Sunteți pe pagina 1din 1

Amanat Pembina Upacara

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Yang Terhormat Ibu Kepala SMK MIFTAHUL FALAH


Yang Saya hormati Bapak dan Ibu Guru serta Staf TU
Para Siswa dan siswi SMK MIFTAHUL FALAH yang bapak cintai dan bapak banggakan

Sebagai awal kata, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah Swt Tuhan Yang Maha Kuasa, atas
perkenan karunia dan ridlo-Nya, pada hari ini kita dapat menjalankan upacara bendera tanpa halangan
suatu apapun. Sholawat dan salam senantiasa kita curahkan kepada Nabi Besar kita yakni Nabi
Muhammad SAW, para pengikutnya yang soleh dan solehah hingga akhir zaman.

Untuk Amanat upacara hari ini, bapak tidak akan panjang lebar;

1. Bapak ucapkan terimakasih untuk petugas hari ini, dan mudah-mudahan ini menjadi contoh
petugas upacara pada senin yang akan datang sehingga petugas upacara senin depan akan lebih
baiklagi . Demikian halnya peserta upacara harus tetap serius dan hidmat dalam pelaksanaan
upacara, akan menambah semangat patriotisme dan nasionalisme kita kepada Negara
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,

Bapak ingin bertanya apakah kalian tau apa itu kejujuran? Bapak yakin semuanya pada
tau, kejujuran berasal dari kata jujur berarti menyampaikan sesuatu apa adanya. Ada sebuah
peribahasa katakan sebuah kebenaran walaupun itu pahit. Peribahasa itu merupakan isarat bagi
kita yang memberitahukan betapa pentingnya sebuah kejujuran. Tak ada keberhasilan tanpa kerja
keras dan tiada keberhasilan yang bermakna kecuali dengan kejujuran.
Bila kita perhatikan di jaman sekarang, kejujuran sudah mulai luntur atau hilang pada diri
seseorang, terkadang kita sulit untuk mengakui sesuatu ketika seseorang bertanya tentang
kebenaran. Hal kecil ketika uang seseorang jatuh kalian bukannya ngasih tau malah menginjak
uang tersebut di kakinya, mugkin dia akan mengambil uang tersebut ketika tidak ada orang yang
melihat.
Kasus ke dua ketika ulangan apakah kalian mengerjakan dengan jujur bapak yakin tidak
mungkin hanya 10% yang mengerjakan jujur sisa nya mencontek.

Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,

Mari kita intropeksi diri niatkan mulai dari sekarang untuk berkata jujur, percaya kepada
kemampuan yang kalian miliki jangan hanya mengandalkan orang lain.

Mungkin hanya ini yang bisa bpk sampaikan kurang dan lebih bpk minta maaf Terima kasih atas
perhatiannya. Hadanallahu ila sirotim mustakim Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh