Sunteți pe pagina 1din 2

Prinsip kerja sfigmomanometer Termasuk hidrodinamika penerapannya hukum fluida

Pada dasarnya tubuh kita ada organ yang memproduksi getaran. Getaran ini timbul dari aktivitas listrik, misalnya pada jantung, otot, otak, dan lainnya. Pada gerakan paru dan gerakan katup jantung akan menimbulkan getaran bunyi yang bisa ditangkap oleh stetoskop. Aktivitas listrik yang disebutkan juga dapat direkam dan ditampilkan dalam gelombang yang tercatat. Ini yang menjadi prinsip elektrokardiogram untuk jantung, elektromiogram pada otot, dan elektroensefalogram pada otak.

Pada USG dan ekokardiogram menggunakan prinsip alat yang menghasilkan getaran bunyi dan kemudian menyentuh struktur tubuh dan dipantulkan kemudian ditangkap kembali oleh reciever di alat tersebut. Gelombang yang ditangkap ini kemudian ditransformasi menjadi sebuah citra yang ditampilkan dalam layar.

Gelombang Ultrasonik dalam Kesehatan


USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi(250 kHz 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. Ultrasonik

adalah suara atau getaran denganfrekuensi yang terlalu tinggi untuk bisa didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira di atas 20kiloHertz. Hanya beberapa hewan, seperti lumba-lumba menggunakannya untuk komunikasi,sedangkan kelelawar menggunakan gelombang ultrasonik untuk navigasi. Dalam hal ini, gelombang ultrasonik merupakan gelombang ultra (diatas) frekuensi gelombangsuara(sonik). Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan gas. Reflektivitas dari gelombang ultrasonik ini di permukaan cairan hampir sama dengan permukaan padat, tapi pada tekstil dan busa, maka jenis gelombang ini akan diserap. Frekuensi yang diasosiasikan dengan gelombang ultrasonik pada aplikasi elektronik dihasilkan oleh getaran elastis dari sebuah kristal kuarsa yang diinduksikan oleh resonans dengan suatu medan listrik bolak-balik yang dipakaikan (efek piezoelektrik). Kadang gelombang ultrasonik menjadi tidak periodik yang disebut derau (noise), dimana dapat dinyatakan sebagai superposisi gelombang-gelombang periodik, tetapi banyaknya komponen adalah sangat besar. Kelebihan gelombang ultrasonik yang tidak dapat didengar, bersifat langsung dan mudah difokuskan. Jarak suatu benda yang memanfaatkan delay gelombang pantul dan gelombang dating seperti pada sistem radar dan deteksi gerakan oleh sensor pada robot atau hewan.
Cara memasang EKG 1. Pasang semua komponen/kabel-kabel pada mesin EKG 2. Nyalakan mesin EKG

3. Baringkan pasien dengan tenang di tempat tidur yang luas. Tangan dan kaki tidak saling bersentuhan 4. Bersihkan dada, kedua pergelangan kaki dan tangan dengan kapas alcohol (kalau perlu dada dan pergelangan kaki dicukur) 5. Keempat electrode ektremitas diberi jelly. 6. Pasang keempat elektrode ektremitas tersebut pada kedua pergelangan tangan dan kaki. Untuk tangan kanan biasanya berwarna merah, tangan kiri berwarna kuning, kaki kiri berwarna hijau dan kaki kanan berwarna hitam. 7. Dada diberi jelly sesuai dengan lokasi elektrode V1 s/d V6. - V1 di garis parasternal kanan sejajar dengan ICS 4 berwarna merah - V2 di garis parasternal kiri sejajar dengan ICS 4 berwarna kuning -V3 di antara V2 dan V4, berwarna hijau - V4 di garis mid klavikula kiri sejajar ICS 5, berwarna coklat - V5 di garis aksila anterior kiri sejajar ICS 5, berwarna hitam - V6 di garis mid aksila kiri sejajar ICS 5, berwarna ungu 1. Pasang elektrode dada dengan menekan karet penghisap. 2. Buat kalibrasi 3. Rekam setiap lead 3-4 beat (gelombang), kalau perlu lead II panjang (minimal 6 beat) 4. Kalau perlu buat kalibrasi setelah selesai perekaman 5. Semua electrode dilepas 6. Jelly dibersihkan dari tubuh pasien 7. Beritahu pasien bahwa perekaman sudah selesai 8. Matikan mesin EKG 9. Tulis pada hasil perekaman : nama, umur, jenis kelamin, jam, tanggal, bulan dan tahun pembuatan, nama masing-masing lead serta nama orang yang merekam 10.Bersihkan dan rapikan alat