Sunteți pe pagina 1din 3

FORMALIN

Raid Azhar Mawaffaq, 230210160051


Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Universitas Padjadjaran
Jalan Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor, Jawa Barat 45363
Email: raidazhar61@gmail.com

ABSTRACT
Formalin is a colorless solution that smells very rotten. Formalin contains
37 percent formaldehyde in water, ususally plus metanol up to 15 percent as a
preservative. Formalin is known as ingredients Pest killers (disinfectan) and widely
used in industry. Another name of Formaldehyde is formol, methelene aldehyde,
paraforin, morbicid, oxomethane, poluoxymethelyne glycols, methanal, formofom,
superlysoform, formaldehyde, and formalith. The formalin molecular weight is
30.03 with HCOH molecular formula. Because of the smalness of this molecule
makes is easy to absorb and its distribution into cells of the body. The carbonyl
group is very active, can react with the NH2 group of proteins present in the body
to form coumpounds that settles.
Keywords :Colorless, Disinfectan, Formaldehyde, Molecular

PENDAHULUAN Formaldehid adalah bentuk


formalin yang sangat sederhana.
Tujuan dari praktikum ini
Formaldehid bersifat mudah terbakar.
adalah unutk mengidentifikasi
Berbau tajam, tidak berwarna, dan
senyawa formalin dan juga
mudah di polimerisasi pada suhu
mengetahui bagaimana cara
ruang. Formaldehid bersifat larut
melakukan uji kualitatif formalin.
dalam air, aseton, benzene, dietil eter,
Formalin adalah larutan tidak klorofom, dan etanol (IARC, 1982).
berwarna yang baunya sangat
Pemakaian formalin pada
menusuk. Didalam formalin
makanan dapat menyebabkan
mengandung sekitar 37 persen
keracunan pada tubuh manusia.
formaldehid dalam air , biasanya
Gejala yang biasa timbul antara lain
ditambah metanol hingga 15 persen
sukar menelah, sakit perut akut
sebagai pengawet. Formalin dikenal
disertai muntah muntah, mencret
sebagai bahan pembunuh hama
berdarah, timbulnya depresi sususan
(disinfektan) dan banyak digunakan
saraf, atau gangguan peredaran darah.
dalam industri (Astawan, Made,
Konsumsi formalin pada dosis yang
2006)
sangat tinggi dapat mengakibatkan
konvulsi (kejang kejang), kencing
darah , dan muntah darah yang
berakhir dengan kematian. Injeksi Shift Sampel Asal Hasil
formalin dengan dosis 100 gram dapat
mengakibatkan kematian dalam 1 Kerang Superindo Ungu Pekat
waktu 3 jam. Oleh karena itu perlu Darah
dilakukan praktikum uji formalin
2 Ikan Griya Ungu
pada beberapa bentuk makanan.
Kembung Bening
BAHAN DAN METODE
3 Udang Pedagang Sayur Ungu
Praktikum ini dilaksanakan
pada hari senin, 15 mei 2007 pukul Caringin Muda
13.00 WIB di Laboratorium
Bioteknologi Gedung 4 Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan .
Pada praktikum kali ini shift
Alat dan bahan yang
dua menggunakan sampel ikan
digunakan adalah, Alat : gelas ukur,
kembung yang dibeli di Griya. Ikan
hot plate, kertas saring, neraca
terlebih dahulu dicincang dan
analitik, rak tabung, spatula, dan
dagingnya diambil sebanyak 5gr.
tabung reaksi. Sementara bahan yang
Mengikuki prosedur percobaan ikan
digunakan adalah air, AL A, AL
hasil yang dihasilkan setelah sampel
B, kerang, ikan kembung, dan udang.
ditunggu selama 10 menit adalah
Prosedur yang digunakan berwarna ungu bening, yang
adalah Uji kualitatif formalin. menunjukkan bahwa ikan kembung
Langkah langkah prosedur Uji yang dibeli dari Griya positif
kualitatif formalin adalah pertama mengandung formalin.
sampel sebanyak 5gr dicincang,
KESIMPULAN
ditambahkan 20 ml air panas dan
diaduk, tunggu hingga dingin Uji formalin ini bertujuan
kemudian disaring, lalu sebanyak 5ml untuk mengidentifikasi formalin
cairan sampel diambil, ditambahkan dalam suatu bahan pangan dengan
AL A, dan AL B masing- masing menggunakan pereaksi AL A dan
sebanyak 4 tetes, setelah semua AL B. Formalin didalam bahan
prosedur selesai biarkan selama 10 pangan biasa digunakan agar suatu
menit. Hasil positif ditandai dengan bahan makanan tetap segar dan tidak
terjadinya perubahan cairan sampel mudah membusuk. Penggunaan
menjadi ungu. formalin yang berlebihan dapat
menyebabkan berbagai penyakin bagi
HASIL DAN PEMBAHASAN
kita yang mengkonsumsinya. Dari
Tabel 1. Hasil Percobaan Uji data hasi yang didapatkan tiap shift,
Formalin dari Semua Shift sampel yang paling banyak terdapat
formalin adalah sampel kerang darah
yang dibeli dari Superindo, diketahui
dengan perubahan warnanya yang
menjadi ungu pekan setelah
mengikuti prosedur percobaan yang
dilakukan dalam Uji Kualitatif
Formalin.
DAFTAR PUSTAKA
Astawan, M., 2006. Membuat
Mie dan Bihun. Jakarta:
Penebar Swadaya.
International Agency for Research on
Cancer ( IARC). 1982. Some
Industrias Chemicals and
Drystuffs. IARC Monograph.