Sunteți pe pagina 1din 7

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN ASMA

BRONCHIAL DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH BREBES

DISUSUN OLEH :
1. MUSDALIFAH
2. ONNY
3. AHMAD NURUL N
4. HENDRA TRIYANTO
5. M.PICKY ZAENUL B
6. LENI FITRIYANI
7. HERMIN

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


STIKES BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI
TAHUN 2016
ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT
PADA Ny. M DENGAN ASMA BRONCHIAL DI RUANG INSTALASI
GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT RSUD BREBES

1. PENGKAJIAN
Tanggal pengkajian : 10 November 2016
Ruang : IGD
A. IDENTITAS
1. Identitas pasien
a. Nama : Ny. M
b. Jenis kelamin : Perempuan
c. Umur : 57 tahun
d. Agama : Islam
e. Status perkawinan : Menikah
f. Pendidikan : SD
g. Alamat : Tengki
h. Pekerjaan : IRT
i. Tanggal masuk : 10 November 2016
j. No. Register : 933321
k. Diagnosa medis : Asma Bronchial
2. Identitas penanggung jawab
a. Nama : Tn.T
b. Alamat : Tengki
c. Pekerjaan : Wiraswasta
d. Hubungan dgn pasien: Anak

B. PRIMARY SURVEY
1. Airway
Terdapat secret pada jalan nafas, bunyi nafas wheezhing, batuk (+)
2. Breathing
Otot bantu nafas (+), cuping hidung (-), sesak nafas (+), nafas cepat
dan dangkal, RR 30 x/menit, ekspirasi lebing panjang.
3. Circulation
Nadi 85 x/menit, irama regular, TD 150/100 mmHg, S 36,6 ͦ C,
sianosis (-), CRT < 3 detik
4. Disability
Kesadaran composmentis, GCS 15 (M6, V5, E4)
A : Klien sadar akan lingkungan disekitarnya
V : Klien menjawab pertanyaan dari perawat
P : Klien mengeluh sesak nafas, nyeri dada (+)
U : Klien bereaksi terhadap stimulus yang diberikan
5. Exposure
Oedem (-), jejas (-), tanda trauma (-), pasien memiliki riwayat asma ±
5 tahun, hasil lab (-), rongten (-)
ANALISA DATA
No. Data Problem Etiologi
1. Ds : Ketidakefektifan Mucus dalam
- Klien mengeluh batuk sudah bersihan jalan jumlah berlebih
lama ± 5 tahun nafas (00031)
- Klien mengatakan batuknya
ada dahaknya
Do :
- Kesadaran composmentis
- Batuk (+), secret (+)
- Bunyi nafas wheezing
- Otot bantu nafas (+)
2. Ds : Ketidakefektifan Keletihan otot
- Klien mengatakan mempunyai pola nafas (00032) pernafasan
riwayat asma sejak ± 5 tahun
- Klien mengeluh sesak nafas
Do :
- Cuping hidung (-)
- RR 30 x/menit
- N 85 x/menit
- Sesak nafas (+)
- Retraksi otot (+)
- Nafas cepat dan dangkal

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ketidakefektifan bersihan jalan nafas (00031) b.d mucus dalam jumlah
berlebihan
2. Ketidakefektifan pola nafas (00032) b.d keletihan otot pernafasan
INTERVENSI
No. Diagnosa keperawatan Tujuan dan criteria hasil Rencana tindakan
1. Ketidakefektifan bersihan jalan Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Observasi tanda-tanda vital (TD, N, RR, S)
nafas (00031) b.d mucus dalam diruang IGD selama 1 jam diharapkan 2. Atur posisi semi fowler
jumlah berlebih masalah keperawatan ketidakefektifan 3. Ajarkan pasien cara batuk efektif
bersihan jalan nafas dapat teratasi dengan 4. Berikan O2
criteria hasil : 5. Kolaborasi dengan tim dokter pemberian
Status pernafasan (0415) obat bronchodilator (ventolin)
- Frekuensi pernafasan (3) :
RR 16-24x/menit
- Penggunaan otot bantu nafas (5) :
Tidak ada
- Kemampuan untuk mengeluarkan secret
(3) : dengan bantuan minimal
- Mampu mendemonstrasikan batuk
efektif (3)

2. Ketidakefektifan pola nafas Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Monitor aliran oksigen
(00032) b.d keletihan otot diruang IGD selama 1 jam diharapkan 2. Observasi tanda-tanda hipoventilasi
pernafasan masalah keperawatan ketidakefektifan pola 3. Auskultasi suara nafas dan catat adanya
nafas dapat teratasi dengan criteria hasil : suara nafas tambahan
- TTV dalam rentang normal (3) : TD 4. Lakukan fisioterapi dada
120/80 mmHg, RR 16-24x/menit, N 60- 5. Anjurkan klien untuk mengoptimalkan
100x/menit, S 36,5-37,5 ͦC keseimbangan cairan
- Penggunaan otot bantu nafas (5) : tidak 6. Kolaborasi pemberian obat bronkodilator
ada
- Cuping hidung (5) : tidak ada
-
IMPLEMENTASI
Hari/tgl/jam No.DX TINDAKAN RESPON TTD
Kamis, - Mengukur tekanan darah Ds :
10 Nov 16 - Mengukur suhu Klien mengatakan mempunyai riwayat darah
16.35 WIB - Mengukur RR tinggi
- Mengukur nadi Do :
TD 150/100 mmHg
S 36 ͦ C
RR 30x/menit
N 95x/menit

16.55 WIB - Mengatur posisi pasien setengah duduk Ds :


Klien mengatakan lebih nyaman
Do : -

16.57 WIB - Memberikan oksigen 3 liter menggunakan Ds :


nassal kanul Klien mengatakan kurang nyaman dipasang
oksigen
Do :
Terpasang oksigen 3 liter menggunakan nasal
kanul
RR 27x/menit
16.60 WIB
- Memberikan terapi obat melalui nebulizer Ds :
(ventolin) Klien mengatakan setelah diuap lebih enakan
menjadi tidak terlalu sesak nafas
Do :
Suara nafas wheezing, RR 27x/menit
17.25 WIB - Mengajarkan cara batuk efektif Ds :
Klien mengatakan sudah paham cara batuk
efektif
Do :
Secret keluar

18.05 WIB - Memberikan terapi obat injeksi melalui IV Ds : -


Aminophilin 1 g (drip) Do :
Dexametasone 2,5 mg Obat masuk melalui IV
Cefotaxime 500 mg Hambatan (-)
Alergi (-)