Sunteți pe pagina 1din 2

1. Kapan terjadi peningkatan LED?

LED dijumpai meningkat selama proses inflamasi/peradangan akut, infeksi akut dan
kronis, kerusakan jaringan (nekrosis), penyakit kolagen, rheumatoid, malignansi, dan
kondisi stress fisiologis (misalnya kehamilan). Laju endap darah yang cepat
menunjukkan suatu lesi yang aktif, peningkatan LED) dibandingkan sebelumnya
menunjukkan proses yang meluas, sedangkan Laju Endap Darah (LED) yang menurun
dibandingkan sebelumnya menunjukkan suatu perbaikan.
2. Fungsi Captopril pada pasien SNA?
Captopril merupakan salah satu obat antihipertensi golongan ACE inhibitor yaitu
menghambat kerja angiotensin converting enzyme, akibatnya pembentukan angiotensin ll
terhambat, timbul vasodilatasi. Captopril dapat menjadi antiproteinuria pada SNA.
Mekanisme ACE inhibitor dapat menghambat proteinuria berhubungan dengan
hemodinamik ginjal, terutama pada vasodilatasi post-glomerular. Vasodilatasi ini terjadi
pada arteriol eferen dan tekanan kapiler glomerulus menjadi rendah sehingga filtrasi
glomerulus protein plasma akan menjadi berkurang.
3. Mengapa pada SN terjadi hipoalbuminemia sedangkan pada SNA tidak?
SN disebabkan oleh proses autoimun yang menyerang glomerulus yang menyebabkan
terjadi peningkatan permeabilitas kapiler glomerulus sehingga protein tidak dapat
disaring dengan baik. Hal ini menyebabkan kebocoran kapiler sehingga protein plasma
terutama albumin lolos ke dalam filtrat glomerulus dalam jumlah yang melampaui
kapasitas reabsorbsi tubulus. Albumin yang tidak tersaring ini akan menjadi albuminuria
dan dapat menyebabkan hipoalbuminemia akibat keluarnya albumin dalam jumlah yang
banyak melalui urin. Pada SNA mekanisme yang terjadi berbeda sehingga
4. Perbedaan ISPA karena virus dan bakteri?
5. ISPA karena bakteri dapat ditentukan menggunakan skor Centor. Hasil perhitungan 1