Sunteți pe pagina 1din 1

Ameloblastoma Peripheral (Extraosseous)

Ameloblastoma peripheral ini hanya 1%-4% kejadian yang ditemukan dari


keseluruh kasus ameloblastoma. Tumor ini mungkin terbentuk dari sisa-sisa epitel
odontogenik dibawah mukosa oral atau dari sel basal epitelial dari permukaan
epithelium. Secara histopatologi memiliki gambaran yang sama dengan bentuk
intraosseous dari ameloblastoma.
Clinical Features
Biasanya gambaran klinis tumor ini adalah tanpa rasa nyeri, lesi pada gusi atau
lesi pada mukosa alveolar. Gambaran klinis tumor ini tidak spesifik, dan kebanyakan
lesi secara klinis dianggap sebagai fibroma atau granuloma piogenik. Diameter lesi
lebih kecil dari 1,5 cm. Ditemukan pada pasien dengan rentang usia yang cukup luas
namun kebanyakan terjadi pada usia setengah baya.
Ameloblastoma peripheral sering ditemukan pada mukosa gingival dan alveolar
posterior dan juga sering terjadi pada daerah mandibula daripada daerah maksila.
Dalam beberapa kasus, tulang alveolar superfisial menjadi sedikit terkikis, namun
keterlibatan tulang yang signifikan tidak terjadi.
Histopathologic Features
Secara histopatologi ameloblastoma peripheral terlihat pulau-pulau epitel
ameloblastik pada lamina propria. Poliferasi sel-sel epitel dapat terlihat seperti tipe
ameloblastoma intraosseus yaitu tipe pleksiform dan folikuler. Keterlibatan tumor ini
dengan lapisan permukaan epitel basal terlihat pada kasus sekitar 50%. Ini mungkin
terjadi karena tumor berasal dari lapisan epitel basal dalam beberapa kasus, namun
pada kasus lain tumor dapat berkembang di jaringan ikat gingiva dan bergabung
dengan permukaan epitel.
Treatment dan Prognosis
Tidak seperti ameloblastoma intraosseus, ameloblastoma pheripheral
menunjukan perilaku klinis yang tidak berbahaya. Pasien merespon bedah lokal eksisi
dengan baik. Meskipun telah tercatat sebanyak 15% - 20% kasus ameloblastoma
pheripheral rekuren terjadi, namun bedah lokal eksisi yang lebih lanjut hampir selalu
menghasilkan penyembuhan. Beberapa contoh yang telah dilaporkan ameloblastoma
pheripheral dapat berubah menjadi malignant, tapi ini jarang terjadi.