Sunteți pe pagina 1din 5

TUGAS

MANAJEMEN UNIT
PELAYANAN RS
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah
“Manajemen Unit Pelayanan Rumah Sakit”
Dosen Pembimbing: dr. Emmy M. Salman, MHA.
Oleh: dr. Keithy Dorothy (20170309001)

PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER


ADMINISTRASI RUMAH SAKIT
UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA
SEPTEMBER 2017
RUMUS GILLIES (MANAJEMEN KEPERAWATAN)

Gillies (1994) menjelaskan rumus kebutuhan tenaga keperawatan di suatu unit


perawatan adalah sebagai berikut:

Jmlh. jam keperawatan dibutuhkan klien/hari x rata-rata klien/hari x jmlh hari/tahun

Jumlah hari/tahun - hari libur masing-masing perawat x jumlah jam kerja tiap perawat

= jumlah keperawatan yang dibutuhkan/tahun

Jumlah jam keperawatan yang diberikan perawat/tahun

= jumlah perawat di satu unit.

Prinsip perhitungan rumus Gillies:

Jumlah jam keperawatan yang dibutuhkan klien perhari adalah:

a. Waktu keperawatan langsung (rata-rata 45 jam/klien/hari) dengan spesifikasi


pembagian adalah:

i. Keperawatan mandiri (self care) = ¼ x 4 = 1 jam.


ii. Keperawatan partial (partial care) = ¾ x 4 = 3 jam.
iii. Keperawatan total (total care) = 1-1,5 x 4 = 4-6 jam.
iv. Keperawatan intensif (intensive care) = 2x4 jam = 8 jam.

b. Waktu keperawatan tidak langsung:

i. Menurut RS Detroit (Gillies, 1994) = 38 menit/klien/hari.


ii. Menurut Wolfe & Young (Gillies, 1994) = 60 menit/klien/hari = 1
jam/klien/hari.
c. Waktu penyuluhan kesehatan lebih kurang 15menit/hari/klien = 0,25
jam/hari/klien.
d. Rata-rata klien perhari adalah jumlah klien yang dirawat di suatu unit
berdasarkan rata-rata biaya atau menurut Bed Occupancy Rate (BOR) dengan
rumus:

Jumlah hari perawatan RS dalam waktu tertentu x 100%

Jumlah tempat tidur x 365 hari

i. Jumlah hari pertahun yaitu: 365 hari


ii. Hari libur masing-masing perawat per tahun, yaitu 73 hari ( hari
minggu/libur = 52 hari) (untuk hari sabtu tergantung kebijakan rumah
sakit setempat, kalau ini merupakan hari libur maka harus
diperhitungkan, begitu juga sebaliknya), hari libur nasional= 13 hari,
dan cuti tahunan = 8 hari).
iii. Jumlah jam kerja tiap perawat adalh 40 jam per minggu (kalau hari
kerja efektif 6 hari maka 40/6 = 6-6 = 7 jam per hari, kalau hari kerja
efektif 5 hari maka 40/5= 8 jam perhari).
iv. Jumlah tenaga keperawatan yang dibutuhkan disatu unit harus
ditambah 20% (untuk antisipasi kekurangan / cadangan).
v. Perbandingan professional berbanding dengan vocasional = 55% :
45%.

Contoh perhitungan rumus Gillies:

Dari hasil observasi dan sensus harian selama enam bulan di sebuah ruangan RS.X
yang berkapasitas 32 tempat tidur, didapatkan jumlah rata-rata klien yang di rawat (BOR)
25 orang per-hari. Kriteria klien yang dirawat tersebut 10 orang dapat melakukan perawatan
mandiri, 9 orang perlu diberikan perawatan sebagian, dan 6 orang harus diberikan perawatan
total. Tingkat pendidikan perawat yaitu SPK dan DIII Keperawatan. Hari kerja efektif adalah
5 hari per minggu. Berdasarkan situasi tersebut maka dapat dihitung jumlah kebutuhan tenaga
perawat di ruang tersebut adalah sebagai berikut :
1. Menentukan terlebih dahulu jam keperawatan yang dibutuhkann klien per hari, yaitu

a. Keperawatan langsung:

i. Keperawatan mandiri 10 orang klien; 10 x 2 jam = 20 jam


ii.  Keperawatan sebagian 9 orang klien; 9 x 3 jam = 27 jam
iii.  Keperawatan total 6 orang klien; 6 x 6 jam = 39 jam

TOTAL = 86 jam

b. Keperawatan tidak langsung:


i. 25 orang klien x 1 jam = 25 jam
ii. Penyuluhan kesehatan: 25 orang klien x 0,25 jam = 6,25 jam

2. Menentukan jumlah total jam keperawatan yang dibutuhkan per-klien per-hari (total
point a di atas) adalah = 4,69 jam.
3. Menentukan jumlah kebutuhan tenaga keperawatan pada ruangan tersebut adalah
langsung dengan menggunakan rumus (Gillies, 1989) di atas, sehingga didapatkan
hasil sebagai berikut:

4,69jam/klien/hr X 25 org/hr X 365 hr 42796,25 jam/thn

365 hr – 128 hr/thn X 8 jam 1896 jam/thn

= 22,57 org (22 org) = 22 + 20% = 26,4 orang (26 orang).

4. Menentukkan jumlah kebutuhan tenaga kepeawatan yang dibutuhkan per hari, yaitu :

Rata-rata klien/hari X Rata-rata jam perawatan/hari = 25 orang X 4,69 jam

Jumlah jam kerja/hari = 8 jam

= 14,65 orang (14 orang)/hari.

5. Menentukkan jumlah tenaga keperawatan yang dibutuhkan per shift, yaitu dengan
ketentuan menurut Warstler (dalam Swansburg, 1990 hal 71). Proporsi dinas Pagi:
47%, Sore:36% dan Malam: 17%. Maka pada kondisi di atas jumlah tenaga
keperawatan yang dibutuhkan per-shift adalah:
a. Shift Pagi = 6,58 (7 orang).
b. Shift Sore = 5,04 (5 orang).
c. Shift malam = 2,38 (2 orang).