Sunteți pe pagina 1din 38

KEBIJAKAN PELATIHAN KESEHATAN HAJI

TOT PETUGAS PEMERIKSA KESEHATAN


JAMAAH HAJI (PPKJH)
Disampaikan oleh :
Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes
Kepala Bidang Pengembangan Pelatihan

TOT - PPKJH
Ciloto , 7 Februari 2016

Pusat Pelatihan SDM Kesehatan


Badan PPSDM Kesehatan
www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

STRUKTUR ORGANISASI (Permenkes No.64/2015)

STRUKTUR ORGANISASI
BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN
SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

STRUKTUR ORGANISASI (Permenkes No.64/2015)

www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

CORE BUSINESS

Bapelkesda

Prajabatan
Pelatihan

TUGAS & FUNGSI PUSAT PELATIHAN SDM KESEHATAN


Permenkes No. 64 tahun 2015
Melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, pelaksanaan,
dan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pelatihan
sumber daya manusia kesehatan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan

Tugas

F
U
N
G
S
I

1
2
3
4
www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

Ruang Lingkup Puslat SDMK

Analisis Kompetensi

Pengelolaan Pelatihan

Pemetaan Kebutuhan Pelatihan

Penyusunan Kurmod/NSPK Pelatihan

Institusi Pelatihan
Kurikulum Pelatihan
www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

SELAIN MERANCANG SUATU PELATIHAN


DENGAN UNIT PROGRAM PUSAT
PELATIHAN SDM KES JUGA BERPERAN:

1. Menjaga Mutu Pelatihan Melalui Akreditasi


Pelatihan
2. Menjaga Mutu Institusi Pelatihan Melalui
Akreditasi Institusi
3. Melakukan Pengembangan Pelatihan
Pengembangan metode pelatihan jarak jauh dan
pelatihan terintegrasi
4. Pembinaan Institusi Pelatihan

PELAYANAN PELATIHAN YANG


BERMUTU & PROFESIONAL

AKREDITASI
PELATIHAN
1) PESERTA
2) KURIKULUM
3) PELATIH
4) PENYELENGGARA
(Legalitas, Dana,
Sarana)

AKREDITASI INSTITUSI
1) ADMINISTRASI &
MANAJEMEN
2) PELAYANAN DIKLAT
3) PELAYANAN
PENUNJANG DIKLAT

DUKUNGAN KEMITRAAN

PERAN PUSLAT SDMK, DINKES PROV DAN


BAPELKES DALAM PERSIAPAN PELATIHAN
DEKON
1

Puslat SDM
Kesehatan

- Merencanakan pelatihan
- Mendistibusikan anggaran
- Memonitor anggaran dan rencana pelaksanaan pelatihan
- Melakukan koordinasi dengan Dinkes & Bapelkes
- Melakukan penilaian akreditasi pelatihan (bila tdk ada tim akreditasi prov)

Dinas
Kesehatan
Provinsi

- Menerima dan mempelajari anggaran


- Berkoordinasi dengan Bapelkes
- Menentukan sasaran/daerah peserta pelatihan
- Menilai akreditasi pelatihan

Bapelkes /
penyeleng
gara pelatihan

- Berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi


- Mengajukan surat permohonan akreditasi dan menyiapkan data dukung
akreditasi (SK penyelenggaraan, TOR, Jadwal, instrument evaluasi, dll)
- Menyiapkan tim fasilitator, Pengendali pelatihan
- Melakukan pemanggilan peserta
- Menyiapkan bahan pelatihan (kurmod, jadwal, kit dll)
- Menyiapkan sarana dan prasarana pelatihan
- Mengajukan surat permohonan Nara Sumber dan QC ke Puslat SDMK
- Menyiapkan tempat PKL (yg menjadi tempat pemeriksaan kes jamaah) dan panduan
PKL

PELAKSANAAN
1

Puslat SDM
Kesehatan

- Melakukan prosesi pembukaan dan


penutupan pelatihan
- Menyampaikan materi terkait kebijakan
pelatihan
- Melakukan quality control
- Memberikan nomor sertifikat pelatihan

- Menyelenggarakan Pelatihan
Bapelkes /
(maksimal 10 jpl / hari)
penyelenggar
a pelatihan
- Melaksanakan evaluasi terhadap peserta, pelatih /
fasilitator dan penyelenggara
- Mengajukan surat permohonan permintaan nomor
sertifikat kepada Badan PPSDMK Cq Puslat SDMK
- Membuat laporan penyelenggaraan pelatihan dan
mengirimkan kepada Badan PPSDMK Cq Puslat
SDMK

EVALUASI
1

Puslat SDM
Kesehatan

- Menerima laporan
- Melaksanakan Evaluasi Paska
Pelatihan (EPP)

Pelatihan Rutin
Prajabatan
Diklat PIM
TKHI
PPIH
PPKJH (DEKON)

Pelatihan Program
Khusus
Keluarga Sehat
PENGELOMPOKA
Pembekalan
N PELATIHAN
Nusantara Sehat
PTT Dokter, Dokter
Gigi, dan Bidan
n dgn
a
k
i
a
su

dise
t
e
g
gram
r
o
r
Ta
P
han
u
t
u
b
Ke

Pelatihan Penguatan Program/ Pelatihan


Terintegrasi:
Manajemen Puskesmas (DEKON)
Surveilans dalam mendukung Advokasi (DEKON)
Pengembangan Media Promkes
Pelatihan Keluarga Sehat (DEKON)
Perencanaan pembiayaan kesehatan terpadu
berbasis data
Manajemen Posyandu bagi Kader (DEKON)
Manajemen Kes bagi Pengelola Poskestren
(DEKON)
Bhd bagi Masy Awam (DEKON)

Pelatihan Aparatur Sipil Negara


Perencanaan Pembiayaan
Kesehatan Terpadu Berbasis
Data
Jabatan Fungsional Umum
Jabatan Fungsional Tertentu
Manajemen Keuangan
Manajemen Kepegawaian
Leadership
Pengadaan Barang dan Jasa
Sistem Pengendali Internal
www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

KEGIATAN PELATIHAN TAHUN


2016

JUMLAH PESERTA
TOT DAN PELATIHAN
DI UPT

PELATIHAN DEKON
PESERTA LATIH APARATUR (1)

www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

PELATIHAN DEKON
PESERTA LATIH APARATUR (2)

www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

PELATIHAN DEKON
PESERTA LATIH APARATUR (3)

www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

PELATIHAN DEKON
PESERTA LATIH APARATUR (4)

www.PusdiklatAparatur.kemkes.go.id

PELATIHAN KOMPETENSI
PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA
(PKHI)TAHUN 2016

1.

Pelatihan TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia).

2.

Pelatihan PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji).

3.

Pelatihan PPKJH ( Petugas Pemeriksa Kesehatan Jamaah )

4.

Pelatihan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan


( Siskohatkes) bagi Petugas Pengelola Kesehatan Haji Pra-

Embarkasi dan Pasca-Debarkasi

PELATIHAN KOMPETENSI PKHI


No

KOMPONE
N

TKHI

PPIH

Peserta

-Dokter
-Perawat

-Dokter
-Perawat
-Apoteker
-Sansur
-Nakes lain (Gizi,
lab, siskohatkes,
radiographer,
Rekam medik, drg)

Peran

Pelaksana tim
kesehatan
Haji Indonesia

Sbg Panitia
penyelenggara
ibadah haji

Kompetens
i

Kurikulum

JPL

Pelatihan

PPKJH

SISKO
HATKES

KET

-Dokter
-Perawat

-Pengelola
Siskohat
kes di
Puskesmas/
Dinkes kab kota

TKHI
dan
PPIH
hasil
rekruitm
en
Pusat
haji

Petugas
Pemeriksa
kesehatan
Jemaah haji

Sbg Pengelola
Siskohat
kes pd pra
embarkasi dan
pasca
debarkasi

Pusat Haji

Belum dari Pusat


Haji utk nakes lain

Pusat Haji

Pusat Haji

2015

2009

2014

2015

50

50

42

37

- Sejak 2006
- 2016 : 50
angkatan
- TOT 2 akt
- Di BBPK Jkt

- Sejak 2007
- 2016 : 10 kelas
- Di BBPK Ciloto

Sejak 2010
- 2016 :
TOT 2 ank
&
pelaksana

-Belum
- Akan
direncanakan
sesuai usulan

Kompe
tensi
PPIH

Siskohat
Kes

N
O

TAHU
N

2006

TKHI

PPIH

PPKJH

a.Kurikulum Modul
b.Pelatihan 13
Embarkasi

Siskohatk
es
-

2007

Pelatihan 13 Embarkasi

2008

Pelatihan 13 Embarkasi

2009

Pelatihan 13 Embarkasi

2010

Pelatihan 13 Embarkasi

Kurikulum Modul

a.Kurikulum
Modul
b.Pelatihan
Dekon 19
Propinsi

2011

Pelatihan 13 Embarkasi

Pelatihan

Pelatihan Dekon
19 Propinsi

2012

Pelatihan 13 Embarkasi

Pelatihan

Pelatihan Dekon
19 Propinsi

2013

Pelatihan 13 Embarkasi

Pelatihan

2014

a.Revisi Kurikulum
Modul
b.Pelatihan 13
Embarkasi

Pelatihan

Revisi Kurikulum
Modul

10

2015

a.Petunjuk Teknis
b.Pelatihan
Kompetensi 13
Embarkasi

a.Petunjuk Teknis
b.Pelatihan

Petunjuk Teknis

Penyusunan
Kurikulum
Modul

PELATIHAN KOMPETENSI PKHI


No

KOMPON
EN
2016

12

Pengelola
an

TKHI

PPIH

PPKJH

Pelatihan 13
Embarkasi
-TOT 2 angkatan
-Plthn 50 angkatan

- Sejak 2007
- 2016 : 10 kelas
di ciloto

Sejak 2010
- 2016 :
TOT 2 akt &
pelaksana 45
akt

TOT :
Anggaran dan
pelaksanaan di
BBPK Jkt

Anggaran dan
pelaksanaan
pelatihan di BBPK
Ciloto.

Pelatihan :
Anggaran di 6
UPT pengampu
Puslat SDMK

Peserta
Dari hasil
rekrutmen pusat
haji

TOT :
Anggaran dan
penyelengga
raan di BBPK
Jakarta dan
Ciloto.

Pelaksanaan Plthn di
BBPK dan Bapelkes
(14)

Puskes haji
Puslat SDMK
BBPK Ciloto

Peserta
Dari hasil rekrutmen
pusat haji
Puskes haji puslat
BBPK/Bapelkes
Bapelkesda

Pelatihan:
-Anggaran,
dana dekon
-Pelaksanaan
di BBPK dan
Bapelkes di 33
prov
Peserta TOT dan
pelthn dari
Dinkes prov
Dinkes prov
BBPK/ Bapelkes/

SISKO
HATKES
Akan
direncanaka
n sesuaii
usulan

TOT PETUGAS PEMERIKSA


KESEHATAN JAMAAH HAJI
(PPKJH)

YOUR COMPANY NAME or YOUR SITE ADDRESS

DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan
Ibadah Haji
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan
Ibadah Haji;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2013 Tentang Pedoman
Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji Indonesia;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 725/Menkes/SK/V/2003 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Bidang Kesehatan;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 442/Menkes/SK/VI/2009 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia.
7. Surat Keputusan Kepala Badan PPSDM Kesehatan
NO.HK.00.01/I1/004970/2015 tentang Petunjuk Teknis
Penyelenggaraan Pelatihan PPKJH

LATAR BELAKANG
27

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat
Islam yang memenuhi kriteria istitha'ah, antara lain mampu secara materi, fisik,
dan mental.

Penyelenggaraan ibadah haji memerlukan manajemen yang baik agar


berlangsung tertib, aman dan lancar, yang diupayakan melalui penyempurnaan
sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji, agar jemaah haji lebih
siap dan mandiri dalam menunaikan ibadah haji sesuai dengan tuntunan
agama, sehingga diperoleh predikat haji mabrur.

Untuk tercapainya maksud tersebut, diperlukan status kesehatan yang


mendukung bagi warga yang akan melaksanakan ibadah haji.

Penyelenggara ibadah haji berkewajiban melaksanakan pembinaan,


pelayanan, dan perlindungan secara baik dengan menyediakan fasilitas dan
kemudahan yang diperlukan jemaah haji.
04/21/16

GAMBARAN UMUM
Suatu pelatihan guna meningkatkan
kemampuan para petugas pemeriksa
kesehatan jemaah haji di Puskesmas dan RS
dalam upaya penyempurnaan sistem dan
manajemen penyelenggaraan kesehatan haji.
Penyiapan jemaah haji agar mandiri dan
istithaah secara fisik dalam menunaikan
ibadahnya.
28

KURIKULUM PPKJH TAHUN 2014


KOMPETENS
Melakukan pemeriksaan kesehatan
I jemaah haji sesuai standar
dan prosedur

Melakukan perawatan dan pemeliharaan kesehatan jemaah haji


Melakukan pencatatan dan pelaporan penyelenggaraan
kesehatan haji di Puskesmas dan RS
Melakukan perlindungan dan pengendalian faktor risiko
kesehatan individu jemaah haji

Melakukan pembinaan kesehatan jemaah haji


TOT

Melatih pada pelatihan PPKJH

04/21/16

TUJUAN UMUM
TOT PPKJH :
Setelah pelatihan, peserta mampu melatih pada
pelatihan Petugas Pemeriksa kesehatan Jemaah
Haji
PELATIHAN PPKJH :
Setelah pelatihan peserta mampu memberikan
pelayanan,
pembinaan
dan
perlindungan
kesehatan kepada jamaah haji di Puskesmas dan
RS

TUJUAN KHUSUS
Setelah pelatihan, peserta Pelatihan Petugas
Pemeriksa kesehatan Jemaah Haji mampu:
Melakukan pemeriksaan kesehatan jemaah haji sesuai standar dan prosedur

Melakukan perawatan dan pemeliharaan kesehatan jemaah haji

Melakukan pencatatan dan pelaporan penyelenggaraan kesehatan haji di


Puskesmas dan RS

Melakukan perlindungan dan pengendalian faktor risiko kesehatan individu

Melakukan pembinaan kesehatan jemaah haji


TOT

Melatih pada pelatihan PPKJH


04/21/16

STRUKTUR PROGRAM TOT


NO
A
1
2

MATERI

MATERI DASAR
Kebijakan pelatihan kesehatan haji
Kebijakan pemeriksaan kesehatan haji
Sub Total

WAKTU (JPL)
P
PL

JML

2
2
4

0
0
0

0
0
0

2
2
4

B
1

MATERI INTI
Pemeriksaan kesehatan jamaah haji

Perawatan dan pemeliharaan kesehatan jamaah haji

Pencatatan dan pelaporan pemeriksaan kesehatan jamaah


haji di Puskesmas dan RS

2
5
15

5
7
16

2
0
0

9
12
32

0
0
2
2
21

2
2
0
4
27

0
0
0
0
6

2
2
2
6
04/21/16 54

4
5
6
C
1
2
3

Perlindungan dan pengendalian faktor risiko kesehatan


Individujamaah haji
Pembinaan kesehatan jamaah
Teknik Melatih
Sub Total
MATERI PENUNJANG
Building Learning Commitment
Rencana Tindak Lanjut
Anti Korupsi
Sub Total
JUMLAH

STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN PPKJH


NO
A
1
2

MATERI

MATERI DASAR
Kebijakan pelatihan kesehatan haji
Kebijakan pemeriksaan kesehatan haji
Sub Total

WAKTU (JPL)
P
PL

JML

2
2
4

0
0
0

0
0
0

2
2
4

B
1

MATERI INTI
Pemeriksaan kesehatan jamaah haji

Perawatan dan pemeliharaan kesehatan jamaah haji

Pencatatan dan pelaporan pemeriksaan kesehatan jamaah


haji di Puskesmas dan RS

2
10

5
16

2
6

9
44

0
0
2
2
16

2
2
0
4
20

0
0
0
0
6

2
2
2
6
42

4
5
C
1
2
3

Perlindungan dan pengendalian faktor risiko kesehatan


Individujamaah haji
Pembinaan kesehatan jamaah
Sub Total
MATERI PENUNJANG
Building Learning Commitment
Rencana Tindak Lanjut
Anti Korupsi
Sub Total
JUMLAH

04/21/16

ALUR PROSES PEMBELAJARAN


TOT
Pembukaan

Pre-test
Building Learning Commitment

Wawasan:

Pembekalan Kemampuan:

Kebijakan pelatihan kesehatan


haji

Pemeriksaan Kesehatan Jamaah haji


Perawatan dan Pemeliharaan
kesehatan
Pencatatan & Pelaporan Penyelenggaraan Kes Haji di Puskesmas &
Rumah Sakit
Perlindungan dan Pengendalian Faktor Resiko Kesehatan Individu Jamaah
Haji
Pembinaan kesehatan jamaah haji
Teknik Melatih

Kebijakan
Pemeriksaan
Kesehatan Haji

Metode : CTJ, curah pendapat, diskusi, role play, simulasi, Praktik,


Micro Teaching

Praktik Lapangan
Penyusunan Hasil PL

Presentasi hasil PL

RTL, Post Tes dan Evaluasi Penyelenggaraan

Penutupan

04/21/16

METODE
1.
2.
3.
4.
5.

CTJ
Diskusi kelompok
Studi Kasus
Praktik lapangan
Demonstrasi

6. Micro Teaching TOT

Peserta Latih

Peserta TOT :
1.

Pengelola Program Kesehatan Haji di Dinas Kesehatan Propinsi/


Kabupaten/Kota dengan latar belakang dokter/perawat

2.

Dokter/perawat yang bekerja di Rumah Sakit/Puskesmas yang


memiliki pengalaman/berperan sebagai petugas pemeriksa
kesehatan jamaah haji

3.

Widyaiswara BBPK/Bapelkes dengan latar belakang


dokter/perawat

Peserta Pelatihan:
1.

Dokter Umum atau Spesialis, bekerja di Puskesmas atau RS


dan masih melakukan praktik fungsional.

2.

Perawat, berpendidikan minimal DIII Keperawatan, bekerja di


Puskesmas atau RS dan masih melakukan praktik fungsional

3.

Jumlah peserta 30 orang

PELATIH/FASILITATOR/INSTRUKTUR
Tim pelatih/fasilitator/ instruktur terdiri dari unsurunsur sebagai berikut:
1. Pejabat Struktural/Fungsional dari Pusat Kesehatan Haji
dan
atau Pusat Pelatihan SDM Kesehatan;
2. Memiliki kompetensi sesuai dengan materi yang
diberikan;
3. Dalam 1 (satu) kelas, pelatih/fasilitator dapat berbentuk
team
teaching sesuai kebutuhan proses pembelajaran.

TERIMA
KASIH