadi orang-orang sukses di masa depan. Mohon maaf jika
ada kata-kata bapak yang tidak berkenan. Semoga ada manfaatnya buat kalian dan
semoga ini menjadi renungan kalian.
Wassalamu 'alaikum wr.wb.

AMANAT PEMBINA UPACARA

Yang terhormat Bapak Kepala.., yang terhormat rekan-rekan


guru beserta staf tata usaha dan anak-anak kami sekalian yang amat kami
cintai,selamat pagi semuanya. Pertama-tama kita patut mengucap syukur
kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa karena atas berkat dan ridhoNya kita
masih diberi kesehatan dan dapat bersama-sama berkumpul di sini untuk
melaksanakan upacara penaikan bendera di pagi hari yang berbahagia ini.
Sebagaimana biasa pada setiap upacara penaikan bendera maka
selalu diisi dengan nasihat singkat dari Pembina upacara atau yang lazim
disebut amanat Pembina upacara dengan tujuan menenamkan suatu nilai
tertentu kepada seluruh warga sekolah yang terlibat di dalam upacara ini
terlebih untuk memacu semangat belajar dan mengajar di sekolah kita
ini.Pada saat inipun saya akan memberikan amanat singkat kepada anakanak kami sekalian dan saya berharap kita semua bisa mendengarkannya
dengan baik.Adapun amanat yang saya sampaikan pada pagi hari ini saya
beri judul : JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG ADA
Time is money kata orang Inggris, waktu adalah uang.Pepatah ini
dibuat untuk mengingatkan orang bahwa begitu berharganya waktu dalam
kehidupan manusia.Sehingga sangat disayangkan sekali apabila waktu itu
kita biarkan berlalu tanpa kita isi dengan sesuatu yang yang bermanfaat
dalam kehidupan kita,baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain.Akan
tetapi sangat sedikit sekali orang yang mendengar pepatah ini lalu
menanggapinya bagai angin lalu yang tanpa meninggalkan bekas apa-apa
bahkan sering disebut masuk melalui kuping kiri lalu keluar melalui kuping
kanan.
Jika kita peka dan mau jujur menilai maka jelas sekali didepan mata
kita orang yang benar-benar menghargai dan dapat memanfaatkan waktu
dengan baik ,mereka akan tampil sebagai orang yang sukses didalam
kehidupan ini,dan sebaliknya orang yang kurang dapat menghargai dan
memanfaatkan waktu akan dilindas oleh waktu yang terus berjalan dan
berputar itu.Perlu kita sadari bahwa didalam perjalanan waktu itu banyak
sekali peluang yang bisa kita raih dan peluang tersebut tidak akan ada pada
kesempatan yang lain.Oleh sebab itu kita harus mampu menangkap setiap
kesempatan yang ada sebaik-baiknya,agar tidak terjadi sesal dikemudian
hari.
Kesempatan menjadi murid S M P yang baik itu adalah sekarang
masanya, bukan tiga tahun atau lima tahun yang akan datang.Tapi
sebagaimana suara guruh selalu terdengar beberapa saat setelah terjadinya
petir maka demikianlah kebanyakan orang selalu terlambat menyadari
kesalahan.Bagai manakah caranyua agar kita menjadi orang-orang yang
terdepan didalam mempelopori pemanfaatan waktu itu?Disini akan saya
uraikan beberapa tips yang barangkali bisa membantu kita dalam usaha
menghargai dan memanfaatkan waktu yang baik itu:
1. Kita harus punya prinsip hidup.
Orang yang punya prinsip hidup tidak akan gampang terombang-ambing dan
dipengaruhi oleh orang-orang maupun situasi di sekitarnya apalagi yang
sungguh-sungguh merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Sebagai contoh:
Secara umum dawasa ini minat belajar para siswa itu sangat rendah sekali
mungkin dipengaruhi oleh gaya hidup instan yang selalu ditawarkan lewat
tayangan televisi dan dikemas dengan sesuatu yang sangat menarik
pula.Atau mungkin juga dipengaruhi oleh pemikiran bahwa toh orang yang
sungguh-sungguh belajar dan berprestasipun banyak sekali harus frustrasi
karena tidak mendapatkan pekerjaan yang memadai di negeri yang kayaraya ini.Dimana-mana bertebaran sekarang yang namanya pengangguran
intelektual,sehingga para orang tuapun tidak begitu kuat lagi keinginannya
untuk menyekolahkan anaknya tinggi-tinggi.Ini adalah pemikiran mayoritas
orang di jaman ini.
Akan tetapi bagi orang yang punya prinsip hidup,sekolah itu bukanlah untuk
mencari pekerjaan,melainkan untuk memproleh ilmu,kepintaran yang kelak
bermanfaat untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya maupun

bagi orang lain.Sehingga bagi mereka yang punya prinsip hidup mereka
tidak mau ikut-ikutan dan tidak akan terpangaruh oleh arus jaman yang tidak
menguntungkan.Bagi mereka kepintaran adalah mutlak harus dimiliki karena
kehidupan akan dapat dikuasai hanya dengan ilmu pengetahuan,dan untuk
memperoleh ilmu pengetahuan yang mampu bersaing hanyalah dengan kuat
dan rajin belajar.
2. Kita harus punya target
Dalam hidup ini kita perlu membuat target,sebagai acuan untuk evaluasi
keberhasilan kita.Akan tetapi target tidak perlu dibuat terlalu muluk-muluk
cukup yang sederhana saja karena target yang terlalu muluk-muluk mungkin
sulit untuk dicapai dan akan mengurangi semangat untuk melanjutkan
kegiatan.Janganlah pula nanti kita seperti target tikus,dimana karena tikus
selalu menjadi bulan-bulanan kucing, maka suatu hari tikuspun mengadakan
rapat untuk mencari solusi bagaimana caranya agar bangsa tikus bebas dari
pemangsaan
kucing. Maka dalam rapat itupun disepakatilah akan
dipasangkan lonceng dileher kucing,sehingga ketika kucing datang suara
lonceng dilehernya akan segera terdengar sehingga dengan demikian tikus
boleh segera masuk ke dalam lobang maka amanlah dia dari serangan tikus
yang kejam. Semua setuju karena ide itu memang cemerlang. Tapi ketika
sampai kepada siapa yang ditugasi untuk memasangkan lonceng itu ke leher
kucing tak ada satupun dari mereka yang berani.
Maka ketika kita membuat target tidak perlu terlalu keren-keren dan mulukmuluk ,tapi buatlah target yang sederhana yang sungguh-sungguh bisa kita
capai misalnya:
Target saya semester ini adalah perolehan nilai matematika saya harus lebih
tinggi dari semester yang lalu.Atau ,target saya semester ini saya tidak mau
lagi di cap pak A S sebagai anak yang nakal, tapi berubah menjadi cap anak
baik. Nah dengan demikian ,dengan adanya target yang akan kita capai ,ini
menjadi pemacu kita untuk mengisi waktu yang ada dengan sebaik-baiknya
sesuai dengan target yang mau kita capai.
3. Kita harus punya skala prioritas
Selain dua hal yang sudah diuraikan diatas maka hal yang tak kalah
pentingnya adalah sekala prioritas.Artinya, mungkin dalam waktu yang sama
ada beberapa hal yang muncul dalam pikiran kita untuk kita kerjakan,
sementara kemampuan kita untuk melaksanakannya terbatas .Ambil contoh:
Saat ini adalah kesempatan belajar untuk memperoleh pengetahuan untuk
bekal di hari nanti.
Saat ini juga adalah kesempatan yang baik untuk pacaran mumpung lagi
ganteng dan cantik, ketimbang nanti sudah tua.
Saat ini adalah kesempatan main-main karena kalau nanti sudah sampai di
rumah sudah disuguhi dengan pekerjaan -pekerjaan rumah yang harus
diselesaikan.
Nah dari beberapa pekerjaan yang muncul dalam pikiran kita itu ,kita harus
mampu membedakan mana yang terpenting untuk saat ini untuk dikerjakan
karena tidak mungkin seluruhnya akan kita kerjakan dalam waktu yang
bersamaan.
Nah dengan ketiga hal yang diuraikan diatas ,apabila bisa kita terapkan
dalam hidup kita maka niscaya kita akan menjadi orang yang mampu
memanfaatkan
waktu
sebaik-baiknya,dan
orang
yang
mampu
memanfaatkan waktu dengan baik akan menjadi orang yang berhasil dalam
kehidupan ini.
Demiukian amanat yang bisa saya sampaikan pada saat ini semoga
bermanfaat mendorong kita menjadi orang yang selalu menjadi pelopor
kebaikan ditengah kehidupan masyarakat kita.
Suka,Oktober 2010
M.
GINTING S, S.Pd

amanat pembina upacara


Assalamualaikum wr. wb.
Yth. Ibu Kepala Sekolah SDI Madinaturramlah
Yth. Bapak/Ibu dewan guru beserta staf karyawan
serta anak-anak ku yang berbahagia
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya
jualah di pagi yang cerah ini kita masih diberi kesempatan untuk berdiri dan berkumpul di
lapangan ini guna melaksanakan kegiatan upacara bendera.

Dalam kesempatan kali ini, melalui amanat Pembina upacara ada beberapa hal yang akan
Bapak sampaikan.
pertama : bapak ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta upacara yang sudah dengan
tertib dalam melaksanakan upacara bendera pada pagi hari ni. walaupun masih ada beberapa
siswa yang berbaris di tempat special atau VIP, tu di pojok kanan sana. untuk siswa yang
menempati barisan special atau VIP itu bapak harapkan agar senin depan dapat melengkapi
atributnya, mulai dari topi, dasi, sampai kaos kaki.
kemudian : terimakasih pula untuk siswa-siswi kelas yang sudah bersedia menjadi
petugas upacara pada pagi ini, yang bapak rasa sudah cukup bagus dalam menjalankan tugasnya
sebagai petugas upacara. namun bukan berarti kalau sudah dikatakan bagus tu tidak perlu lagi
untuk latihan, Bukan !!! melainkan harus lebih ditingkatkan lagi, supaya lebih mantap lagi.
misalnya dalam membawakan acara sudah bagus, paduan suara bagus, mengibar bandera juga
bagus, pembaca undang-undang juga bagus naa itu mantap .
selanjutnya yang tak kalah pentingnya yaitu mengenai anak-anak bapak yang sering
berlarian turun-naik tangga. baik itu anak-anak kelas 2 dan 3 yang mau berwudhu, atau siswasiswi yang kelasnya di bawah yang mau ke atas, ke perpustakaan atau mau ke kantor, bapak
harapkan jangan berlarian ditangga. takutnya kalau nanti ada yang jatuh, kakainya cidera,
naaa. bagaimana turun ke sekolahan, bagaimana mau bermain bola kalau kakinya cidera,,
maka disini banyak bapak lihat yang suka main bola, banyak yang mengidolakan irfan bachdim,
Gonzales makanya hati-hati kalau turun-naik tangga.
baiklah, mungkin hanya itu saja amanat Pembina upacara pada hari ini,
wabillahhi taufik walhidayah, wassalamualaikum wr.wb

Amanat Pembina Upacara


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Anak-anak sekalian, dalam mengawali kegiatan pagi ini, tak lupa marilah kita senantiasa memanjatkan
rasa syukur ke hadirat Allah swt. Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang, Tuhan Maha Memberi kepada
semua hambanya sekalipun hambaNya tidak pernah meminta, Allah tetap memberi. Sebagai contoh
pada pagi hari ini mungkin kita ada yang lupa tidak meminta kesehatan, lupa tidak meminta kekuatan,
tetapi Allah tetap memberi kita kesehatan dan kekuatan sehingga pada pagi hari ini kita bisa
melaksanakan upacara bendera dengan hidmat tanpa halangan yang berarti. Bagi teman-teman kalian
maupun bapak ibu guru yang saat ini tidak dapat mengikuti upacara karena sakit semoga Allah segera
memberikan kesembuhan sehingga pada upacara yang akan datang mereka dapat mengikuti. Anakanak sekalian rasa syukur adalah cara paling sederhana dalam menikmati hidup. Dengan banyak
bersyukur hidup ini terasa indah dan berkualitas. Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan secara
lisan tetapi perlu diimplementasikan, diwujudkan dalam tindakan nyata. Diwujudkan dalam cara kita
berpikir dan bertindak. Berpikirnya mencerminkan rasa syukur, selalu berbaik sangka kepada Allah
tidak pernah mengeluh. Segala tindakannya mencerminkan rasa syukur yaitu tindakan yang selalu
bermanfaat bagi sesama. Agama kita mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang
bermanfaat bagi sesama. Rasa syukur bisa kalian wujudkan dalam kedatangan di sekolah lebih awal.
Dengan datang lebih pagi kita dapat menikmati suasana pagi yang indah. Dapat menikamati awal pagi
yang indah berpengaruh pada jiwa kita, sehingga semua kegiatan selanjutnya menjadi berkualitas.
Sebaliknya jika datang di sekolah sudah terlambat selain tidak dapat menikmati indahnya suasana
pagi juga tergesa-gesa. Pekerjaan yang dilakukan dengan tergesa-gesa hasilnya jauh dari kualitas.
Setelah datang pagi kemudian membersihkan kelas dan lingkungannya. Kebersihan bukan hanya
tanggung jawab siswa yang piket tetapi tanggung jawab semua. Jika kalian sudah dapat menciptakan
lingkungan bersih berarti kalian sudah bermanfaat bagi sesama. Bermanfaat bagi teman-teman
kalian, bermanfaat bagi bapak ibu guru. Menurut riset di Negara-negara maju dalam kelas yang
bersih berpengaruh pada kondisi jiwa dan pikiran. Jiwa dan pikiran ikut bersih pula. Saya ingin
kebiasaan di lab IPA dulu juga diterapkan dalam kelas kalian masing-masing. Tanpa harus diperintah,
kebiasaan rebutan sapu di lab perlu dikembangkan di kelas. Di lab bisa di kelas tentu juga bisa.
Rebutan sapu untuk bergegas membersihkan ruangan adalah budaya yang bagus budaya yang perlu
dikembangkan dan ditularkan. Dulu saat rebutan sapu ada anak yang tidak kebagian sapu lapor saya.

Pak saya tidak kebagian sapu tapi saya ingin menyapu. Saya jawab Berarti kamu kurang cepat. Lain
kali kamu harus lebih cepat. Dia menjawab Ya pak.
Selain menjaga kebersihan masih ada dua hal lagi yang selalu saya ingatkan kepada kalian yaitu :
ciptakan suasana tenang dan berlaku sopan. Tentu kalian masih ingat. Menciptakan suasana tenang
dalam belajar menjadikan proses belajar menjadi lebih indah, berkualitas sekaligus efisien. Berlaku
sopan kepada siapa saja merupakan kewajiban kita semua. Jika kita berlaku sopan kepada orang lain,
orang pasti juga akan berlaku sopan kepada kita. Indikasi sopan itu menyenangkan bagi yang melihat
maupun yang mendengar. Jadi tingkah laku sopan, tutur kata sopan itu menyenangkan bagi yang
melihat maupun yang mendengar. Menjawab salam dan mengamini doa yang dipanjang-panjangkan
adalah contoh tindakan yang tidak sopan karena tidak menyenangkan bagi yang mendengar.
Memanggil teman dengan nama bapaknya adalah tindakan tidak sopan. Karena tidak sopan maka
jangan diulangi. Bicara dengan bapak ibu guru dengan bahasa jawa ngoko adalah contoh tindakan
tidak sopan. Dalam situasi resmi di sekolah lebih baik berkomunikasi dengan bahasa Indonesia,
kecuali hari Jumat. Pada hari Jumat kita dihimbau menggunakan bahasa Jawa.
Anak anak sekalian, inilah hal penting yang perlu kita wujudkan mulai saat ini dan mulai dari diri
sendiri. Tidak perlu toleh kanan kiri apakah orang lain sudah memulai. Jangan iri pada orang lain yang
belum memulai. Jangan iri pada keburukan, irilah pada kebaikan. Jangan iri pada sifat malas, irilah
pada sifat rajin. Jika kita sudah bersifat rajin orang lain yang akan iri melihat kita. Iri dalam hal
kebaikan adalah baik.
Sebelum saya akhiri jangan lupa tiga hal tadi. Yaitu : jaga kebersihan, ciptakan suasana tenang dan
berlaku sopan. Tiga hal itu baru sebagian kecil dari cerminan rasa syukur seorang hamba yang
mengaku beragama. Demikian terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Assalamu'alaikum wr.wb.
Yang kami hormati bapak kepala sekolah.
Yang Kami hormati bapak dan ibu guru
Juga Anak-anak ku sekalian yang Bapak cintai.
Segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam. Sahmat dan salam semoga tetap
dilimpahkan kepada seorang Nabi yang tidak akan ada Nabi sesudahnya, Nabi Muhammad
Saw. , kepada keluarga dan sahabatnya seluruhnya.
Anak-anakku sekalian seluruh siswa SMAN 21 Jakarta yang bapak cintai....
Di dalam diri kita kadang muncul rasa pesimis kemuidan tumbuh rasa optimis. Kadang silih
berganti.
"SUDAHLAH! Jangan ngoyo, kita nggak akan berhasil!" Kata-kata seperti ini mungkin pernah

kita dengar pada saat orang atau kelompok orang menyusun rencana dan target kerja.
Ada dua kemungkinan mengapa kata-kata ini keluar dari mulut seseorang. Pertama, rencana
yang dibuat memang tak realistis. Kedua, ada orang yang selalu memandang berat setiap
masalah. Alasan kedua inilah yang biasa disebut sebagai sikap pesimis.
Sikap pesimis merupakan halangan utama bagi seseorang untuk menerima tantangan. Orang
yang telah terjangkiti virus pesimis selalu merasa hidupnya penuh dengan kesulitan. Ia selalu
berada dalam ketidakberdayaan menghadapi masa depan.
Anak-anakku sekalian yang bapak banggakan.
Pesimis ternyata tidak ada manfaatnya buat kita karena itu kita perlu menjadikan diri kita selalu
optimis. Ada bebarapa hal yang mungkin dilakukan untuk membangun kembali optimisme kita:
1. Temukan hal-hal positif dari pengalaman masa lalu, sepahit apapun pengalaman itu. Dalam
kegagalan, sekalipun masih ada keberhasilan-keberhasilan kecil yang terselip, cobalah temukan
keberhasilan itu dan syukuri keberadaannya.
Upaya ini paling tidak akan mengobati sebagian dari perasaan hancur yang kita derita. Tapi
bagaimanapun saya telah gagal Buang jauh-jauh pikiran tersebut, karena pikiran tersebut tak
akan membantu kita dalam meraih nikmat Allah berikutnya.
Allah hanya akan menambahkan nikmatNya pada orang yang mau mensyukuri pemberianNya
meskipun nikmat itu sedikit.
2. Tata kembali target yang ingin kita capai. Jangan terbiasa membuat target yang berlebihan.
Kita memang harus optimis, tapi kita perlu juga mengukur kemampuan diri sendiri. Kita juga
perlu menelaah lebih jeli cara apa yang mungkin kita lakukan untuk mencapai target tertentu.
3. Pecah target besar menjadi target-target kecil yang dapat segera dilihat keberhasilannya.
Seringkali ada manfaatnya untuk melihat keberhasilan-keberhasilan jangka pendek dari sebuah
target jangka panjang.
Hal ini akan semakin menumbuhkan semangat dan optimisme dalam diri kita. Tentu kita harus
terus mensyukuri apa yang kita peroleh dari capaian target-target kecil tersebut. Jangan pernah
terbetik dalam hati, Ah baru segini, target kita masih jauh. Sikap ini sama sekali tak
membangun rasa optimis.
4. Bertawakal kepada Allah. Menyadari adanya satu kekuatan yang dapat menolong kita di saat
kita menghadapi rintangan merupakan modal dasar yang cukup ampuh dalam membangun
optimisme. Bertawakal tentu harus dilakukan bersamaan dengan upaya kita memperbaiki target
dan strategi pencapaiannya.
5. Langkah terakhir kita perlu merubah pandangan kita terhadap diri sendiri dan kegagalan. Kita
perlu lebih sayang dan menghargai diri sendiri. Jangan kita terus menerus mengejek diri sendiri.
Aku ini orang bodoh, tak bisa apa apa. Ini bukanlah sikap merendah, tapi merupakan sikap
ingkar terhadap kelebihan yang telah Allah karunikan kepada kita.
Semikian apa yang bisa bapak sampaikan pada upacara kali ini, semoga ada manfaatnya. Mohon
maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.
Wassalamu 'Alaikum wr. wb.

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah.
Yang terhormat Para PKS dan staf.

Yang terhormat Ibu dan Bapak Guru serta Staf Tata Usaha dan Perpustakaan.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan.
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmatnya kita bisa
berkumpul ditempat dan waktu yang baik ini.
Shalawat dan salam kita curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para pengikutnya yang
shaleh dan shalehah hingga akhir zaman.
Tidak lupa kita panjatkan doa kepada kedua orangtua kita, ampunilah segala dosa mereka dan
sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kita semasa kecil dan kepada para guru
yang telah memberikan ilmu yang banyak sehingga kita bisa berusaha untuk menjadi orangorang yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan bertakwa . Mudah-mudahan kasih sayang dan
ilmu yang mereka berikan menjadi ilmu yang bermanfaat. Tanpa mereka kita bukan apa-apa
Amin.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Kalau di antara kalian yang bertanya, apakah upacara bendera itu? Mungkin kalian sudah tahu
jawabannya, yaitu segala tindakan atau gerakan yang dirangkaikan serta ditata dengan tertib dan
disiplin dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memimpin serta membiasakan kesedian
dipimpin dan membina kekompakan serta kerja sama dan yang paling penting adalah untuk
mengenang jasa para pendiri negara.
Kalau ada yang bertanya lagi, apakah makna upacara bendera sampai kalian harus berpanaspanas? Mungkin juga kalian sudah tahu jawabannya, yaitu tetap memelihara nilai-nilai
nasionalisme dan patriotisme.
Tetapi pertanyaan yang paling besar adalah,
Apakah kalian sudah menjadi orang yang tertib?Apakah kalian sudah bisa menjaga amanah
untuk menjadi seorang pemimpin? Apakah kalian sudah bersedia dipimpin untuk menjaga
kekompakan dan kerja sama?Apakah kalian selalu mengingat bahwa apa yang sudah kalian
dapatkan sampai hari ini adalah hasil jerih payah dan jasa para pahlawan dan tetap menjaga nilainilai nasionalisme dan patriotisme?
Bapak harapkan mulai dari sekarang, kalian belajar lebih tertib, mentaati segala peraturan yang
berlaku dalam keluarga, sekolah, lingkungan dan agama.
Kemudian kalian belajar lebih disiplin, sholat pada waktunya, mengerjakan tugas sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan, membuang sampah pada tempatnya.
Kemudian kalian siap belajar menjadi pemimpin, minimal pemimpin untuk dirinya sendiri untuk
menjadi anak yang lebih baik dan siap dipimpin dengan menjaga kekompakan dan kerja sama.
Kemudian kalian siap belajar menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, menggunakan
produk dalam negeri, melestarikan kebudayaan lokal, dan menjaga peninggalan nenek moyang
kita.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi
kemerdekaan dengan hal-hal baik seperti yang sudah sampaikan tadi.
Anak-anaku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Marilah kita bersama menjalankan amanah tersebut. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah.
Yang terhormat Para PKS dan staf.
Yang terhormat Ibu dan Bapak Guru serta Staf Tata Usaha dan Perpustakaan.

Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan.


#
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmatnya kita bisa
berkumpul ditempat dan waktu yang baik ini.
Shalawat dan salam kita curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para pengikutnya yang
shaleh dan shalehah hingga akhir zaman.
Tidak lupa kita panjatkan doa kepada kedua orangtua kita, ampunilah segala dosa mereka dan
sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kita semasa kecil dan kepada para guru
yang telah memberikan ilmu yang banyak sehingga kita bisa berusaha untuk menjadi orangorang yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan bertakwa . Mudah-mudahan kasih sayang dan
ilmu yang mereka berikan menjadi ilmu yang bermanfaat. Tanpa mereka kita bukan apa-apa
Amin.
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Kalau di antara kalian yang bertanya, apakah upacara bendera itu? Mungkin kalian sudah tahu
jawabannya, yaitu segala tindakan atau gerakan yang dirangkaikan serta ditata dengan tertib
dan disiplin dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memimpin serta membiasakan
kesedian dipimpin dan membina kekompakan serta kerja sama dan yang paling penting
adalah untuk mengenang jasa para pendiri negara.
Kalau ada yang bertanya lagi, apakah makna upacara bendera sampai kalian harus berpanaspanas? Mungkin juga kalian sudah tahu jawabannya, yaitu tetap memelihara nilai-nilai
nasionalisme dan patriotisme.
Tetapi pertanyaan yang paling besar adalah,
#Apakah kalian sudah menjadi orang yang tertib? #Apakah kalian sudah bisa menjaga amanah
untuk menjadi seorang pemimpin? #Apakah kalian sudah bersedia dipimpin untuk menjaga
kekompakan dan kerja sama?#Apakah kalian selalu mengingat bahwa apa yang sudah kalian
dapatkan sampai hari ini adalah hasil jerih payah dan jasa para pahlawan dan tetap menjaga nilainilai nasionalisme dan patriotisme?#
Bapak harapkan mulai dari sekarang, kalian belajar lebih tertib, mentaati segala peraturan yang
berlaku dalam keluarga, sekolah, lingkungan dan agama.
Kemudian kalian belajar lebih disiplin, sholat pada waktunya, mengerjakan tugas sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan, membuang sampah pada tempatnya.
Kemudian kalian siap belajar menjadi pemimpin, minimal pemimpin untuk dirinya sendiri untuk
menjadi anak yang lebih baik dan siap dipimpin dengan menjaga kekompakan dan kerja sama.
Kemudian kalian siap belajar menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, menggunakan
produk dalam negeri, melestarikan kebudayaan lokal, dan menjaga peninggalan nenek moyang
kita.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi
kemerdekaan dengan hal-hal baik seperti yang sudah sampaikan tadi.
Anak-anaku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Marilah kita bersama menjalankan amanah tersebut. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

NASKAH AMANAT PEMBINA UPACARA


NASKAH AMANAT PEMBINA UPACARA
Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh,

Puji dan Syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat
kepada kita, sehingga sampai hari ini kita masih dapat melaksanakan Upacara Pengibaran
Bendera. Shalawat dan salam semoga dilimpah curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW
dan kepada keluarganya, para sahabat-sahabat ,serta umatnya sampai hari kiamat.

Anak-anakku yang Bapak cintai,


Pada Upacara Bendera ini, kita berdiri tegak memberikan penghormatan kepada bendera
merah putih, yang pada hakekatnya bukan memberikan penghormatan kepada selembar kain
berwarna merah dan putih, akan tetapi pada dasarnya kita memberikan nilai juang pada para
pahlawan yang telah mengibarkan sang merah putih dibumi pertiwi yang tak kenal kata
menyerah, hingga mampu merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.
Suatu nilai kepahlawanan yang patut dan wajib kalian tiru, tidak perlu melalui peperangan,
tetapi cukup dengan giat belajar, belajar, dan terus belajar.
Karena hanya dengan belajarlah kita akan mampu menguasai saint atau ilmu pengetahuan dan
teknologi, sebagai bekal untuk mengisi kemerdekaan ini. Apalagi sebagai umat beragama, kita
diwajibkan untuk terus menimba ilmu dari buaian hingga masuk liang lahat.

Anak-anakku yang Bapak cintai,


Berbicara tentang nilai perjuangan dan kejuangan, tentunya kita juga tidak boleh melupakan
tentang Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang diprakarsai oleh Bapak Bupati
Drs. H. Sukma Wijaya, MM. Visi dan Misi belau adalah : untuk mewujudkan perubahan
Kabupaten Sukabumi, menuju masyarakat yang berakhlak mulia, Produktif dan sejahtera.
Dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia melalui pendidikan,
karena hanya dengan pendidikan manusia hidup akan menjadi mudah, karena hanya dengan
seni manusia hidup akan menjadi Indah, karena hanya dengan agama hidup manusia akan
menjadi terarah, Oleh karena itu betapa pentinya pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Sesuai dengan sabda Rasullullah saw. Dalam sebuah haditsyang berbunyi :

Yang artinya : barang siapa menginginkan kebahagian duniamaka harus dengan ilmu, dan barang siapa
yang menginginkan kebahagian akhirat, maka harus dengan ilmunya, dan barang siapa yang
menginginkan kedua-duanya maka itupun harus dengan ilmunya.

Anak-anakku yang Bapak cintai,


Maka karena itulah kalian semua,lagi dan lagi, terus dan terus belajar menimba ilmu
pengetahuan tanpa batas waktu. Tiada hari tanpa sekolah dan tiada hari tanpa belajar, Tiada
hari tanpa membaca.
Apalagi kalian semua sabagai generasi penerus yang menjadi harapan bangsa dan sebagai
tonggak pejuang dimasa yang akan datang, didasari dengan berakhlak mulia. Karena dengan
budi yang luhur dan berakhlak mulia suatu bangsa akan jaya dan abadi
Sesuai dengan salah satu pujangga Arab Syaik Syaukibi beliau berkata :

Anak-anakku yang Bapak cintai,


Demikian amanat ini, semoga amanat yang Bapak Sampaikan memperkuat tekad kalian, untuk
terus tekun belajar dalam upaya menyongsong masa depan yang lebih cerah. Semoga Allah
swt senantiasa memberikan kemudahan bagi kita dalam menuntut ilmu Amiin yaa rabbal

alamin. Allahuma ikhdinasirotol mustaqiim sirotholadina an amta alaihim min nabiyyin


wassidiqin, wa shuhadai wa syolihiin. Wahasuna ulaaika ropiiiqo.
Nasrum minalla wafathum khariib wa billahi taufiq wal hidayah wassalmualaikum wr. wb