Sunteți pe pagina 1din 49

DIKTAT ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)

SEMESTER I KELAS VI SD SEMOYO

Oleh : Winarni
NIP

: 197104171994012001

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN


GUNUNGKIDUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
2015

HALAMAN PENGESAHAN
DIKTAT ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SEMESTER I KELAS VI SD
SEMOYO yang dibuat oleh Winarni, S.Pd.SD dengan NIP 197104171994012001,
telah digunakan di SD Semoyo kelas VI pada tahun pelajaran 2014/2015.

Semoyo,
Oktober 2015
Kepala Sekolah,

Tri Kumardono, S.Pd


NIP.196603171991031006

ii

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya sehingga atas segala anugerah-Nya penyusun berhasil
menyusun Diktat Ilmu Pengetahuan Alam Semester I Kelas VI SD Semoyo ini.
Penyelesaian penyusunan Diktat Ilmu Pengetahuan Alam Semester I Kelas VI SD
Semoyo tidak lepas dari bantuan berbagai pihak yakni berupa motivasi maupun
pemikiran-pemikiran yang sangat bermanfaat. Oleh karena itu, pada kesempatan
ini penyusun menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas segala bantuan,
motivasi, dan sumbangan lainnya kepada :
1. Kepala Sekolah SD N Semoyo yang telah membantu penyusun dalam

penyusunan diktat.
2. Bapak dan Ibu guru SD N Semoyo yang telah membantu penyusun dalam

mengembangkan diktat yang telah dibuat.


3. Semua pihak yang telah membantu proses penyusunan diktat.

Diktat ini disusun untuk dijadikan sebagai alat bantu dalam pelaksanaan
pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas VI. Adanya diktat yang sederhana ini,
diharapkan mampu membuat siswa menjadi lebih mudah belajar dalam mencapai
kompetensi. Penyusun menyadari bahwa diktat ini masih jauh dari sempurna,
banyak kekurangan dan kelemahan baik teori maupun metode. Oleh karena itu,
saran dan kritik penyusun harapkan demi perbaikan diktat ini.
Semoyo, Oktober 2015
Penyusun

iii

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.......................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN........................................................................

ii

KATA PENGANTAR

iii

DAFTAR ISI.................................................................................................... iv
BAB I CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP
A. Kompetensi .....................................................................................

B. Ringkasan Materi.............................................................................

C. Soal Latihan.....................................................................................

BAB II PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP


A. Kompetensi .....................................................................................

B. Ringkasan Materi............................................................................. 10
C. Soal Latihan..................................................................................... 15
BAB III KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
A. Kompetensi ..................................................................................... 19
B. Ringkasan Materi............................................................................. 19
C. Soal Latihan..................................................................................... 21
BAB IV PELESTARIAN JENIS MAKHLUK HIDUP
A. Kompetensi ..................................................................................... 24
B. Ringkasan Materi............................................................................. 24
C. Soal Latihan..................................................................................... 26
BAB V SUHU, SIFAT HANTARAN DAN KEGUNAAN BENDA
A. Kompetensi ..................................................................................... 29
B. Ringkasan Materi............................................................................. 29
C. Soal Latihan..................................................................................... 32

iv

BAB VI PERUBAHAN BENDA


A. Kompetensi ..................................................................................... 35
B. Ringkasan Materi............................................................................. 35
C. Soal Latihan..................................................................................... 37
KUNCI JAWABAN......................................................................................... 41
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 44

BAB I
CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
1. Memahami hubungan antara ciri-ciri makhluk hidup dengan
lingkungan tempat hidupnya
B. Kompetensi Dasar
1.1 Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki
hewan (kelelawar, cicak, bebek) dan lingkungan hidupnya
1.2 Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki
tumbuhan (kaktus, tumbuhan pemakan serangga) dengan lingkungan
hidupnya
C. Indikator
1.1.1 Menjelaskan hubungan ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan
dengan lingkungannya.
1.1.2 Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki kelelawar
1.1.3 Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki cicak
1.1.4 Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki bebek
1.2.1 Menjelaskan hubungan ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan
dengan lingkungannya.
1.2.2 Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki kaktus
1.2.3 Menjelaskan ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan pemakan
serangga
1.2.4 Menjelaskan ciri-ciri khusus tumbuhan yang hidup di air

II. Ringkasan Materi


Setiap

makhluk

hidup

memiliki

ciri

khusus

untuk

dapat

mempertahankan hidupnya. Ciri khusus setiap makhluk hidup berbeda-beda.


Ciri khusus pada makhluk hidup digunakan untuk adaptasi. Makhluk hidup
melakukan adaptasi untuk mempertahankan hidup.

Adaptasi ada tiga macam, yaitu:


1. Adaptasi morfologi
Merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap
lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dilihat dengan jelas.
Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada semut.
2. Adaptasi fisiologi

Merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup


terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasilkan
oleh suatu organisme. Contohnya, bunga raflesia mengeluarkan enzim
untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan
enzim untuk membunuh serangga.
3. Adaptasi tingkah laku
Merupakan penyesuaian berupa perubahan tingkah laku. Contohnya,
cecak memutuskan ekornya saat ditangkap musuh. Contoh lain, putri
malu mengatupkan daunnya bila disentuh.
Berikut ini adalah beberapa contoh ciri khusus dari beberapa makhluk
hidup.
Kelelawar
Kelelawar memiliki sistem sonar yang dapat menentukan arah gerak dan
letak benda walaupun kondisi lingkungan gelap. Kelelawar juga memiliki
alat pendeteksi benda. Ibu jari pada kelelawar dapat digunakan untuk
mendaki di bebatuan
dan pohon. Alat indra
pada kelelawar selain
mata adalah gelombang
bunyi.

Kemampuan

yang dimiliki kelelawar


untuk mengetahui arah

terbang, makanan, dan keadaan lingkungannya dengan menggunakan


bunyi disebut ekolokasi.
Cicak
Cicak

memiliki

alat

perekat

pada

kakinya sehingga dapat berjalan di


dinding ataupun di langit-langit rumah
dan memiliki kemampuan memutuskan
ekor. Cicak juga memiliki lidah yang
panjang dan lengket untuk menangkap
mangsa.

Bebek
Bebek dapat berenang dengan cepat di air karena memiliki selaput renang
pada sela-sela kakinya. Bebek memiliki paruh yang pipih dan lebar untuk
menangkap makanan berupa cacing.

Unta
Unta dapat hidup di lingkungan yang panas karena ciri khusus yang
dimilikinya mulai dari punuk untuk menyimpan cadangan makanan, bulu
mata yang panjang untuk menghalangi debu, kaki dan telapak kaki yang
tebal supaya tidak terperosok di pasir serta berjalan di pasir yang sangat
panas.

Teratai
Teratai memiliki daun yang lebar dan tipis untuk mempermudah
penguapan dan rongga udara pada
batang serta akar yang kuat menambat
di

dalam

lumpur.

Batang

yang

berongga menjadikan teratai terapung


di air. Akar menambatkan diri dengan
kuat di dalam lumpur di dasar air. Hal
ini berguna untuk menahan teratai dari
hempasan arus air.
Kaktus
Kaktus memiliki batang yang menggembung untuk menyimpan air dan
daun berbentuk duri atau jarum untuk mengurangi penguapan. Tumbuhan
kaktus memiliki
daun kecil untuk
dapat hidup di
daerah

kering

atau kurang air


dan

juga

akar

yang

panjang

untuk

mencari

air.
Kantung semar
Kantung semar memakan serangga yang
terperangkap untuk memenuhi kebutuhan
nitrogen. Nektar pada tumbuhan kantung
semar untuk memikat serangga. Selain itu,
pada salah satu daun kantung semar, berubah
menjadi berbentuk kantung dengan warna

yang mencolok perhatian serangga untuk hinggap. Pada bagian dalam


kantung ini terdapat lapisan yang lengket. Jika ada serangga yang hinggap
pada kantung ini maka akan terpeleset ke dalam kantung dan tidak dapat
keluar lagi. Serangga tersebut dicerna oleh kantung semar untuk
memenuhi kebutuhan nitrogen.

III. Soal Latihan


A. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
1. Perhatikan pernyataan berikut ini.
1. Gema.
2. Bunyi dari mulut.
3. Cabang-cabang pohon atau serangga.

Berdasarkan pernyataan di atas, urutan cara kelelawar mengetahui letak


makanan di malam hari, yaitu . . . .
a. 1, 2, 3

c. 2, 3, 1

b. 1, 3, 2

d. 3, 2, 1

2. Cecak dapat berjalan di dinding atau langit-langit rumah, karena . . . .


a. kulit kaki cecak tebal, dan banyak memiliki bulu-bulu halus
b. kulit kaki cecak tipis, dan banyak memiliki bulu-bulu kasar
c. kulit kaki cecak tipis dan banyak memiliki bulubulu halus
d. kulit kaki cecak tebal dan banyak memiliki bulubulu tebal
3.

Perhatikan

gambar

unta. Unta dapat bertahan

beberapa hari tidak makan karena memiliki lemak


yang disimpan di bagian . . . .
a. kepala
b. kaki
c. mulut
d. punuk
4. Unta merupakan hewan gurun yang memiliki bulu mata yang panjang,
berguna untuk . . . .
a. melindungi muka dari pasir dan cahaya matahari
b. melindungi mata dari pasir dan cahaya matahari
c. melindungi hidung dari pasir dan cahaya matahari
d. melindungi mulut dari pasir dan cahaya matahari
5. Untuk mengelabui musuhnya pada saat dikejar maka cecak akan . . . .
a. lari kencang-kencang
b. menggerak-gerakkan ekornya
c. menyatukan diri dengan dinding
d. memutuskan ekornya
6. Eceng gondok dapat terapung di atas air karena pada . . . .
a. akar ada rongga-rongga udara

b. daun ada rongga-rongga udara


c. batang ada rongga-rongga udara
d. bunga ada rongga-rongga udara
7. Bebek dapat meluncur di kolam karena . . . .
a. memiliki selaput renang pada kakinya
b. paruh yang lebar dan panjang
c. memiliki kaki yang bentuknya lancip
d. paruhnya berbentuk panjang dan lebar
8. Tumbuhan kantung semar memakan serangga karena . . . .
a. hidup di rawa-rawa

c. hidup di air

b. hidup di darat

d. hidup di gambut

9. Bunga rafflesia berbau bangkai berfungsi untuk . . . .


a. menarik lalat

c. menarik nyamuk

b. menarik kupu-kupu

d. menarik burung kecil

10. Serangga akan terpikat oleh tumbuhan kantung semar karena . . . .


a. nektar

c. daun licin

b. bau bangkai

d. daun lebar

B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!


1. Untuk menjauhkan badannya dari tanah agar tidak panas, unta memiliki
kaki yang . . . .
2. Ikan mudah bergerak dalam air, karena tubuhnya . . . .
3. Daun telinga pada gajah sering digerak-gerakkan untuk . . . .
4.

Gambar yang diberi tanda x adalah . . . yang menggelembung berisi . . . .


5. Daun kaktus bentuknya . . . untuk mengurangi penguapan.
6. Bebek dapat menyaring makanan dari air dan lumpur, karena . . . .
7. Kulit gajah berkerut-kerut berfungsi untuk . . . .

8. Untuk memikat serangga, dinding daun kantung semar akan mengeluarkan


....
9. Tumbuhan kantung semar hidup di rawa-rawa yang kekurangan zat . . .,
oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sangat bergantung
pada . . . .
10. Kaktus dapat mengurangi penguapan air dengan permukaan daun yang . . .
.
C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Apakah fungsi kantung lemak pada unta?
2. Bagaimana kelelawar dapat mengambil makanan pada malam hari?
Jelaskan.
3. Mengapa cecak dapat melekat pada dinding?
4. Mengapa teratai atau eceng gondok selalu terapung di atas permukaan air?
5. Mengapa bebek dapat meluncur di permukaan air?

BAB II
PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
2. Memahami cara perkembangbiakan makhluk hidup
B. Kompetensi Dasar
2.1 Mendeskripsikan perkembangan dan pertumbuhan manusia dari bayi
sampai lanjut usia
2.2 Mendeskripsikan ciri-ciri perkembangan fisik anak laki-laki dan
perempuan
2.3 Mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan
2.4 Mengidentifikasi cara perkembangbiakan manusia
C. Indikator
2.1.1 Menjelaskan proses perkembangan dan pertumbuhan manusia pada
masa bayi sampai lanjut usia
2.2.1 Menjelaskan perubahan fisik laki-laki pada masa pubertas
2.2.2 Menjelaskan pengaruh dari perubahan fisik laki-laki pada masa
pubertas
2.2.3 Menjelaskan perubahan fisik perempuan pada masa pubertas
2.2.4 Menjelaskan pengaruh dari perubahan fisik perempuan pada masa
pubertas
2.3.1 Mengidentifikasi cara hewan berkembang biak
2.3.2 Mengklasifikasikan hewan vegetatif dan generatif
2.3.3 Membedakan ciri-ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara
bertelur, melahirakan dan bertelur serta beranak
2.3.4 Mengidentifikasi cara tumbuhan berkembang biak
2.3.5 Mengklasifikasikan tumbuhan vegetatif dan generatif
2.3.6 Mengidentifikasi bagian-bagian bunga dan biji sebagai alat
perkembangbiakan tumbuhan
2.4.1 Menjelaskan cara manusia berkembang biak

2.4.2 Menjelaskan cara menjaga kebersihan organ reproduksi manusia


II.

Ringkasan Materi
Semua makhluk hidup berkembang biak artinya memperbanyak diri
atau menghasilkan makhluk baru yang sama jenisnya. Tujuan makhluk
hidup berkembang biak adalah melestarikan keturunannya agar tidak
punah. Secara umum, perkembangbiakan makhluk hidup dilakukan
dengan dua cara, yaitu vegetatif (tidak kawin) dan generatif (kawin)
Perkembangbiakan manusia dengan cara melahirkan. Pada awal masa
pubertas terjadi perubahan pada tubuh. Perubahan tubuh yang terjadi
pada laki-laki dan perempuan berbeda.
1. Pada laki-laki, dada menjadi bidang, tumbuhnya jakun, kumis,
jambang, bulu pada ketiak, dan betis.
2. Pada perempuan, payudara dan pinggul membesar, dan tumbuhnya
rambut pada ketiak.

Perkembangbiakan secara kawin (generatif) pada hewan terjadi


melalui:
1. Bertelur (ovipar)
Ovipar adalah hewan yang meletakan telur di luar tubuh induk
betinanya.
Hewan bertelur atau ovipar memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

a. Janin tumbuh di luar tubuh induk betina tetapi di dalam telur


bercangkang.
b. Janin memperoleh makanan dari cadangan makanan yang
tersimpan dalam telur.
c. Janin tumbuh relatif cepat.
d. Bentuk tubuh anak umumya sama dengan bentuk tubuh
induknya.
e. Tidak mempunyai daun telinga.
f. Tidak mempuyai kelenjar susu.
g. Tidak menyusui anaknya.
Contoh hewan bertelur atau ovipar antara lain ayam, burung, ikan,
penyu, ular, katak, kupu-kupu, dan sebagainya.

2. Melahirkan anak (vivipar)


Vivipar adalah hewan yang melahirkan anaknya. Hewan melahirkan
atau vivipar mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
a. Janin tumbuh di dalam rahim induk betina (masa kehamilan).
b. Janin memperoleh makanan dari induknya dengan perantaraan
tali pusat atau plasenta.
c. Pertumbuhan janin relatif lambat.
d. Bentuk tubuh anak yang lahir sama dengan bentuk tubuh induk.
e. Mempunyai daun telinga.
f. Induk betina menyusui anaknya.

10

Hewan menyusui anaknya disebut mamalia. Contoh hewan


melahirkan antara lain kambing, gajah, kucing, singa, tikus,
kerbau, kelelewar, sapi, kuda, beruang, paus, lumba-lumba, dan
sebagainya.

3. Bertelur dan melahirkan (ovovivipar)


Kadal sebenarnya merupakan hewan bertelur, tetapi telurnya
menetas di dalam tubuh induk betina kemudian anaknya keluar dari
tubuh induk betina. Hewan yang demikian disebut hewan bertelurmelahirkan atau ovovivipar. Hewan lainnya yang termasuk
ovovivipar, antara lain, beberapa jenis ular dan ikan hiu. Ciri-ciri
ovovivipar sama dengan ciri-ciri ovipar.
Perkembangbiakan secara tidak kawin (vegetatif) pada hewan terjadi
melalui:
1. Tunas
Calon anak muncul dari bagian samping tubuh. Lama kelamaan
calon anak tersebut besar dan memisahkan diri. Contoh hewan yang
dapat bertunas adalah anemon laut dan hydra.

11

2. Membelah diri
Perkembangbiakan terjadi pada hewan bersel satu, seperti amoeba,
protozoa, paramecium, dan virus. Secara umum perkembangbiakan
vegetatif pada hewan bersel satu dengan cara membelah diri.
Hewan bersel satu, seperti amoeba, mempunyai inti sel.
Perkembangbiakan amoeba dimulai dengan pembelahan inti sel
menjadi dua bagian. Setelah itu dikuti dengan pembelahan cairan
sel

dan

dinding

Akhirnya

sel.

terbentuklah

dua sel amoeba baru.


Kedua amoeba ini hidup
mandiri dan akan membelah diri lagi.
3. Fragmentasi
Fragmentasi adalah perkembangbiakan yang berasal dari potongan
tubuhnya sendiri. Contoh hewan yang berkembang biak dengan
cara fragmentasi adalah planaria. Cacing planaria merupakan cacing
pipih. Planaria bisa kamu temukan di bawah bebatuan di sungai.
Ukurannya sangat kecil. Jika kita potong salah satu bagian
tubuhnya, potongan tubuh itu akan tumbuh menjadi individu baru.
Tumbuhan berkembang biak secara vegetatif dan generatif.
1. Pembiakan secara vegetatif atau pembiakan tak kawin ialah
perkembangbiakan dengan bagian tubuh induknya. Pembiakan
vegetatif ada 2 jenis, yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan.

12

a. Vegetatif secara alami, yaitu dengan spora, tunas, umbi batang,


umbi lapis, dan akar tinggal.
b. Vegetatif secara buatan, yaitu dengan setek, cangkok, sambung
(enten), tempel (okulasi), merunduk, dan kultur jaringan.
2. Pembiakan secara generatif atau pembiakan secara kawin ialah
perkembangbiakan

dengan

perkembangbiakan

generatif,

menggunakan
dihasilkan

biji.

melalui

Alat
peristiwa

penyerbukan dan pembuahan, misalnya pada bunga. Penyerbukan


terjadi dengan bantuan angin, hewan, dan manusia. Berdasarkan
asal serbuk sarinya, penyerbukan dibedakan menjadi empat macam.
a. Penyerbukan sendiri
Serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan tetangga
Serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain. Bunga tersebut
masih dalam satu tumbuhan.
c. Penyerbukan silang
Serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda
tumbuhan. Tumbuhan tersebut masih satu jenis.
d. Penyerbukan bastar
Serbuk sari jatuh ke kepala putik lain yang masih satu jenis.
Namun, bunga tersebut berbeda varietasnya.

13

Tumbuhan berumah satu artinya pada satu tumbuhan terdapat bunga


jantan dan bunga betina.
Tumbuhan berumah dua artinya bunga jantan dan bunga betina terpisah
pada tumbuhan lain.

III.

Soal Latihan

A. Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
1. Pada saat bayi lahir tinggi tubuhnya 32 cm, setelah beberapa bulan kemudian

tinggi badannya bertambah menjadi 40 cm, ini terjadi karena proses . . . .

14

a. pertumbuhan
b. perkembangbiakan
c. perkembangan
d. reproduksi
2. Bayi secara perlahan akan memiliki kemampuan mengisap, menelan, dan

memegang, hal ini menunjukkan peristiwa . . . .


a. berkembang biak
b. pertumbuhan
c. reproduksi
d. perkembangan
3. Anak perempuan mengalami perubahan tubuh pada masa pubertasnya, antara

lain . . . .
a. tumbuh jakun
b. suara membesar
c. tumbuh payudara
d. rambut menjadi panjang
4. Anak laki-laki mengalami perubahan tubuh pada masa pubertasnya, antara

lain . . . .
a. rambut menjadi panjang
b. tumbuhnya jakun
c. pinggulnya membesar
d. kaki membesar
5. Andi bahunya menjadi bidang, suaranya mulai membesar, tumbuh kumis. Hal

ini menunjukkan ciri-ciri . . . .


a. anak-anak

c. dewasa

b. remaja

d. tua

6. Contoh hewan yang berkembang biak dengan melahirkan adalah . . . .


a. ikan

c. cecak

b. katak

d. kucing

7. Contoh hewan yang berkembang biak dengan bertelur adalah . . . .


a. anjing

c. burung dara

15

b. kucing

d. gajah

8. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan

adalah . . . .
a. kadal

c. cecak

b. ayam

d. katak

9. Perhatikan gambar berikut ini. Ini merupakan contoh tumbuhan yang

berkembang biak dengan cara . . . .


a. okulasi
b. cangkok
c. menyambung
d. stek

10. Perhatikan gambar berikut ini.

Urutan yang benar untuk mencangkok tumbuhan adalah . . . .


a. 1,2,3,4

c. 2,1,3,4

b. 2,4,3,1

d. 1,3,4,2

B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!


1. Manusia berkembangbiak dengan cara . . . .
2. Ikan berkembang biak dengan cara . . . .
3. Tanaman pisang berkembang biak dengan . . . .
4. Alat kelamin jantan pada bunga adalah . . . .
5. Ciri hewan yang melahirkan pada tubuhnya memiliki kelenjar . . . .
6. Bersatunya serbuk sari dengan bakal biji disebut . . . .

16

7. Menempelnya serbuk sari pada kepala putik disebut . . . .


8. Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif ada dua macam, yaitu
vegetatif . . . dan vegetatif . . . .
9. Mencangkok termasuk cara berkembang biak secara . . . .
10. Penyerbukan dapat dibantu oleh . . ., . . . , dan . . . .
C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Tuliskan tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia!
2. Berikan contoh ciri pertumbuhan dan perkembangan pada manusia!
3. Tuliskan tiga macam perubahan yang terjadi pada perempuan dan laki-laki
di masa pubertas!
4. Tuliskan cara-cara memelihara kebersihan alat reproduksi pada manusia!
5. Jelaskan 3 contoh cara berkembang biak tumbuhan secara vegetatif

buatan!

17

BAB III
KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
3. Memahami pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan
lingkungan
B. Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi
keseimbangan alam (ekosistem)
3.2 Mengidentifikasi bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia
yang mengarah pada ketidakseimbangan lingkungan
3.3 Mengidentifikasi bagian tubuh hewan yang sering dimanfaatkan
manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan lingkungan
C. Indikator
3.1.1 Menjelaskan penyebab dari ketidakseimbangan lingkungan
3.1.2 Menyebutkan berbagai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi
keseimbangan lingkungan
3.2.1 Menyebutkan bagian-bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan
manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan lingkungan
3.3.1 Menyebutkan bagian-bagian tubuh hewan yang sering dimanfaatkan
manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan lingkungan

II.

Ringkasan Materi
Setiap ekosistem terdiri dari dua komponen yaitu komponen biotik
yang terdiri dari semua makhluk hidup dan komponen abiotik yang
terdiri dari makhluk tak hidup.
Ekosistem dapat mengalami perubahan secara alamiah dan pengaruh
kegiatan manusia.
Perubahan ekosistem secara alamiah disebabkan oleh terjadinya
bencana alam, seperti, gunung meletus, longsor, banjir, tsunami, dll.

18

Beberapa

kegiatan

manusia

dapat

mengganggu

keseimbangan

ekosistem. Kegiatan tersebut antara lain:


1. Perpindahan penduduk,
2. Penebangan dan pembakaran hutan secara liar,
3. Penggunaan bahan kimia secara berlebihan,
4. Penggunaan kendaraaan bermotor,
5. Pengeboran minyak di laut,
6. Perburuan liar, dan

7. Perusakan terumbu karang.

Kelangkaan hewan dan tumbuhan dapat terjadi antara lain karena:


1. Ketidakmampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan
2. Perburuan liar yang dilakukan manusia.

19

Hewan dan tumbuhan langka adalah hewan dan tumbuhan yang


jumlahnya tinggal sedikit.
Keanekaragaman makhluk hidup perlu dilestarikan. Pelestarian
tersebut bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan
masyarakat.

III.

Soal Latihan

A. Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
1. Makhluk hidup yang tidak termasuk anggota ekosistem hutan adalah . . . .
a. pohon jati

c. ular

b. harimau

d. padi

2. Padi, ular, siput, tikus, dan air termasuk ke dalam ekosistem . . . .


a. laut

c. sawah

b. ladang

d. hutan

3. Penebangan hutan yang terus-menerus dapat menimbulkan . . . .


a. rusaknya hutan

c. hujan lebat

b. panas terik

d. angin kencang

20

4. Penangkapan ikan di laut dengan menggunakan bahan peledak dapat


menimbulkan rusaknya . . . .
a. air laut

c. pasir pantai

b. terumbu karang

d. tanaman pantai

5. Pupuk yang dibuat dari bahan alami adalah . . . .


a. urea

c. NPK

b. kompos

d. ZA

6. Pestisida yang termakan oleh kita berasal dari . . . .


a. sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci
b. alat makanan yang tidak dicuci
c. sayuran dan buah-buahan yang dicuci
d. alat makanan yang dicuci
7. Jika pemupukan di lahan pertanian terlalu banyak akan mengakibatkan . . . .
a. buah-buahan di pohon sangat lebat
b. tanah akan subur terus
c. pohon-pohon akan berdaun rimbun
d. pencemaran air di sekitar lahan pertanian
8. Berikut ini adalah hewan yang langka, kecuali . . . .
a. orang utan

c. badak

b. kuda

d. gajah

9. Perbuatan manusia yang dapat menimbulkan beberapa hewan menjadi langka


adalah . . . .
a. penebangan hutan terencana
b. perburuan hewan yang terus-menerus
c. penggunaan pestisida yang berlebihan
d. penggunaan pupuk yang berlebih
10. Berikut ini produk-produk yang sesuai dengan asal hewannya, kecuali . . . .

21

B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!


1. Kipas dapat dibuat dari kayu . . . .
2. Bunga langka di Indonesia yang terkenal di dunia adalah . . . .
3. Penangkapan ikan dengan bahan peledak dapat merusak . . . .
4. Contoh jenis tumbuhan langka yang banyak digunakan kayunya
adalah . . ., . . ., dan . . . .
5. Hewan langka yang gadingnya dibuat tiruan adalah . . . .
C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Tuliskan kegiatan manusia yang dapat menimbulkan rusaknya hutan!
2. Jika hutan yang ada di Indonesia rusak semuanya, apakah yang akan
terjadi?
3. Tuliskan cara-cara melestarikan tumbuhan dan hewan!
4. Jelaskan bagaimana pestisida dapat termakan oleh manusia?
5. Kebutuhan pokok manusia adalah tumbuhan dan hewan. Bagaimana
caranya agar tumbuhan dan hewan tetap ada?

22

BAB IV
PELESTARIAN JENIS MAKHLUK HIDUP
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
4. Memahami pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk
mencegah kepunahan
B. Kompetensi Dasar
4.1 Mengidentifikasi jenis hewan dan tumbuhan yang mendekati
kepunahan
4.2 Mendeskripsikan pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk
perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan kehidupan masyarakat
C. Indikator
4.1.1 Mengidentifikasi jenis tumbuhan yang mendekati kepunahan
4.1.2 Mengidentifikasi jenis hewan yang mendekati kepunahan
4.1.3 Menjelaskan tujuan pelestarian hewan dan tumbuhan
4.2.1 Menjelaskan pentingnya pelestarian makhluk hidup
4.2.2 Menyebutkan manfaat pelestarian alam bagi kehidupan masyarakat

II.

Ringkasan Materi
Makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan.
Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia.
Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air Indonesia ini,
antara lain harimau Sumatra, macan tutul Jawa, jalak Bali, buaya
Sinyulong, orang utan, bekatan, anoa, maleo, dan terumbu karang.
Tumbuhan di Indonesia yang mulai langka, misalnya bunga Rafflesia,
kayu manis, rotan, mangrove, anggrek hitam, pohon kosambi, meranti,
dan damar.
Makhluk hidup harus dijaga kelestariannya supaya tidak punah.

23

Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang
mempunyai fungsi pokok sebagai tempat pengawetan keanekaragaman
tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya.
Hutan konservasi terdiri atas kawasan hutan suka alam dan kawasan
hutan pelestarian alam.
Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu cagar alam dan
suaka margasatwa.
Kawasan pelestarian alam dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu taman
nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam.
Pelestarian hewan dan tumbuhan dapat dilakukan dengan pelestarian
in situ dan ex situ.
1. Pelestarian in situ dilakukan di tempat aslinya.
2. Pelestarian ex situ dilakukan di luar tempat aslinya.

24

III.

Soal Latihan

A. Pilihlah jawaban yang benar!


1. Di antara tumbuhan di bawah ini yang merupakan kebutuhan pokok bagi
manusia adalah . . . .
a. kayu ulin

c. tanaman padi

b. pinus

d. teratai

2. Hewan di bawah ini merupakan hewan langka, kecuali . . . .


a. harimau Sumatra
b. buaya Seyulong
c. burung pipit
d. anoa
3. Tumbuhan di bawah ini yang merupakan tumbuhan langkah adalah . . . .
a. eceng gondok
b. teratai
c. pohon mangga
d. pohon damar
4. Kasturi kepala hitam terdapat di daerah . . . .
a. Jawa

c. Sumatra

d. Papua

d. Bali

5. Anoa, maleo, dan burung rangkong terdapat di . . . .


a. Pulau Kalimantan
b. Pulau Jawa
c. Pulau Sulawesi
d. Nusa Tenggara

25

6.

Dari gambar di atas yang termasuk tumbuhan dan hewan langka adalah nomor
....
a. 1 dan 3

c. 2 dan 3

b. 1 dan 4

d. 2 dan 4

7. Kawasan hutan dengan ciri khas tertentu dan mempunyai fungsi pokok
sebagai tempat pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta
ekosistemnya dinamakan . . . .
a. hutan konservasi
b. hutan bakau
c. hutan hujan tropis
d. hutan belantara
8. Cagar alam yang terdapat di Kalimantan Selatan, yaitu cagar alam . . . .
a. Rimbo Panti
b. Kendawangan
c. Muara Kaman
d. Teluk Apar
9. Suka Margasatwa Tanjung Batikolo terdapat di . . . .
a. Nusa Tenggara

c. Kalimantan

b. Sumatra

d. Sulawesi

10. Hutan pelestarian alam dibagi menjadi 3 wilayah sebagai berikut, kecuali . . . .
a. cagar alam
b. taman nasional

26

c. taman hutan raya


d. taman wisata alam
B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!
1. Salah satu contoh taman laut adalah taman laut . . . .
2. Bertambahnya jumlah manusia dan sering terjadinya bencana alam
menyebabkan tumbuh dan hewan ternak menjadi langka dan hampir . . . .
3. Buaya Sinyulong semakin langka akibat kebakaran dan pembukaan lahan
di habitatnya berupa . . . .
4. Bunga terbesar di dunia adalah . . . .
5. Cagar alam Krakatau terdapat di Pulau . . . .
C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Mengapa manusia sangat bergantung pada hewan dan tumbuhan?
Jelaskan!
2. Hewan apa saja yang keberadaannya di Indonesia sudah langkah dan
hampir punah? Sebutkan!
3. Tumbuhan apa saja yang keberadaannya di Indonesia sudah langka dan
hampir punah? Sebutkan!
4. Apakah tujuan dibangunnya kawasan hutan konservasi? Jelaskan!
5. Mengapa terumbu karang harus dijaga kelestariannya? Jelaskan!

27

BAB V
SUHU, SIFAT HANTARAN DAN KEGUNAAN BENDA
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
5. Memahami saling hubungan antara suhu, sifat hantaran dan kegunaan
benda
B. Kompetensi Dasar
5.1 Membandingkan sifat kemampuan menghantarkan panas dari
berbagai benda
5.2 Menjelaskan alasan pemilihan benda dalam kehidupan sehari-hari
berdasarkan kemampuan menghantarkan panas
C. Indikator
5.1.1 Membedakan arti konduktor dan isolator
5.1.2 Melakukan percobaan untuk menyelidiki benda yang bersifat sebagai
konduktor dan isolator panas
5.2.1 Mengklasifikasikan alat-alat rumah tangga yang bersifat konduktor
atau isolator
5.2.2 Membuat daftar nama alat-alat rumah tangga yang bersifat
konduktor atau isolator
5.2.3 Membedakan bahan-bahan yang bersifat konduktor atau isolator
melalui pengamatan

II.

Ringkasan Materi
Panas dapat berpindah secara konveksi, radiasi, dan konduksi.
1. Konveksi adalah perpindahan panas disertai perpindahan zat

perantaranya. Contohnya es batu yang mencari dalam air panas.


2. Radiasi adalah perpindahan panas tanpa zat perantara. Contohnya

tubuh terasa hangat saat berada di dekat api ungun.


3. Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara tanpa

disertai perpindahan zat perantaranya. Contohnya ujung sendok

28

yang dimasukkan dalam gelas berisi air panas terasa hangat


meskipun tidak tercelup air ujungnya.
Konduktor panas adalah bahan yang dapat menghantarkan panas.
Contohnya, aluminium dan besi.
Isolator panas adalah bahan yang tidak dapat menghantarkan panas.
Contohnya, kayu dan plastik.
Kegunaan benda yang bersifat menghantarkan panas atau konduktor,
yaitu

untuk

memanaskan,

memasak,

dan

menyetrika.

Untuk

memudahkan pemakaian, benda-benda yang bersifat konduktor diberi


bahan isolator.
Setiap bahan memiliki sifat-sifat yang berbeda. Benda dibuat dari
bahan yang tepat agar sesuai dengan pemanfaatannya.
1. Sifat-sifat bahan karet adalah:
a. elastis,

c. kedap (tidak tembus) air, dan

b. lentur,

d. lengket ketika dipanaskan.

2. Sifat-sifat bahan logam adalah:


a. kuat,
b. keras,
c. dapat menghantarkan panas dan listrik,
d. mudah dibentuk, dan
e. kedap (tidak tembus) air.
3. Sifat-sifat bahan kayu adalah:
a. keras,
b. kuat,
c. dapat menyerap atau melepas air,
d. tidak dapat menghantarkan panas,
e. dapat beresonansi,
f. mudah dibentuk, dan
g. mudah terbakar.
4. Sifat-sifat bahan plastik adalah:
a. ringan,

29

b. tembus pandang (transparan),


c. dapat diberi warna,
d. tidak berkarat,
e. menjadi lunak bila dipanaskan, dan
f. kuat.

30

III.

Soal Latihan

A. Pilihlah jawaban yang tepat.


1. Benda yang bersifat menghantarkan panas adalah . . . .
a. buku tulis

c. sendok logam

b. karet penghapus

d. mangkuk plastik

2. Benda berikut yang berfungsi untuk memanaskan masakan adalah . . . .


a. piring

c. mangkuk plastik

b. panci

d. piring plastik

3. Bahan untuk membuat benda yang bersifat menghantarkan panas atau


konduktor adalah . . . .
a. besi

c. kertas

b. karet

d. kayu

4. Selama pencelupan pensil ke dalam air mendidih, yang akan dirasakan . . . .


a. ujung pensil terasa panas
b. semua bagian pensil akan panas
c. pangkal pensil tidak panas
d. semua pensil tidak panas
5. Pada alat masak di samping ini, bahan yang tidak menghantarkan panas atau
isolator adalah . . . .
a. besi

c. kain

b. kaca

d. plastik

6. Pada gambar di samping isolator ditunjukkan oleh huruf . . . .


a. P dan R
b. R dan Q
c. P dan Q
d. R saja
7. Di antara kelompok isolator dan konduktor berikut yang salah penempatannya
adalah . . . .

31

a. seng

c. Perak

b. Karet

d. Emas

8. Sifat bahan isolator panas adalah . . . .


a. dapat menghantarkan listrik
b. dapat menghantarkan panas
c. tidak dapat menghantarkan panas
d. tidak dapat menghantarkan listrik
9. Benda-benda konduktor sering digunakan untuk alat-alat . . . .
a. masak

c. mandi

b. tulis

d. makan

10. Peralatan makan di meja ini yang tidak menghantarkan panas adalah . . . .
a. mangkuk
b. piring
c. garpu
d. sendok plastik
B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!
1. Benda yang dapat menghantarkan panas disebut . . . .
2. Benda yang tidak dapat menghantarkan panas disebut . . . .
3. Sumber energi yang menghasilkan panas pada setrika adalah . . . .
4. Bahan-bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik contohnya. . ., . . .,
dan . . . .
5. Alat listrik yang bersifat konduktor panas dan dilengkapi isolator

contohnya . . . .

32

C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!


1. Tuliskan alat-alat dapur dan alat rumah tangga yang bersifat konduktor!
2. Apa saja bahan yang bersifat isolator dan konduktor?
3. Bagaimana cara untuk menguji sifat konduktor panas dari suatu benda?
4. Mengapa pegangan wajan diberi kayu atau plastik?
5. Sebutkan apa saja kegunaan benda yang bersifat konduktor panas!

33

BAB VI
PERUBAHAN BENDA
I.

Kompetensi
A. Standar Kompetensi
6. Memahami faktor penyebab perubahan benda
B. Kompetensi Dasar
6.1 Menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan benda (pelapukan,
perkaratan, pembusukan) melalui pengamatan
6.2 Mengidentifikasi

faktor-faktor

yang

menentukan

pemilihan

benda/bahan untuk tujuan tertentu (karet, logam, kayu, plastik) dalam


kehidupan sehari-hari
C. Indikator
6.1.1 Menjelaskan penyebab perubahan benda
6.1.2 Menjelaskan perubahan berbagai benda
6.2.1 Mendeskripsikan sifat-sifat bahan yang digunakan untuk membuat
benda dalam kehidupan sehari-hari
6.2.2 Menjelaskan alasan penggunaan bahan-bahan dalam kehidupan
sehari-hari
II.

Ringkasan Materi
Benda dapat mengalami perubahan diakibatkan faktor pelapukan,
perkaratan, dan pembusukan.
1. Pelapukan adalah proses penghancuran bahan, baik berasal dari
makhluk hidup maupun makhluk tidak hidup yang disebabkan dari
organisme (pelapukan biologis) maupun anorganisme (pelapukan
mekanik). Pelapukan terjadi karena benda terkena air dan jamur pada
waktu yang lama atau disimpan pada tempat lembap. Contohnya, kayu
lapuk dan batu lapuk.

34

2. Perkaratan adalah perubahan pada benda yang terbuat dari besi akibat
interaksi dengan udara (oksigen) dan air pada waktu yang lama.
Kerusakan pada logam lain karena udara (oksigen) disebut korosi.
Contohnya, paku berkarat.

3. Pembusukan adalah proses perubahan benda yang yang berasal dari


makhluk hidup akibat bakteri atau jamur sehingga menjadi rusak dan
berbau. Contohnya, buah-buahan yang membusuk.

35

Jika dipanaskan, benda akan memuai. Jika didinginkan benda akan


menyusut.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda, yaitu suhu,
kelembapan, waktu, dan kuman.

III.

Soal Latihan

A. Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
1. Benda yang dapat mengalami perkaratan adalah . . . .

36

2. Berikut ini yang bukan penyebab perubahan pada benda . . . .


a. perkaratan

c. pelapukan

b. pembusukan

d. pemuaian

3. Pisau di rumah suka berkarat karena disimpan dalam keadaan . . . .


a. kering

c. panas

b. basah

d. dibungkus

4. Pelapukan pada benda-benda dipercepat olah kondisi udara . . . .


a. lembap

c. panas

b. kering

d. dingin

5. Data pengamatan beberapa jeruk adalah sebagai berikut.

Jeruk yang baik untuk dimakan adalah . . . .


a. A dan B c. B dan C
b. A dan C d. D dan B
6. Faktor-faktor berikut dapat mempengaruhi perubahan benda, kecuali . . . .
a. suhu

c. kelembapan

b. waktu

d. warnanya

7. Pakaian akan mudah lapuk jika di dalam lemari keadaannya . . . .


a. wangi

c. lembap

b. kering

d. bersih

8. Daging disimpan di lemari es dengan alasan. . . .

37

a. menghindari lalat

c. agar tetap merah

b. mencegah pembusukan

d. agar membeku

9. Salah satu cara pencegahan pembusukan pada makanan di dalam kemasan


kaleng adalah dengan . . . .
a. pemanasan sedang

c. pemberian ozon

b. pendinginan rendah

d. pengeringan dulu

10. Benda yang dapat mengalami pelapukan jika terkena air terusmenerus
contohnya . . . .

B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan tepat!


1. Pagar besi yang tidak dicat mudah mengalami . . . .
2. Pelapukan pada kayu dapat disebabkan oleh . . . .
3. Roti yang membusuk dapat diamati karena tumbuh . . . .
4. Penyebab pembusukan pada sayuran dapat dihambat dengan . . . .
5. Dinding rumah akan mudah berjamur jika kondisi dinding . . . .
C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Apa yang dimaksud dengan perkaratan pada besi?
2. Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda.
3. Bagaimana caranya agar daging tetap awet jika disimpan lama?
4. Mengapa menyimpan obat harus di tempat sejuk?

38

5. Jelaskan cara menghindari pelapukan pada benda-benda dari kayu dan

kulit!

39

KUNCI JAWABAN
Uji Kompetensi Bab 1

4. Lihat teks

A. Pilihan Ganda

5. Lihat teks

1. c
2. c

Uji Kompetensi Bab 2

3. d

A. Pilihan Ganda

4. b

1. a

5. d

2. d

6. c

3. c

7. a

4. b

8. a

5. b

9. a

6. d

10. a

7. c

B. Isian

8. a

1. panjang

9. c

2. berlendir

10. b

3. mengusir hewan kecil yang

11. a

mengganggu

12. b

4. batang, udara

13. a

5. jarum atau duri

14. d

6. pada paruh terdapat lempeng

15. c

saringan

B. Isian

7. memperluas permukaan tubuh

1. melahirkan

8. nektar

2. bertelur

9. nitrogen, serangga kecil

3. tunas

10. berduri

4. serbuk sari

C. Uraian

5. susu

1. Lihat teks

6. pembuahan

2. Lihat teks

7. penyerbukan

3. Lihat teks

8. alami dan buatan

9. buatan

4. Lihat teks

10. angin, hewan, manusia

5. Lihat teks

C. Uraian
1. Lihat teks

Uji Kompetensi Bab 4

2. Lihat teks

A. Pilihan Ganda

3. Lihat teks

1. c

4. Lihat teks

2. c

5. Lihat teks

3. d
4. d

Uji Kompetensi Bab 3

5. c

A. Pilihan Ganda

6. b

1. d

7. a

2. c

8. c

3. a

9. d

4. b

10. a

5. b

B. Isian

6. a

1. taman laut Bunaken

7. d

2. punah

8. b

3. hutan rawa

9. b

4. Rafflesia

10. c

5. Sumatra

B. Isian

C. Uraian

1. cendana

1. Lihat teks

2. bunga bangkai

2. Lihat teks

3. terumbu karang

3. Lihat teks

4. jati, meranti, kamper

4. Lihat teks

5. gajah

5. Lihat teks

C. Uraian
1. Lihat teks

Uji Kompetensi Bab 5

2. Lihat teks

A. Pilihan Ganda

3. Lihat teks

1. c

41

2. b

Uji Kompetensi Bab 6

3. a

A. Pilihan Ganda

4. d

1. c

5. d

2. d

6. c

3. b

7. c

4. a

8. c

5. b

9. a

6. d

10. d

7. c

B. Isian

8. b

1. konduktor panas

9. c

2. isolator panas

10. a

3. listrik

B. Isian

4. kertas, plastik, kain

1. perkaratan

5. setrika

2. air

C. Uraian

3. jamur

1. Lihat teks

4. menyimpan dalam lamari es

2. Lihat teks

5. lembap

3. Lihat teks

C. Uraian

4. Lihat teks

1. Lihat teks

5. Lihat teks

2. Lihat teks
3. Lihat teks
4. Lihat teks
5. Lihat teks

42

DAFTAR PUSTAKA
Arini N, Situngkir AM, Sutiono. 2004. Sains Modern 1. Jakarta: Widya Utama.
Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Standar Isi Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
Baxter N. 2004. My Book of Science Experiments. Bookmart Limited. Singapore.
Hadiat, dkk. 2003. Alam Sekitar Kita 1 4. Jakarta: Balai Pustaka.
Sriyati S dan Permanasari. 2004. Pengenalan Sains untuk Anak Seri Kehidupan
Dunia Manusia. Jakarta: Tarity Samudra Berlian.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2004. Kamus
Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
__________. 2005. Ensiklopedia Umum untuk Pelajar. Jakarta: Ichtiar Baru Van
Hoeve.
__________. 2007. Ensiklopedia Iptek. Jakarta: Lentera Abadi.
www.bkn.go.id
www.dimages.com
www.dpreview.com
www.filebamby4.blogspot.com
www.markus.nolf.com
www.rarimports.com
www.ristek.go.id
www.varieties.potato.org.uk
www.wikipedia.com
www.wordpress.com

43