Sunteți pe pagina 1din 34

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

OLEH :
Dra. BUDI ISNANIK, M.Pd.
NIP : 19661225 199403 2 003

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1
SRAGEN
Jalan Ronggowarsito, Sragen Kode Pos 57214
Telepon 0271-891163 Faksimile 0271 – 891328 Email : sim_smkn1srg@yahoo.co.id
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Illahi Robbi penyusunan


Laporan Evaluasi Program Kerja SMK Negeri 1 Sragen Tahun 2016/2017 telah
selesai.
Adapun tujuan dari penyusunan laporan evaluasi program kerja sekolah
ini adalah untuk melihat program-program yang telah terlaksana dan yang
belum terlaksana sebagai bahan pertimbangan dan masukan dalam pembuatan
program kerja tahun berikutnya. Hal ini dimaksudkan agar program kerja yang
akan datang dapat tersusun dan terlaksana lebih sempurna.
Dalam penyusunan laporan evaluasi ini tentunya masih banyak
kekurangan, dan kelemahan. Oleh karena itu, saran dan masukan-masukannya
dari semua pihak sangat diharapkan demi perbaikan pada masa mendatang.
Akhirnya, mudah-mudahan laporan evaluasi program kerja ini dapat
bermanfaat. Amiin !

Sragen, Agustus 2017


Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Program sekolah merupakan suatu pedoman, petunjuk arah, dan
penggerak yang menentukan semua aktivitas yang ada di sekolah. Bermutu
atau tidaknya suatu kegiatan sekolah sangat tergantung pada program
yang dibuat. Apabila program sekolahnya baik maka kegiatan-kegiatan
sekolahnya pun akan baik, dan begitu pula sebaliknya apabila program
sekolahnya tidak bermutu maka sudah barang tentu kegiatan-kegiatan
sekolahnya tidak akan bermutu pula. Berkaitan dengan program sekolah ini
sangat berkaitan dengan ketercapaian tujuan pendidikan. Perlu diketahui
bahwa semua kegiatan yang dilakukan di sekolah yang merupakan realisasi
dari program sekolah yang telah dibuat, semua itu harus bermuara pada
satu titik yakni tercapainya tujuan pendidikan sebagaimana yang
diharapkan.
Berdasarkan pada uraian di atas tampak jelas bahwa program sekolah
sangat penting dalam dunia persekolahan. Oleh karena itulah, mengingat
pentingnya program sekolah, maka untuk menjaga mutu dan
pengembangannya ke arah yang lebih baik, program sekolah ini harus
selalu dievaluasi secara berkelanjutan. Sehingga dengan dilakukannya
evaluasi yang kontinyu, dari waktu ke waktu program sekolah akan
semakin bermutu. Dari hasil evaluasi inilah, dapat dilakukan perbaikan-
perbaikan, pengembangan, dan peningkatan program sekolah sehingga
akan semakin sempurna sesuai dengan tuntutan dan harapan dalam
rangka mencapai tujuan pendidikan. Dikemukakan oleh Akhmad Sudrajat
(3 Februari 2010, Tersedia : akhmadsudrajat.wordpress.com) bahwa
evaluasi program di sekolah dapat berfungsi untuk dijadikan sebagai feed
back dalam rangka memperbaiki dan mengembangkan program, serta
dapat memberikan informasi tentang perkembangan dan ketercapaian
program untuk selanjutnya digunakan untuk meningkatkan mutu program
berikutnya.
Sesuai dengan uraian-uraian di atas itulah pada kesempatan ini
dilakukan evaluasi terhadap program kerja sekolah yang telah dibuat di
SMK Negeri 1 Sragen pada tahun pelajaran 2016/2017.
B. Tujuan
Tujuan dilakukannya evaluasi program sekolah ini adalah :
1. Sebagai diagnosa untuk mengetahui program-program yang tidak
tepat atau masih kurang bermutu yang selanjutnya dijadikan dasar
untuk melakukan perbaikan-perbaikan, dan sekaligus untuk
mengetahui program-program sekolah yang telah dipandang baik
sehingga perlu terus dikembangkan.
2. Untuk mengetahui hambatan, kelemahan, dan masalah yang
menyebabkan tidak tercapainya program kerja sekolah sehingga akan
memudahkan langkah kerja tahun berikutnya.
3. Untuk menjaga mutu program sekolah agar semakin baik dan tetap
up to date sesuai dengan keberadaan siswa dan juga relevan dengan
tuntutan masyarakat yang selalu berkembang dengan cepat.

C. Sasaran
Sasaran dalam pelaksanaan evaluasi ini adalah tertuju pada semua
program kerja tahunan SMK Negeri 1 Sragen yang mencakup 8 standar
pendidikan, yaitu : Standar Proses, Standar Isi, Standar Kelulusan, Standar
Sarana Dan Prasarana, Standar Penilaian, Standar Penilaian, Standar
Pengelolaan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
BAB II
PROFIL SEKOLAH

A. Visi
Visi SMK Negeri 1 Sragen adalah : ”Terwujudnya Insan Yang
Berakhlak Mulia, Cerdas Dalam Iq, Eq Sq Dan Peduli Terhadap
Lingkungan Agar Mampu Bersaing Secara Global”

B. Misi :
1. Membentuk warga sekolah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia
dan berbudi pekerti luhur dengan mengembangkan sikap dan perilaku
religius baik di dalam sekolah maupun diluar sekolah;
2. Mengembangkan budaya gemar membaca, rasa ingin tahu,
bertoleransi, bekerjasama, saling menghargai, displin, jujur, kerja
keras, kreatif dan inovatif;
3. Meningkatkan nilai kecerdasan, cinta ilmu dan keingin tahuan peserta
didik dalam bidang akademik maupun non akademik;
4. Menciptakan suasana pembelajaran yang menantang, menyenangkan,
komunikatif, tanpa takut salah, dan demokratis;
5. Mengupayakan pemanfaatan waktu belajar, sumber daya fisik, dan
manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan
peserta didik;
6. Menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan, cinta damai, cinta
tanah air, semangat kebangsaan, dan hidup demokratis;

C. Tujuan
Tujuan sekolah yang ingin dicapai adalah :
1. Mewujudkan tamatan yang berakhlak mulia, berkepribadian luhur,
mampu beradaptasi, berkualitas, dan mampu menjawab semua
tantangan zaman dan mewujudkan sekolah yang terpercaya dalam
menghasilkan tenaga yang trampil dan professional di bidangnya;
2. Mendidik Sumber Daya Manusia yang mempunyai etos kerja dan
kompetensi berstandar nasional dan bahkan internasional;
3. Membekali peserta didik dengan keterampilan hidup agar mampu
mandiri, ulet, gigih, serta memiliki mental dan daya tahan;
4. Membekali peserta didik agar mampu mengembangkan diri, karir, dan
berkompetisi, beradaptasi, melalui jenjang pendidikan yang lebih
tinggi;
5. Mendidik peserta didik yang menjadi manusia yang beriman,
bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, beraklak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif dan mandiri;
6. Membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan memberantas
pengangguran;
7. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengacu pada
SPM (standard pelayanan Minimal);
8. Mengoptimalkan sumber daya pendidikan untuk meningkatkan mutu
pembelajaran;
9. Mewujudkan lingkungan yang bersih sehat hijau sehingga terjaga
keseimbangan alam dilingkungan sekolah dan sekitarnya;
10. Mendidik peserta didik untuk ramah lingkungan;

D. Pelaksanaan Program Kerja Sekolah Tahun 2016-2017


Dalam poin ini akan membahas tentang pelaksanaan program kerja
sekolah tahun 2016/2017 yang secara umum meliputi :
1. Bidang Kurikulum
Bidang Kurikulum, menyangkut masalah teknis edukatif dan kegiatan
belajar mengajar.
2. Bidang Kesiswaan
Bidang Kesiswaan, didalamnya termasuk administrasi siswa, kegiatan-
kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, keterampilan, kesenian dan
olah raga.
3. Bidang Ketenagaan
Bidang Ketenagaan meliputi tenaga guru, tenaga Tata Usaha, Penjaga
Sekolah, Petugas Labotarium, Petugas Perpustakaan, BP, UKS, dan
sebagainya.
4. Sarana dan Prasarana
Sarana dan Prasarana, sarana mencakup alat-alat yang digunakan
untuk administrasi, Kegiatan Belajar Mengajar, Penelitian dan
sebagainya. Dalam Standar Sarana dan Prasarana bahkan diwajibkan
bahwa setiap sekolah harus memiliki sarana yang mencakup perabot,
peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar
lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan
untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. Sedangkan tentang prasarana dikemukakan bahwa
setiap satuan pendidikan diwajibkan memiliki prasarana yang meliputi
lahan, ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU,
ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang
unit produksi, ruang kantin, tempat berolah raga, tempat beribadah,
tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang lain yang diperlukan
untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. (PP No. 19 Tahun 2005 pasal 42 ayat 1 dan 2).
5. Humas
Hubungan kerja sama dengan masyarakat, meliputi komunikasi
dengan masyarakat, intansi-intansi lain, dalam rangka sosialisasi
sekolah, maupun dalam usaha peningkatan partisipasi masyarakat
untuk menunjang kelancaran kegiatan sekolah.
6. Keuangan
Pembiayaan menyangkut keperluan-keperluan dana, sumber-sumber
dana, pengelolaan dana, dan pelaporannya.
7. Manajemen
Manajemen dimaksud di sini adalah pengelolaan terhadap ke enam
poin bidang program kerja sebagaimana tercantum di atas. Kegiatan-
kegiatan yang dilakukan dalam pengelolaan itu mencakup
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan
evaluasi (planning, organizing, actuating, controlling, evaluating).
Melalui pengelolaan ini semua sumber daya yang ada akan
berdayaguna secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan
pendidikan sebagaimana yang diharapkan.

Lebih jelasnya rincian Program Kerja SMK Negeri 1 Sragen pada tahun
2016/2017 yang sudah dilaksanakan dituangkan dalam tabel sebagai berikut :
RINCIAN PROGRAM KERJA SMK NEGERI 1 SRAGEN
TAHUN 2016/2017

BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


1. Kurikulum 1.1 Penyusunan Kurikulum sekolah Memiliki dokumen kurikulum sekolah yang - Standar Isi
lengkap (dokumen 1, 2, dan 3). (Permendiknas No.
22 tahun 2006)
- SKL (Permendiknas
No. 23 Tahun 2006)
1.2 Pelaksanaan Kegiatan Belajar Terciptanya pembelajaran aktif, inovatif, Standar Proses
Mengajar kreatif, efektif, dan menyenangkan. (Permendiknas No. 41
Tahun2007)
1.3 Pelaksanaan Penilaian 1.3.1 Terlaksannya test formatif, sumatif, Standar Penilaian
dan UN/US. Pendidikan
(Permendiknas No. 20
1.3.2 Tersedianya bank soal yang bermutu.
Tahun 2007
1.3.3 Memiliki dokumen penilaian yang rapi.

2. Kesiswaan 2.1 Penerimaan Peserta Didik Baru 2.1.1 Adanya pedoman PPDB yang jelas.
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


2.1.2 Terlaksananya sistem PPDB yang - Standar Isi
teratur. (Permendiknas No.
2.1.3 Terlaksananya masa orientasi peserta
22 tahun 2006)
didik baru secara efektif dan efisien.
- SKL (Permendiknas
2.2 Pelaksanaan Penilaian Diketahuinya kemampuan dan karakteristik
No. 23 Tahun 2006)
peserta didik.
2.3 Pelaksanaan Bimbingan dan Teratasinya masalah-masalah yang dihadapi - Standar Proses
Penyuluhan peserta didik. (Permendiknas No.
2.4 Pelaksanaan ekstra kurikuler 2.4.1 Tumbuhnya semangat dan kreativitas 41
(Pramuka, Olah Raga, Kesenian, siswa sesuai dengan bakat dan Tahun2007)
dan Keterammpilan) minatnya.
2.4.2 Peserta didik memiliki keterampilan
sesuai dengan bakat dan minatnya.
2.5 Pengusulan beasiswa Siswa menerima beasiswa atau Bagus.
2.6 Pelaksanaan Pengembangan bakat Terlaksananya ekstrakurikuler dan pentas
siswa seni
2.7 Penyusunan Administerasi Tersusunnya administerasi kesiswaan yang
Kesiswaan lengkap dan rapi.
5. Ketenagaan 5.1 Pendidik : Standar Pendidik dan
5.1.1 Pembagian tugas guru. Adanya tugas guru yang jelas dan tepat. Tenaga Kependidikan
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


6.1.1 Pembinaan guru melalui Guru memahami dan menyadari akan tugas (Permendiknas No. 16
supervisi. dan tanggung jawabnya. tahun 2007)
7.1.1 Peningkatan profesionalisme 3.1.3.1 Guru mengikuti diklat, penataran, dll.
guru. 3.1.3.2 Guru memahami kompetensi guru
dan melaksanakannya dalam
keseharian.
8.1.1 Pengusulan kenaikan Naiknya pangkat dan kesejahteraan guru.
pangkat guru
9.1.1 Pengusulan tunjangan Diterimanya TPP bagi guru PNS dan insentif
kesejahrteraan guru. bagi guru tidak tetap
10.1 Tenaga Kependidikan :
10.1.1 Peningkatan profesionalisme 3.1.3.1 Terlaksananya diklat, penataran, dll.
tenaga kependidikan. 3.1.3.2 Dipahaminya kompetensi kepala
sekolah dan melaksanakannya dalam
keseharian.
3.2.2 Pengusulan kenaikan Naiknya pangkat dan kesejahteraan tenaga
pangkat tenaga kependidikan (dalam hal ini kepala sekolah).
kependidikan.
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


4. Sarana dan 4.1 Pemeliharaan sarana dan Adanya sarana dan prasarana yang terawat
Prasarana prasarana. dengan baik.
4.2 Usul penambahan sarana Tersedianya sarana meubelair yang layak.
meubelair.
4.3 Usul pengadaan sarana Tersedianya sarana keterampilan handcraft
keterampilan handcraft. yang lengkap.
4.4 Penambahan buku-buku Tersedianya sarana buku-buku sumber dan
pembelajaran. buku pedoman yang diperlukan dalam
melaksanakan pembelajaran.
4.5 Pengembangan program 6 K Terwujudnya keamanan dann kenyamanan
(keamanan, kebersihan, ketertiban, sekolah untuk berlangsungnya proses
keindahan, kekeluargaan, dan pembelajaran.
kerindangan).
4.6 Pembuatan administerasi sarana Terinventarisasinya sarana dan prasarana
dan prasarana. yang dimiliki sekolah dengan baik.
5. Humas 5.1 Koordinasi rutin dengan yayasan. Terwujudnya hubungan yang harmonis Standar Pengelolaan
dengan yayasan. (Permendiknas No. 19
5.2 Meningkatkan hubungan dengan Adanya kerjasama dan dukungan dari tahun 2007)
instasi-instansi terkait. instansi-instansi terkait.
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


5.3 Melaksanakan sosialisasi sekolah Meningkatnya pemahaman dan kesadaran
ke masyarakat. masyarakat akan pengtingnya pelayanan
pendidikan
5.4 Berpartisipasi dalam kegiatan- Adanya kerjasama dan dukungan dari
kegiatan lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, pemerintahan setempat,
pemerintahan setempat, dan dan instansi terkait di tingkat daerah.
instansi terkait di daerah.
6. Keuangan 6.1 Penyusunan RAPBS Adanya rencana pembelanjaan yang jelas Standar Pembiayaan
dan tepat.
6.2 Pengusulan dana BOS Terealisasinya penyediaan dana dari BOS.
6.3 Menentukan biaya pembelanjaan Pembelanjaan dana sesuai dengan
sesuai dengan RAPBS yang telah peruntukannya sesuai dengan RAPBS yang
dibuat. . telah ditetapkan.
6.4 Penyusunan LPJ Terwujudnya pengelolaan dana yang
transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.
7. Manajemen 7.1 Pengelolaan kurikulum. Terlaksananya pengembangan kurikulum Standar Pengelolaan
Sekolah sekolah yang sesuai dengan prinsip-prinsip (Permendiknas No. 19
kurikulum mengacu pada tuntutan Standar tahun 2007)
Nasional Pendidikan.
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM

(1) (2) (3) (4)


7.2 Pengelolaan kesiswaan. Terealisasinya pengelolaan kesiswaan yang
teratur dan sistimatis.
7.3 Pengelolaan ketenagaan. Terpenuhinya tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan yang profesional.
7.4 Pengelolaan sarana dan prasarana. Meningkatnya ketersediaan dan pemanfaatan
sarana dan prasarana secara optimal.
7.5 Pengelolaan humas. Terwujudnya hubungan sekolah dan
masyarakat yang harmonis dan bersinergi
dalam mendukung pengembangan
pendidikan di sekolah.
7.6 Pengelolaan keuangan. Terpenuhinya kebutuhan keuangan dengan
pendayagunaan yang terencana, tepat
sasaran, dan transparan, serta akuntabel.
PROGRAM KERJA SEKOLAH DAN ALOKASI WAKTU PELAKSANAAN
SMK NEGERI 1 SRAGEN
TAHUN 2016/2017

SEMESTER I SEMESTER II

Februari
September

Oktober

Nopember

Desember

Maret
Juli

Januari

April

Mei

Juni
Agustus
NO
KOMPONEN PROGRAM KETERANGAN
.

(10 (11 (12 (13 (14


(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (15)
) ) ) ) )
I BIDANG KURIKULUM
1.1 Penyusunan Kurikulum sekolah Terlaksana dengan baik
( Dokumen I, Dokumen II, dan √ dan perlu lebih
Dokumen III) disempurnakan lagi
1.2 Pelaksanaan Kegiatan Belajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
Mengajar
1.3 Pelaksanaan Penilaian (formatif, Terlaksana dengan baik
sumatif, dan UN/US) √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ dan perlu lebih
ditingkatkan
II BIDANG KESISWAAN
2.1 Penerimaan Peserta Didik Baru √ Terlaksana dengan baik
2.2 Pelaksanaan Penilaian √ Perlu ditingkatkan lagi
2.3 Pelaksanaan Bimbingan dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu ditingkatkan lagi
Penyuluhan
2.4 Pelaksanaan ekstra kurikuler
(Pramuka, Olah Raga, Kesenian, dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Terlaksana dan perlu
Keterammpilan) terus dikembangkan
2.5 Pengusulan beasiswa √ √ Terealisasi dengan baik
2.6 Pelaksanaan Pentas seni √ √ Terlaksana dengan baik
2.7 Penyusunan Administerasi Kesiswaan √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
III BIDANG KETENAGAAN
3.1 Pendidik :
3.1.1 Pembagian tugas guru . √ Terlaksana dengan baik
3.1.2 Pembinaan guru melalui √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
supervisi.
3.1.2 Peningkatan profesionalisme Terlaksana dengan baik
kinerja guru. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ dan perlu ditingkatkan
terus
3.1.4 Pengusulan kenaikan pangkat √ Terlaksana dengan baik
guru
3.1.5 Pengusulan tunjangan
kesejahrteraan guru. √ √ Terlaksana dengan baik
3.2 Tenaga Kependidikan :
3.2.1 Peningkatan profesionalisme √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
tenaga kependidikan. dan perlu ditingkatkan
terus
3.2.2 Pengusulan kenaikan pangkat Terlaksana dan
tenaga kependidikan. √ √ pelayanan perlu
ditingkatkan lagi
IV BIDANG SARANA DAN PRASARANA
4.1 Pemeliharaan sarana dan prasarana. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
4.2 Usul penambahan sarana meubelair. √ Terealisasi dengan baik
4.3 Usul pengadaan sarana keterampilan √ Terealisasi dengan baik
handcraft.
4.4 Penambahan buku-buku √ √ Terlaksana dengan baik
pembelajaran.
4.5 Pengembangan program 6 K Perlu dipertahankan dan
(keamanan, kebersihan, ketertiban, √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ dikembangkan lebih baik
keindahan, kekeluargaan, dan
kerindangan).
4.6 Pembuatan administerasi sarana dan √ √ Perlu dipertahankan dan
prasarana. ditingkatkan
V BIDANG HUMAS
5.1 Koordinasi rutin dengan yayasan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Berjalan dengan baik
5.2 Meningkatkan hubungan dengan Perlu dipertahankan dan
instasi-instansi terkait. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ ditingkatkan
5.3 Melaksanakan sosialisasi sekolah ke Perlu dikembangkan
masyarakat. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ terus menerus dan lebih
baik
5.4 Berpartisipasi dalam kegiatan- Terlaksana dengan baik
kegiatan lingkungan sekolah dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ dan perlu dipertahankan
pemerintahan setempat, dan instansi
terkait di daerah.
VI BIDANG KEUANGAN
6.1 Penyusunan RAPBS √ Terlaksana dengan baik
6.2 Pengusulan dana BOS √ √ √ √ Terealisasi dengan baik
6.3 Menentukan biaya pembelanjaan Terlaksana dengan baik
sesuai dengan RAPBS yang telah √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dibuat. .
6.4 Penyusunan LPJ √ √ √ √ Terlaksana dengan baik
VII BIDANG MANAJEMEN SEKOLAH
7.1 Pengelolaan kurikulum. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan
7.2 Pengelolaan kesiswaan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan
7.3 Pengelolaan ketenagaan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan
7.4 Pengelolaan sarana dan prasarana. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan
7.5 Pengelolaan humas. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan
7.6 Pengelolaan keuangan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Perlu terus ditingkatkan

BAB III
EVALUASI

A. Deskripsi Hasil

NO. KOMPONEN PROGRAM DESKRIPSI KEBERHASILAN PROGRAM

I BIDANG KURIKULUM
1.1 Penyusunan Kurikulum sekolah Tersusunnya kurikulum sekolah mencakup Kurikulum Dokumen I, Dokumen II,
( Dokumen I, Dokumen II, dan Dokumen dan Dokumen III. Perlu ada penyempurnaan lebih baik lagi, agar lebih relevan
III) dengan keadaan individu siswa ABK dan harapan masyarakat.

1.2 Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Para guru telah melaksanakan KBM yang berorientasi pada PAIKEM.
1.3 Pelaksanaan Penilaian (formatif, sumatif, Terlaksananya penilaian yang sudah terencana, baik ulangan harian, UTS, UAS,
dan UN/US) dan UN/US. Dan diikuti dengan analisis hasil evaluasi untuk ditindaklanjuti
dengan program perbaikan atau pengayaan.
II BIDANG KESISWAAN
2.1 Penerimaan Peserta Didik Baru Terlaksananya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru yang terencana dengan
baik.
2.2 Pelaksanaan Penilaian Terlaksananya penilaian sebagai dasar untuk memberikan layanan pada siswa,
walaupun instrumen dan pelaksanaannya perlu disempurnakan lagi agar lebih
valid dan comprehensive.
2.3 Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan Bimbingan dan Penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan
program BP yang telah dipersiapkan dan permasalahan yang dialami para siswa.
2.4 Pelaksanaan ekstra kurikuler (Pramuka, Terlaksnanya kegiatan ekstra kurikuler secara rutin, walupun dalam bidang
Olah Raga, Kesenian, dan kesenian perlu dikembangkan lagi dengan melengkapi sarana kesenian yang
Keterammpilan) diperlukan.
2.5 Pengusulan beasiswa Beasiswa terealisasi dengan baik serta memberikan dampak positif kepada para
siswa yakni mendorong untuk lebih rajin ke sekolah.
2.6 Pelaksanaan Rekreasi. Terlaksana sesuai dengan yang diharapkan, yaitu untuk menambah
kebersamaan, dan kekeluargaan semua warga sekolah.
2.7 Penyusunan Administerasi Kesiswaan Telah tersusun dengan baik walaupun perlu lebih dilengkapi lagi untuk dapat
mengkaper
semua hal yang diperlukan oleh para siswa.
III BIDANG KETENAGAAN
3.2 Pendidik :
3.1.1 Pembagian tugas guru . Pembagian tugas guru telah dilaksanakan dengan mengupayakan agar sesuai
dengan kemampuannya (the right man on the right place).
3.1.2 Pembinaan guru melalui supervisi. Terlaksananya class visit dalam rangka pelaksanaan supervisi yang diikuti
dengan evaluasi dan tindak lanjut.
3.2.2 Peningkatan profesionalisme kinerja Terealisasi dengan terwujudnya kegiatan-kegiatan mengikuti progra KKG,
guru. mengikuti diklat-diklat kependidikan dari Dinas Pendidikan Provinsi, dan seminar-
seminar pendidikan, untuk lebih memahami dan mengimplementasikan 4
kompetensi guru (kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan
kompetensi sosial).
3.1.4 Pengusulan kenaikan pangkat guru Terealisasi dengan turunnya SK kenaikan pangkat bagi guru per-Oktober 2017.
3.1.5 Pengusulan tunjangan Diterimanya TPP bagi guru PNS dan diterimanya uang insentif bagi guru tidak
kesejahrteraan guru. tetap tahun anggaran 2017.
3.3 Tenaga Kependidikan :
3.2.1 Peningkatan profesionalisme tenaga Terlaksananya mengikiuti kegiatan KKG, KKKS, diklat, lokakarya, dan workshop
kependidikan. tentang kependidikan, untuk lebih memahami dan mengimplementasikan 5
kompetensi kepala sekolah (kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi,
kewirausahaan, dan kompetensi sosial).
3.2.2 Pengusulan kenaikan pangkat Terlah dilakukannya pengusulan kenaikan pangkat dengan memperoleh nilai KTI
tenaga kependidikan. 4 poin dari 12 poin yang diperlukan, dan telah dilakukan revisi KTI untuk
dilakukan penilaian kembali.
IV BIDANG SARANA DAN PRASARANA
4.1 Pemeliharaan sarana dan prasarana. Terpeliharanya sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.
4.2 Usul penambahan sarana meubelair. Terpenuhinya meubelair sekolah sesuai dengan yang diperlukan.
4.3 Usul pengadaan sarana keterampilan Terpenuhinya peralatan yang diperlukan.
4.4 Penambahan buku-buku pembelajaran. Semakin lengkapnya buku-buku paket pembelajaran dan buku pedoman guru.
4.5 Pengembangan program 6 K (keamanan, Terlaksananya kegiatan-kegiatan untuk mewujudkan program 6 K yaitu dengan
kebersihan, ketertiban, keindahan, kegiatan Jumsih (Jumat bersih), adanya pembagian piket sekolah, dan
kekeluargaan, dan kerindangan). menanamkan sikap wawasan wiyata mandala.
4.6 Pembuatan administerasi sarana dan Tersusunnya adinisterasi sarana dan prasarana.
prasarana.
V BIDANG HUMAS
5.1 Koordinasi rutin dengan DUDI Terjalinnya hubungan yang baik dengan DUDI
5.2 Meningkatkan hubungan dengan instasi- Terjalinnya hubungan dan adanya dukungan dari instansi-instansi dan DUDI
instansi terkait.
5.3 Melaksanakan sosialisasi sekolah ke Dibuatnya spanduk pada awal tahun ajaran, memuat profil dan penjelasan-
masyarakat. penjelasan tentang SMK N 1 Sragen pada majalah pendidikam lokal, serta
mengikuti kegiatan-kegiatan di tingkat kecamatan, Kabupaten, Provinsi.
5.4 Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan Sekolah telah berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh
lingkungan sekolah dan pemerintahan masyarakat atau pemerintahan setempat, seperti pembangunan jalan, acara
setempat, dan instansi terkait di daerah. hari-hari besar nasional dan keagamaan, pengajian, sunatan masa, dan
siskamling.

VI BIDANG KEUANGAN
6.1 Penyusunan RAPBS Tersusunnya RAPBS dengan baik
6.2 Pengusulan dana BOS Terealisasinya dana BOS baik dari pusat maupun dari provinsi.
6.3 Menentukan biaya pembelanjaan sesuai Adanya pembelanjaan yang sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan dalam
dengan RAPBS yang telah dibuat. RAPBS.
6.4 Penyusunan LPJ Tersusunnya LPJ BOS maupun keuangan dari sumber lain sebagai bukti
pemanfaatan dana yang transparan, dan akuntabel.
VII BIDANG MANAJEMEN SEKOLAH
7.1 Manajemen kurikulum. Adanya pelaksanaan kurikulum yang terprogram dan sistematis.
7.2 Manajemen kesiswaan. Lancarnya kegiatan-kegiatan kesiswaan baik kurikuler maupun ekstra kurikuler.
7.3 Manajemen ketenagaan. Adanya ketenagaan yang bekerja sesuai dengan kompetensi dan tupoksinya.
7.4 Manajemen sarana dan prasarana. Adanya pendayagunaan sarana dan prasarana secara baik.
7.5 Manajemen humas. Terjalinnya hubungan yang harmonis, kerjasama dan adanya kemitraan antara
sekolah dan masyarakat.
7.6 Manajemen keuangan. Terencana dan terprogramnya penggunaan dana yang dimiliki sekolah.
B. Pembahasan
Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah
diperlukan upaya yang terus menerus melalui penyempurnaan program
kerja sekolah. Dalam upaya penyempurnaan program sekolah tersebut maka
diperlukan evaluasi program. Evaluasi program ini sebagai bentuk
akuntabilitas kepada pihak-pihak yang berkepentingan yang semestinya
dilakukan setiap akhir semester (PP 19 tahun 2005 pasal 78 butir a). Dari
hasil evaluasi program kerja ini akan diketahui hal-hal mana yang sudah
baik dan perlu dipertahankan, dan hal-hal mana yang harus dilakukan revisi
atau penyempurnaan-penyempurnaan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaa
evaluasi untuk perbaikan program kerja tahun berikutnya, sehingga program
kerja yang dibuat betul-betul mengacu pada Standar Nasional Pendidikan
sebagaimana tertuang dalam PP 19 tahun 2005.
Adapun hasil dari evaluasi program kerja SMK Negeri 1 Sragen Tahun
Pelajaran 2016/2017 akan dibahas pada uraian-uraian berikut.

1. Bidang Kurikulum
Bidang kurikulum sudah dilaksanakan dengan baik yakni mengikuti
ketentuan yang berlaku. Di sini terbukti dengan telah tersusunnya kurikulum
sekolah mencakup Kurikulum Dokumen I, Dokumen II, dan Dokumen III.
Namun demikian tetap perlu ada penyempurnaan yang lebih baik lagi, agar
lebih relevan dengan keadaan individu siswa dan harapan masyarakat.
Para guru telah melaksanakan KBM yang berorientasi pada PAIKEM
(pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) hal
ini sangat perlu guna menarik minat dan motivasi siswa. Dengan
pembelajaran yang menyenangkan tentunya akan mendorong terhadap
keberhasilan KBM sebagaimana yang diharapkan. Dalam pelaksanaan
pembelajaran yang memperhatikan PAIKEM ini tentunya dengan menempuh
berbagai cara mulai dari pengelolaan kelas yang baik, metode, media
pembelajaran, penampilan guru dan sebagainya.
Terlaksananya penilaian yang sudah terencana, baik ulangan harian,
UTS, UAS, dan UN/US. Dan diikuti dengan analisis hasil evaluasi untuk
ditindaklanjuti dengan program perbaikan atau pengayaan.
Hal-hal tersebut di atas perlu terus ditingkatkan sehingga betul-betul
sesuai dengan harapan, dan tuntutan. Bidang kurikulum ini merupakan
unsur yang sangat penting karena semua sumber daya dan fasilitas di
sekolah ditujukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kurikulum yang
bermuara dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam hal masih kurangnya
penggunaan alat peraga pendidikan dalam melaksanakan KBM dengan
berbagai alasannya, ini tetap perlu diupayakan dan dicarikan solusi agar
tetap dalam pelaksanaan KBM ini didukung dengan media pembelajaran.
Begitu pula tentang pelaksanaan analisis hasil evaluasi, dan pelaksanaan
program perbaikan dan pengayaan merupakan program wajib yang harus
dilakukan oleh guru dengan sebaik-baiknya.
Program-program tersebut di atas pada dasarnya sudah dilaksanakan
di SMK Negeri 1 Sragen, namun perlu adanya revisi pada tahun yang akan
datang agar ada penyempurnaan.

2. Bidang Kesiswaan
Bidang kesiswaan di SMK Negeri 1 Sragen pada dasarnya telah
dilaksanakan hal ini dibuktikan dengan terlaksananya sistem Penerimaan
Peserta Didik Baru yang terencana dengan baik. Selain itu juga
dilaksanakannya assessment yang berguna sebagai dasar dalam
memberikan layanan kepada siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran
yang tepat, walaupun instrumen dan pelaksanaannya perlu disempurnakan
lagi agar lebih valid dan comprehensive.
Bimbingan dan Penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik sesuai
dengan program BP yang telah dipersiapkan dan permasalahan yang dialami
para siswa.
Terlaksnanya kegiatan ekstra kurikuler secara rutin, walupun dalam
bidang kesenian perlu dikembangkan lagi dengan melengkapi sarana
kesenian yang diperlukan.
Untuk mendorong motivasi siswa maupun orang tua siswa
diusulkannya program Beasiswa yang hasilnya terealisasi dengan baik,
sehingga memberikan dampak positif kepada para siswa yakni mendorong
untuk lebih rajin bersekolah.
Melalui kegiatan rekreasi bersama guru, siswa, dan orang tua siswa,
terjalinlah kebersamaan, dan meningkatnya rasa kekeluargaan di antara
semua warga sekolah. Nampaknya program ini perlu dipertahankan untuk
terus dilakukan guna menjaga hubungan agar tetap harmonis. Karena
hubungan yang baik ini sangat diperlukan dalam meningkatkan mutu
pendidikan.
Administerasi kesiswaan telah disusun dengan sebaik-baik walaupun
perlu lebih dilengkapi lagi agar betul-betul dapat mengcover semua hal yang
diperlukan oleh para siswa.

3. Bidang Ketenagaan
Bidang ketenagaan di SMK Negeri 1 Sragen pada saat ini masih
bertumpu pada guru saja karena belum ada tenaga-tenaga lainnya. Kalau
ditinjau dari pandangan yang ideal memang keberadaan tenaga seperti ini
sangat kurang mendukung terhadap peningkatan mutu sekolah. Namun bila
ditinjau dari tenaga guru yang ada kualifikasinya sudah baik yakni ditinjau
dari segi akademik maupun dari sudut potensi dan kinerjanya.
Dengan demikian bila dilihat dari kualifiksi akademik pendidik dan
dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Sragen secara umum sudah
memenuhi kualifikasi yang diharapkan.
Pembagian tugas guru telah dilaksanakan dengan mengupayakan
agar sesuai dengan kemampuannya (the right man on the right place).
Terlaksananya class visit dalam rangka pelaksanaan supervisi yang
diikuti dengan evaluasi dan tindak lanjut.
Upaya meningkatkan tenaga yang profesional telah dilakukan melalui
kegiatan-kegiatan progra KKG, mengikuti diklat-diklat kependidikan dari
Dinas Pendidikan Provinsi, dan seminar-seminar pendidikan, untuk lebih
memahami dan mengimplementasikan 4 kompetensi guru yaitu kompetensi
pedagogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial. Penguasaan 4
unsur kompetensi guru ini merupakan syarat yang harus dimiliki oleh guru
yang profesional, itulah sebabnya empat unsur kompetensi ini selalu
ditanamkan kepada para guru agar dipahami dan diwujudkan dalam
tindakan nyata sehari-hari.
Dengan adanya program TPP secara rutin bagi guru PNS dan
diterimanya uang insentif bagi guru tidak tetap tahun anggaran 2017,
sangat sinifikan dapat mendorong semangat, dan kedisiplinan para guru di
SMK Negeri 1 Sragen. Itulah sebabnya program ini sangat wajar bila
dipertahankan atau bakan ditingkatkan.
Untuk peningkatan profesionalisme bagi kepala sekolah maka
kegiatan KKG, KKKS, diklat, lokakarya, dan workshop tentang kependidikan
terus diaktifkan. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya agar kepala sekolah
lebih memahami dan dapat mengimplementasikan 5 unsur kompetensi
kepala sekolah yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi,
kewirausahaan, dan kompetensi sosial. Kompetensi ini sangat penting untuk
dipahami oleh seorang kepala sekolah karena sebagai kepala sekolah
memfunyai fungsi sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor,
leader, inovator, dan motivator (EMASLIM). (E. Mulyasa, 2006 : 98). Dengan
pemahaman yang baik akan kompetensi kepala sekolah tersebut maka
seorang kepala sekolah akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik,
karena hal itu sangat relevan dengan yang dibutuhkan oleh seorang kepala
sekolah dalam menjalankan tupoksinya.

4. Bidang Sarana dan Prasarana


Program sarana dan prasarana merupakan unsur pendukung yang
sangat penting untuk kelancaran pelaksanaan pendidikan di sekolah, namun
penyediaan sarana dan prasarana ini sangat bertalian dengan masalah
pembiayaan. Oleh karena itu sesuai dengan ketersediaan dana di SMK
Negeri 1 Sragen maka bila dibandingkan dengan ketentuan atau standar
yang ada keadaannya masih jauh dari sempurna. Hal ini dapat dilihat pada
data sarana prasarana yang ada di SMK Negeri 1 Sragen yang belum
memiliki ruangan-ruangan kekhususan, dan ruang keterampilan. Sehingga
program ini perlu lebih ditingkatkan lagi sehingga satu saat segala fasilitas
yang diperlukan dapat dipenuhi.
Namun demikian bila melihat program yang dicanangkan pada tahun
2016/2017 sebenarnya sudah terlaksna dengan baik sebagaimana yang
telah diprogramkan seperti pemeliharaan sarana dan prasarana yang
dimiliki sekolah sudah dilaksanakan. Penyediaan meubelair sekolah sudah
sesuai dengan yang diperlukan. Penyediaan peralatan yang diperlukan
sudah terlaksana, demikian pula penyediaan penambahan buku-buku paket
pembelajaran dan buku pedoman guru sudah dilaksanakan.
Kegiatan-kegiatan untuk mewujudkan program 6K di SMK Negeeri 1
Sragen yaitu dengan kegiatan Jumsih (Jumat bersih), adanya pembagian
piket sekolah, dan menanamkan sikap Adiwiyata. Dalam upaya penciptaan
sekolah sebagai lingkungan pendidikan (Adiwiyata) sangat penting bagi
peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dijelaskan dalam buku Pedoman
Pembinaan Kesiswaan PK PLK (Depdiknas : 2006) bahwa sekolah sebagai
tempat diselenggarakannya KBM hal ini akan berfungsi dengan baik apabila
di lingkungan sekolah tersebut suasananya aman, nyaman, tertib dan bebas
dari segala ancaman. Keadaan seperti itu tentunya dapat tercipta dengan
sepenuhnya apabila segala fasilitas yang diperlukan tersedia, tertata, dan
terpelihara dengan baik. Dalam rangka pengembangan wiyata mandala ini
dilakukan program 6K yang realisasinya sebagai berikut :
➢ Keamanan sekolah sudah terpelihara dengan dukungan dari
masyarakat sekitar.
➢ Kebersihan, sekolah dipelihara melalui pembiasaan budaya bersih
dengan kegiatan jumsih, pembagian piket, dan gotong royong untuk
kebersihan sekolah.
➢ Ketertiban, pada umumnya kondisi sekolah dalam keadaan tertib,
siswa dapat mengikuti PBM dalam keadaan tertib dan lancar.
➢ Keindahan, dalam hal ini sekolah telah berusaha menata lingkungan
yang ada agar menarik dan menimbulkan rasa senang dan nyaman
berada di sekolah.
➢ Kekeluargaan, sekolah telah berusaha menciptakan kekeluargaan
antara lain melalui kegiatan-kegiatan bersama seperti rekreasi,
gotong-royong memelihara kebersihan sekolah, saling berkunjung ke
rumah, serta membudayakan senyum, sapa, dan salam.
➢ Kerindangan, sekolah berusaha menciptakan kerindangan dengan
gerakan penanaman pohon pelindung di halaman sekolah.

5. Bidang Humas
Sesuai dengan yang diprioritaskan yaitu sosialisasi guna menjaring
ABK yang ada di masyarakat maka hubungan dengan masyarakat sudah
terjalin dengan baik, walaupun masih perlu peningkatan kerjasama yang
lebih baik sehingga dukungan masyarakat akan sangat membantu untuk
kelancaran pendidikan di sekolah. Dengan DUDI dan pemerintahan
setempat terjalin hubungan yang baik sehingga dengan sukarela
memberikan ijin sebagai tempat PKL bagi siswa SMK Negeri 1 Sragen.
Jalinan komunikasi untuk membina hubungan dengan masyarakat sekitar
sekolah ditempuh dengan jalan ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan
lingkungan, seperti kegiatan pengajian, kegiatan pembangunan jalan
lingkungan, dan kegiatan siskamling di lingkungan sekolah. Kerja sama yang
diperlukan ke depan adalah yang mengarah pada pengembangan
keterampilan siswa terutama dengan dunia kerja, karena hal ini akan sangat
mendukung terhadap program-program keterampilan.
6. 6. Bidang Keuangan
Program bidang keuangan semestinya berujung pada pemenuhan
biaya-biaya yang diperlukan, artinya uang yang ada harus sesuai dengan
kebutuhan sekolah, bukan malah sebaliknya seperti saat ini kebutuhan-
kebutuhan itulah yang harus menyesuaikan dengan uang yang ada,
sehingga fasilitas-fasilitas yang diperlukan belum terpenuhi sebagaimana
mestinya. Kenyataan ini terjadi karena saat ini masalah keuangan hanya
mengandalkan dari uang BOS yang jumlahnya tidak seberapa. Dalam hal
pemenuhan sarana dan prasarana yang dapat dibiayai dari bantuan
pemerintah baik APBD ataupun APBN ini pun sangat terbatas. Dengan kata
lain keadaan keuangan di SMK Negeri 1 Sragen masih belum memenuhi
terget untuk pengembangan sekolah yang bermutu.
Adapun program keuangan yang dilakukan sesuai dengan keadaan
situasi dan kondisi sekolah adalah penyusunan RAPBS, penyediaan dana
yang bersumber dari dana BOS baik dari pusat maupun dari provinsi,
dilakukannya pembelanjaan yang sesuai dengan alokasi yang telah
ditentukan dalam RAPBS, dan sebagai pertanggungjawaban atas
penerimaan dan pengunaan dana BOS maka disusunlah LPJ BOS maupun
keuangan dari sumber lainnya. Sehingga apa yang dituangkan dalam
program kerja sekolah sebenarnya sudah terlaksana dengan baik.

7. Bidang Manajemen
Untuk dapat berdayagunanya semua unsur yang ada dalam program
kerja sekolah seperti kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, sarana dan
prasarana, humas, dan keuangan mutlak harus dimanaje dengan baik, tanpa
manajemen yang baik semua itu tidak akan berarti untuk kemajuan
pendidikan di sekolah. Pada intinya dalam memanaje atau pengelolaan
semua unsur-unsur tersebut di atas adalah mulai dari perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, controling, reporting, evaluating, dan
bajeting pada unsur-unsur yang termasuk pada program kerja sekolah
sebagaimana diuraikan di atas.
Mengingat pernyataan tersebut di atas maka di SMK Negeri 1 Sragen
dilakukan manajemen kurikulum, manajemen kesiswaan, manajemen
ketenagaan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen humas, dan
manajemen keuangan. Dengan manajemen yang baik maka semua program
kerja tersebut dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Dari hasil analisa dari program-program yang telah dilaksanakan
dapat terlihat bahwa ditinjau dari segi keterlaksanaan semua program sudah
dilaksanakan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa program yang
dicanangkan 100 % dapat dilaksanakan.
Selanjutnya dilihat dari segi kualitas ketercapaian program yang
dilaksanakan masih ada yang harus disempurnakan karena terhambat faktor
sarana dan prasarana yang masih kurang, sehingga dapat dikatakan bahwa
ketercapaian dari segi kualitas lebih-kurang baru mencapai 85 %.
Kendala yang nampak untuk peningkatan dan penyempurnaan
pelaksanaan program adalah faktor keuangan yang masih minim dan sarana
prasarana yang masih kurang.

BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
Pada bagian akhir laporan evaluasi program kerja sekolah ini dapat
diambil beberapa simpulan sebagai berikut :
1. Program Kerja Sekolah merupakan implementasi dari visi, misi
dan tujuan sekolah yang telah ditetapkan. Oleh karena itu,
penyusunan Program Sekolah ini harus relevan dengan visi, misi,
serta tujuan sekolah. Program sekolah ini merupakan program
oprasional, yang merupakan kumpulan rencana kegiatan nyata,
sistematis, dan terpadu untuk dilaksanakan di sekolah dalam
rangka mencapai tujuan. Program Sekolah yang dimaksud di atas
adalah Program Tahunan, yakni rencana kegiatan sekolah yang
akan dilaksanakan selama satu tahun pelajaran. Program
Tahunan ini dapat dijadikan sebagai petunjuk dan pedoman
dalam pelaksanaan kegiatan sekolah selama satu tahun pelajaran
agar semua kegiatan di sekolah berlangsung secara efektif dan
efisien.
2. Evaluasi Program Kerja Sekolah disusun sebagai upaya yang
dilakukan oleh sekolah dalam tahap evaluasi keberhasilan
program kerja sekolah ke depan yang tealah dilaksanakan
selama satu tahun ajaran. Evaluasi program kerja sekolah ini
disusun berdasarkan hasil analisa yang mengacu pada Standar
Nasional Pendidikan dengan memperhatikan 8 komponen standar,
kondisi ideal, kondisi real, dan rencana tindak lanjut sebagai
solusi dari kelemahan, kekurangan, dan masalah yang ditemukan.
3. Manfaat yang dapat diambil dari pelaksanaan evaluasi program
kerja sekolah adalah :
a. Sebagai sarana untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada
program sekolah tahun-tahun berikutnya.
b. Sebagai sarana untuk meningkatkan mutu aktivitas sekolah
melalui perbaikian-perbaikan yang berdasar pada temuan
hasil evaluasi program sekolah.
c. Sebagai sarana untuk meningkatkan mutu layanan
pendidikan di sekolah.
4. SMK Negeri 1 Sragen telah mempunyai Visi, misi, dan tujuan
sekolah yang baik hal ini dipandang dari segi relevansinya dengan
apa yang diperlukan oleh peserta didik maupun masyarakat.
Namun dalam pelaksanaan program-program kegiatan untuk
menuju visi, misi dan tujuan sekolah itu masih terkendala oleh
sarana dan prasarana yang masih kurang.
5. Program kerja sekolah di SMK Negeri 1 Sragen mencakup 7
bidang program yaitu : a. Program Kurikulum, b. Program
Kesiswaan, c. Program Ketenagaan, d. Program Sarana dan
Prasarana, e. Program Humas, f. Program Keuangan, dan g.
Program Manajemen.
6. Dari hasil evaluasi diperoleh data bahwa pada dasarnya semua
bidang program yang dicanangkan dapat terlaksana dengan baik.
Hal ini dapat dipahami karena program-program yang dibuat
memperhatikan kondisi real yang ada di sekolah. Namun
demikian bila dibandingkan dengan harapan yang ideal dan
Standar Nasional Pendidikan maka program-program yang dibuat
masih perlu ditingkatkan, seperti halnya masalah ketersediaan
sarana dan prasarana masih kurang memenuhi standar. Itu
semua sebagai akibat ketersediaan keuangan yang masih minim,
sehingga bukannya dana yang mengikuti kebutuhan tetapi
sebaliknya kebutuhan yang harus ditekan agar menyesuaikan
dengan dana yang ada.
7. Dari hasil analisa dari program-program yang telah dilaksanakan
dapat terlihat bahwa ditinjau dari segi keterlaksanaan semua
program sudah dilaksanakan. Dengan demikian dapat dikatakan
bahwa program yang dicanangkan 100 % dapat dilaksanakan.
Selanjutnya dilihat dari segi kualitas ketercapaian program yang
dilaksanakan masih ada yang harus disempurnakan karena
terhambat faktor sarana dan prasarana yang masih kurang,
sehingga dapat dikatakan bahwa ketercapaian dari segi kualitas
lebih-kurang baru mencapai 85%.
8. Kendala yang nampak untuk peningkatan dan penyempurnaan
pelaksanaan program adalah faktor keuangan dan sarana
prasarana yang masih kurang.

B. Rencana Tindak Lanjut


Berdasarkan pada hasil-hasil yang diperoleh dari pelaksanaan evaluasi
maka tindak lanjut yang akan dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Mempertahankan dan meningkatkan program-program yang dipandang
sudah baik dan diperlukan, misalnya dalam pengembangan kurikulum,
program kesiswaan, program ketenagaan dengan lebih mengefektifkan
kegiatan KKG, KKS, serta mengikuti diklat-diklat yang ada, dan
melanjutkan pula program manajemen.
2. Dari hasil analisa program kerja sekolah tahun 2016/2017 yang perlu
dimunculkan pada program mendatang adalah upaya percepatan
penyediaan sarana dan prasarana, karena walau bagaimana pun hal ini
merupakan tuntutan Standar Nasional Pendidikan yang harus diikuti,
dan masalah ini sangat berkaitan dengan peningkatan keberhasilan
program-program lainnya. Masalah penyediaan sarana dan prasarana
ini berkaitan erat dengan masalah keuangan oleh karena itu hal ini
akan dibahas dengan pihak-pihak terkait yaitu yayasan, komite
sekolah, dan para orang tua siswa.
3. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan eavaluasi ini juga akan segera
disusun Program Kerja Sekolah tahun 2017/2018 yang berdasar pada
hasil evaluasi program kerja sekolah 2016/2017, berorientasi ke masa
yang akan datang, serta memperhatikan tuntutan Standar Nasional
Pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA

BNSP, 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ,


Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah , Jakarta : BNSP.

Daryanto, H.M. 2006. Administerasi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Heruizzudin. 2010. Merumuskan Visi, Misi, Tujuan dan Program Sekolah .


Tersedia : Heruizzudin.blogspot.com. [13 April 2010].

Mulyasa, E. 2006. Menjadi Kepala Sekolah Profesional . Bandung : Remaja


Rosdakarya.

Pidarta, Made. 2004. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta : Rineka


Cipta.

Purwanto, M. Ngalim. 2000. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran .


Bandung : Remaja Rosdakarya.

Sudrajat, Akhmad. 2010. Konsep Evaluasi Program Bimbingan dan


Konseling. Tersedia : akhmadsudrajat.wordpress.com. [3 Februari
2010]

Wakhinuddin. 2009. Evaluasi Program dan Lembaga, Evaluasi Hasil Belajar .


Tersedia : wakhinuddin.wordpress.com. [14 Juli 2009].

___________. 2006. Undang-undang RI No. 14 tahun 2005 tentang guru


dan dosen, UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas,
Permendiknas No. 11 tahun 2005 tentang Buku Pelajaran, PP No.
19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan . Bandung :
Citra Umbara