Sunteți pe pagina 1din 28

SPESIFIKASI TEKNIS

JEMBATAN RANGKA A-60

SPESIFIKASI TEKNIS JEMBATAN RANGKA A-60 PREPARED BY PT. DUTACIPTA PAKARPERKASA Manstrip IX Km 07 Waru Gunung-Karang

PREPARED BY

SPESIFIKASI TEKNIS JEMBATAN RANGKA A-60 PREPARED BY PT. DUTACIPTA PAKARPERKASA Manstrip IX Km 07 Waru Gunung-Karang

PT. DUTACIPTA PAKARPERKASA Manstrip IX Km 07 Waru Gunung-Karang Pilang Surab p. (031) 7660492 Fax.(031) 76604

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

DESIGN CRITERIA

JEMBATAN RANGKA TYPE A-60

A. STRUCTURE GEOMTERY

2% Fall CL 2% Fall MINIMUM CLEARENCE CL to CL
2% Fall
CL
2% Fall
MINIMUM CLEARENCE
CL to CL

Gambar 1. Struktur Geometri (Potongan Melintang)

1 2 3 4 5 10 11 12 13
1
2
3
4
5
10
11
12
13

Gambar 2. Struktur Geometri (Potongan Memanjang)

NOTE

#

CROSS SECTION

A =

5,200.00 mm

B =

6550/others mm

C =

1,000.00 mm

D =

7,000.00 mm

#

LENGTH SECTION

E =

5,000.00 mm

F =

60,000.00 mm

Page 1

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

B. MATERIAL SPECIFICATION

A. Steel Structure

1.

Steel Grade for Plate

=

SM490 YB

16 or Under

fy = 365 Mpa fu = 490 Mpa

Over 16 up to and include 40

fy = 355 Mpa fu = 490 Mpa

2.

Steel Grade for Bondek

=

ASTM A36, thickness = 2.3mm fy =240 Mpa

B. CONCRETE STRUCTURAL

 

1. Concrete Grade

=

K-350 (Concrete Slab)

2. Reinforcing Steel

=

ASTM A-615 For plain bar

fy = 240 Mpa Ø 12 mm

 

For deformed bar

fy = 320 Mpa D 13 mm

C. STRUCTURAL CONNECTION

 

1. Use Bolt grade

=

ASTM A325

2. Use Welded

=

AWS D1.1 E60XX. fy = 415 Mpa

D. ANCHOR BOLT Use Bolt grade

=

ASTM A-307 fy = 240 Mpa

E. PIPE / STRUCTURAL TUBING Use Pipe Grade

=

SGP B5 1387/67 Ø 76.6" x 3.65

F. GALVANIZED Use Galvanized Grade

=

ASTM A123-89

C. CODE AND STANDARDS

1. SNI T-02-2005, Pembebanan Untuk Jembatan

2. Design Baja menggunakan AASHTO LRFD 2007

D. METHOD OF ANALYSIS

1. Main Structure is analyzed in 3D by using computer program SAP 2000 Version 12

2. Main structure shall be designed as open frame by elastic method.

3. Design Tolerances

Allowable Stress Ratio

1.00

Allowable Displacement

L/800 {For Traffic Load}

4. The analysis considered to the following loading:

a. Dead load

b. Traffic Load

c. Wind Load

d. Seismic Load (C=0.23)

E. DESIGN LOADS

A. DEAD LOADS

1. Weight of Steel Structure

=

2. Asphalt Slab

=

Density Thickness

=

3. Concrete Slab Density

=

7850 kg/m 3

2240.00 kg/m 3 100.00 mm

2400.00 kg/m 3

Page 2

==> Sudah Termasuk Beban Tambahan 5 cm

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

Thickness

=

220.00

mm

S/D

280.00

mm

{Tebal Minimum Klas A}

4. Bondek (Tebal 2.3 mm) Density

=

25.00 kg/m 2

 

5. Beban Kerb (L=1 m)

=

600.00

kg/m

6. Beban Sandaran Pipa Diameter 76.6 mm

=

14.97

kg/m

==> bekerja dengan tinggi bagian atas 60 cm dari atas lantai trotoir & bagian bawah 40 cm

7. Factor beban untuk berat sendiri, RSNI T-02-2005 Pasal 5.2,

 

Factor Beban

 

JANGKA WAKTU

Jenis Pekerjaan

K s MA

K u MA

Biasa

Terkurangi

 

Baja, aluminium Beton pracetak Beton dicor ditempat Kayu

1.00

1.10

0.9

Tetap

1.00

1.20

0.85

1.00

1.30

0.75

 

1.00

1.40

0.7

B. TRAFFIC LOADS

1. "T" Load = Moving Load Syarat perencanaan :

1. "T" Load = Moving Load Syarat perencanaan : 1 Gaya Roda Depan : 25 KN/roda

1 Gaya Roda Depan

:

25

KN/roda

2 Gaya Roda Tengah

:

112.5 KN/roda

3 Gaya Roda Belakang

:

112.5 KN/roda

4 Untuk beban T, berlaku factor beban dinamic (DLA) sebesar 0.3

1. Roda depan

:

32.5 KN/roda

 

2. Roda Tengah

:

146.25 KN/roda

3. Roda Belakang

:

146.25 KN/roda

   

Factor Beban

JANGKA WAKTU

 

K s TT

K u TT

Transien

 

1.00

1.80

 

=

9

 

0 , 5

15

L

kPa

 

60 > 30 m

=

6.75 kPa

=

688.07 kg/m 2

5 Factor beban akibat "T"

2. "D" Line Load (UDL) L > 30 m

3440.37

Page 3

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

3. "D" Line Load (KEL)

1. Beban garis berjalan

P 49 . 0 kN / m

2. Untuk beban berjalan Kel, harus dikalikan dengan Faktor DLA, besarnya dapat dilihat pada Tabel dibawah ini,

Faktor DLA, besarnya dapat dilihat pada Tabel dibawah ini, Pajang Bentang DLA dipakai   : 60.00

Pajang Bentang DLA dipakai

 

:

60.00 meter

:

37.5%

3. "D" Line Load (Kel) + DLA

:

67.38

kN / m

Factor beban Lajur "D"

JANGKA WAKTU

Factor Beban

   

K s td

 

K u td

Transien

1.00

 

1.80

4. Breaking Force Pengaruh REM dam percepatan Lalu lintas harus dipertimbangkan sebagai beban memanjang, besarnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

memanjang, besarnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Factor beban akibat REM Gaya REM Per

Factor beban akibat REM

Gaya REM Per Lajur 2.75 m

JANGKA WAKTU

Transien

Factor Beban

Factor Beban

K s tb

1.00

K u tb

1.80

5. Pedestrian Load Pedestrian Load adalah beban pejalan kaki, untuk design jembatan, nilainya tergantung pada luas beban yang dipikul oleh unsur rencana. Untuk nilainya, dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

tergantung pada luas beban yang dipikul oleh unsur rencana. Untuk nilainya, dapat dilihat pada tabel dibawah

Page 4

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

1. Panjang Jembatan

:

60.00 Meter

2. Lebar Trotoar

:

1.00 Meter

3. Luas Trotoar

:

60.00 m 2

4. Intensitas beban

:

3.33 kPa

Factor beban pejalan kaki

JANGKA WAKTU

Transien

Factor Beban

Factor Beban

K s tp

1.00

K u tp

1.80

C. WIND LOAD Gaya angin pada jembatan tergantung pada :

1 Luas ekuivalen diambil sebagai luas padat jembatan dalam elevasi proyeksi tegak lurus. Untuk jembatan rangka ini diambil sebagai 30 % luas yang dibatasi oleh unsur rangka luar

2 Tekanan angin rencana (kPa ) diberikan dalam tabel dibawah ini

Keadaan Batas

Lokasi

Sampai 5 KM dari Pantai

> 5 KM dari Pantai 25 m / s 30 m / s

Daya Layan

Ultimit

30

35

m / s m / s

3 Koefisien Seret C w

 

Tipe Jembatan

 

C

w

Bangunan atas masif

:

(1), (2) b/d = 1.0 b/d = 2.0 b/d 6.0

 
 

2.10

(3)

1.50

(3)

1.25

(3)

Bangunan atas rangka

   

1.2

Catatan (1)

b = lebar keseluruhan jembatan dihitung dari sisi luar sandaran D= tinggi bangunan atas, termasuk tinggi bagian sandaran masif Untuk harga antara dari b/d bisa diinterpolasi linear Apabila bangunan atas mempunyai superelevasi, Cw harus

Catatan (2)

Catatan (3)

dinaikkan sebesar 3% untuk setia kenaikan maksimum 2.5 %

p

derajat su p erelevasi , den g an

4 Faktor Beban akibat angin

Factor Beban

JANGKA WAKTU

K s EW

K u EW

Transien

1.00

1.20

5 Beban angin akibat tekanan angin (T EW1 )

Kecepatan Angin (Vw)

:

35.00

m/s

Luas Jembatan (Ab)

:

109.54 m 2

Koefisien Seret (Cw)

:

1.2

Beban Angin (T EW1 )

:

T

EW 1

0

.0006

2

Cw Vw Ab

=

= 9848.33 kg

96.61 KN

T EW2 T EW1
T
EW2
T EW1
1  0 .0006  2 Cw Vw Ab   = = 9848.33 kg 96.61
1  0 .0006  2 Cw Vw Ab   = = 9848.33 kg 96.61

DISTRIBUSI BEBAN ANGIN PADA RANGKA

Page 5

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

6 Beban angin akibat kendaraan (T EW2 )

Kecepatan Angin (Vw)

:

35.00 m/s

Koefisien Seret (Cw)

:

1.2

Beban Angin (T EW2 )

:

T EW 1

0

. 0012

Cw

Vw

2

=

= 8.82 KN/Joint

= 899.08 kg/Joint

1.764 KN/m

D. GETARAN PADA JEMBATAN Terlampir tabel pengecekan terhadap getaran yang terjadi pada jembatan :

pengecekan terhadap getaran yang terjadi pada jembatan : E. BEBAN GEMPA Pada design jembatan A60 ini,

E. BEBAN GEMPA Pada design jembatan A60 ini, dipakai gempa Maksimum dengan koefisien geser dasar gempa 0.23 dengan Gaya geser dasar nominal (T* EQ ) adalah

T

*

EQ K I W

h

T

dimana,

dimana

* E Q  K  I  W h T dimana, dimana 1. C, Koefisien

1. C, Koefisien geser dasar

=

0.23

2. S, Factor Type Bangunan

=

1.00

3.

I, Factor Kepentingan

=

1.20

4. Berat bangunan (Wt)

Tabel Factor Kepentingan

 

No

Klasifikasi

Harga I Minimum

1

Jembatan memuat lebih dari 2000 kendaraan per hari, jembatan pada jalan raya utama atau arteri dan jembatan dimana tidak ada rute alternatif

1.2

2

Seluruh jembatan permanent lainnya dimana jalur alternatif tersedia, tidak termasuk jembatan yang direncanakan untuk mengurangi pembebanan lalu lintas

1.0

3

Jembatan Sementara (misalnya Bailey) dan jembatan yang direncanakan untuk mengurangi pembebanan lalu lintas

0.8

Jembatan Sementara (misalnya Bailey) dan jembatan yang direncanakan untuk mengurangi pembebanan lalu lintas 0.8 Page 6

Page 6

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

F. COMBINATION LOADS (INPUT PROGRAM)

A. Load Pattern

1. Dead Load, Meliputi Beban :

- Dead

=

Berat sendiri baja (kg/m)

- Deck

=

Berat Deck beton (kg/m)

- Aspal

=

Berat Aspal (kg/m)

- Kerb

=

Berat Kerb (kg/m)

- Sandaran

=

Berat Sandaran (kg)

- Bondek

=

Berat Bondek (kg/m)

2. Live Load, Meliputi Beban :

- UDL

=

Beban "UDL" arah memanjang (kg/m)

- KEL(n)

=

Beban "KEL" arah melintang (kg/m)

- T

=

Beban T dipasang di tengah bentang jembatan, dengan 2 lajur (kg)

- Pedestrian

=

Beban pejalan kaki (kg/m)

- Rem

=

Beban REM, dipasang arah memanjang pada pinggir atau tengah bentang (kg)

3. Wind Load, Meliputi Beban :

- WRangka

=

Beban angin akibat rangka dipasang terpusat di bagian atas jembatan (kg)

- WKendaraan

=

Beban angin akibat kendaraan dipasang merata pada bawah jembatan (kg/m)

4. Quake Load, Meliputi Beban :

- GEMPAY, Akibat gaya gempa Arah Y

B. Load Combination

Stress Check

Combinasi DL

Combination

DL

1

DL

2

DL

3

Jenis Beban

K

s MS

 

K

u MS

Biasa

 

Terkurangi

Dead

1.00

1.10

 

0.90

Deck

1.00

1.30

0.75

Aspal

1.00

2.00

0.70

Kerb

1.00

1.30

0.75

Sandaran

1.00

1.10

0.90

Bondek

1.00

1.10

0.90

UDL+KEL =UDL + KEL

T

Combo 1 = DL 2

1.

2.

3.

4.

5. Combo 2 = DL 2 +1.8 [UDL + KEL] + 1.8REM

6. Combo 3 = DL 2 +1.8 T + 1.8REM

7. Combo 4 = DL 2 + 1.8PEDESTRIAN + [UDL + KEL]

8. Combo 5 = DL 2 + 1.8PEDESTRIAN + T

9. Combo 6 = DL 2 + [UDL + KEL]

10. Combo 7 = DL 2 + T

11. Combo 8 = DL 3 + 1.2WL

12. Combo 9 = DL 2 + 1.2WL

13. Combo 10 = DL 2 + 1.2WL + [UDL+KEL]

14. Combo 11 = DL 3 + GEMPAY

15. Combo 12 = DL 2 + GEMPAY + [UDL + KEL]

16. Combo 13 = DL 2 + GEMPAY + T

Note :

Untuk Keadaan Batas Ultimit (KBU) kombinasi pokoknya adalah :

Aksi Permanent "x" KBU + Beban Aktif "x" KBU + 1 Beban "o" KBL

Displacement Check

1 UDL + KEL(n)

2 T(n)

Page 7

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

LOADING CALCULATION

JEMBATAN RANGKA TYPE A-60

A. BEBAN MATI

1. Beban Lantai (Tebal 220 - 280 mm) 3 2 1 5 4 2 3
1. Beban Lantai (Tebal 220 - 280 mm)
3
2
1
5
4
2
3
4
5
4 3
2
1
1 2
3
4
1100.0
1100.0
1100.0 1100.0
1100.0 1100.0
1100.0 1100.0
Berat Lantai "1" 261.1
Berat Lantai "1"
261.1
1
1

1100.0

Berat Lantai "2"

Geometry Rencana Jembatan Luas Berat 280.0
Geometry Rencana Jembatan
Luas
Berat
280.0
2 1100.0 Berat Lantai "3" 3 223.4 242.3
2
1100.0
Berat Lantai "3"
3
223.4
242.3

1100.0

Berat Lantai "4"

Luas "3" 3 223.4 242.3 1100.0 Berat Lantai "4" Berat Luas Berat 4 1100.0 Berat Lantai "5"

Berat

Luas3 223.4 242.3 1100.0 Berat Lantai "4" Luas Berat Berat 4 1100.0 Berat Lantai "5" 100.0

Berat

4 1100.0 Berat Lantai "5" 100.0 220.0 220.0 220.0 223.4
4
1100.0
Berat Lantai "5"
100.0
220.0
220.0
220.0
223.4

Page 1

Luas

Berat

Luas

Berat

=

0.298 m 2

=

714.25 kg/m'

=

=

0.277 m 2 664.49 kg/m'

=

=

0.26 m 2 614.72 kg/m'

=

=

0.24 m 2 581.62 kg/m'

=

=

0.02 m 2 52.80 kg/m'

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

Berat Stringer "1"

=

714.25

kg/m'

Berat Stringer "2"

=

689.37

kg/m'

Berat Stringer "3"

=

639.61

kg/m'

Berat Stringer "4"

=

598.17

kg/m'

Berat Stringer "5"

=

343.61

kg/m'

2. Beban Asphalt

a. Tebal Aspalt

=

100.00 mm

b. Jarak Antar Stringer

=

1100.00 mm

c. Berat Jenis Aspalt

=

2240.00 kg/m 3

Berat Stringer "1"

=

246.40 kg/m

Berat Stringer "2"

=

246.40 kg/m

Berat Stringer "3"

=

246.40 kg/m

Berat Stringer "4"

=

291.20 kg/m

3. Beban Bondek (Tebal 2.3 mm)

a. Tebal Bondek

=

2.30 mm

b. Berat Bondek

=

25.00 kg/m 2

Berat Stringer "1"

=

27.50 kg/m

Berat Stringer "2"

=

27.50 kg/m

Berat Stringer "3"

=

27.50 kg/m

Berat Stringer "4"

=

27.50 kg/m

Berat Stringer "5"

=

18.75 kg/m

4. Beban Kerb

a. Lebar Kerb

=

1000.00 mm

b. Tinggi Kerb

=

250.00 mm

Berat Stringer "4"

=

150.00 kg/m

Berat Stringer "5"

=

450.00 kg/m

5. Beban Sandaran Pipa

a. Dimensi Pipa

=

76.60 mm

b. Tebal Pipa

=

3.65 mm

c. Berat Pipa

=

6.51 kg/m'

d. Berat Support Pipa

=

0.98 kg/m'

e. Jumlah Pipa

=

2.00 pcs

f. Berat Total Pipa

=

14.97 kg/m'

g. Panjang Pipa/tumpuan

=

2500.00

mm

Berat Pipa Per Tumpuan

=

37.43

kg

Page 2

2500.0 2500.0 2500.0
2500.0
2500.0
2500.0
PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

B. BEBAN HIDUP

1. Beban UDL

a. Lebar Distribusi Beban

=

7000.00 mm

b. Beban UDL / m 2

=

688.07 kg/m 2

. Beban UDL / m 2 = 6 8 8 . 0 7 kg/m 2 GAMBAR

GAMBAR PENYEBARAN BEBAN "D"

Berat Stringer "1"

=

756.88 kg/m

Berat Stringer "2"

=

756.88 kg/m

Berat Stringer "3"

=

756.88 kg/m

Berat Stringer "4"

=

516 06 kg/m

2. Beban KEL

.

a. Lebar Distribusi Beban

=

6000.00 mm

b. Beban KEL / m 1

=

6867.99 kg/m

3. Beban Truck

b. Beban KEL / m 1 = 6867.99 kg/m 3. Beban Truck 1. Gaya Roda Depan

1. Gaya Roda Depan

:

50

KN/roda

2. Gaya Roda Tengah

:

225 KN/roda

3. Gaya Roda Belakang

:

225 KN/roda

4. Untuk beban T, berlaku factor beban dinamic (DLA) sebesar 0.3

1. Roda depan

:

65 KN/roda

2. Roda Tengah

:

292.5 KN/roda

3. Roda Belakang

:

292.5 KN/roda

Page 3

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

5. Factor beban akibat "T"

Factor Beban

JANGKA WAKTU

K s TT

K u TT

Transien

1.00

1.80

4. Beban Pedestrian

Pedestrian Load adalah beban pejalan kaki, untuk design jembatan, nilainya tergantung pada luas beban yang dipikul oleh unsur rencana. Untuk nilainya, dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Untuk nilainya, dapat dilihat pada tabel dibawah ini :   1. Panjang Jembatan = 60.00 Meter
 

1. Panjang Jembatan

=

60.00 Meter

2. Lebar Trotoar

=

1.00 Meter

3. Luas Trotoar

=

60.00 m 2

4. Intensitas beban

=

3.33 kPa

 

=

339.45 kg/m 2

 

Factor beban pejalan kaki

JANGKA WAKTU

 

Factor Beban

 

K s tp

K u tp

Transien

 

1.00

1.80

Berat Stringer "4" Berat Stringer "5"

=

84.86 kg/m

=

254.59 kg/m

C. BEBAN ANGIN

Gaya angin pada jembatan tergantung pada :

1 Luas ekuivalen diambil sebagai luas padat jembatan dalam elevasi proyeksi tegak lurus. Untuk jembatan rangka ini diambil sebagai 30 % luas yang dibatasi oleh unsur rangka luar

2 Tekanan angin rencana (kPa ) diberikan dalam tabel dibawah ini

Keadaan Batas

Lokasi

Sampai 5 KM dari Pantai

> 5 KM dari Pantai 25 m / s 30 m / s

Daya Layan

Ultimit

30

35

m / s m / s

3 Koefisien Seret C w

 

Tipe Jembatan

C

w

Bangunan atas masif

:

(1), (2) b/d = 1.0 b/d = 2.0 b/d 6.0

 
 

2.10

(3)

1.50

(3)

1.25

(3)

Bangunan atas rangka

 

1.2

Catatan (1)

b = lebar keseluruhan jembatan dihitung dari sisi luar sandaran D= tinggi bangunan atas, termasuk tinggi bagian sandaran masif Untuk harga antara dari b/d bisa diinterpolasi linear Apabila bangunan atas mempunyai superelevasi, Cw harus dinaikkan sebesar 3% untuk setiap derajat superelevasi, dengan kenaikan maksimum 2.5 %

Catatan (2)

Catatan (3)

Page 4

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

4 Faktor Beban akibat angin

Factor Beban

JANGKA WAKTU

K s EW

K u EW

Transien

1.00

1.20

5 Beban angin akibat tekanan angin (T EW1 )

Kecepatan Angin (Vw) Luas Jembatan (Ab) Koefisien Seret (Cw) Beban Angin (T EW1 ) :
Kecepatan Angin (Vw)
Luas Jembatan (Ab)
Koefisien Seret (Cw)
Beban Angin (T EW1 )
:
35.00
m/s
:
109.54 m 2
:
1.2
:
2
0 .0006
Cw Vw Ab
T EW 1
T
EW2
T EW1

= 96.61 KN

= 9848.33 kg

 T EW 1 T EW2 T EW1 = 96.61 KN = 9848.33 kg DISTRIBUSI BEBAN

DISTRIBUSI BEBAN ANGIN PADA RANGKA

6 Beban angin akibat kendaraan (T EW2 )

Kecepatan Angin (Vw)

:

35.00 m/s

Koefisien Seret (Cw)

:

1.2

Beban Angin (T EW2 )

:

T

EW 1

0 . 0012

Cw

Vw

2

=

1.764 KN/m

D. BEBAN GEMPA Pada design jembatan B40 ini, dipakai gempa Maksimum yang terjadi di wilayah indonesia yaitu 0.23 g

dengan Gaya geser dasar nominal (T* EQ ) adalah

T

*

EQ K I W

h

T

dimana

dimana

T * E Q  K  I  W h T dimana dimana 1. C,

1. C, Koefisien geser dasar

=

0.23

2. S, Factor Type Bangunan

=

1.00

3. I, Factor Kepentingan

=

1.20

4. Perhitungan berat bangunan (Wt)

Page 5

=

31308.26

kg

=

0.23

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493 Skematik Pembagian Berat Jembatan A . Berat Elevasi

Skematik Pembagian Berat Jembatan

A. Berat Elevasi Jembatan +0.30

+6.85

Berat Jembatan A . Berat Elevasi Jembatan +0.30 +6.85 +0.30 1. Berat Rangka Jembatan = 124158.05

+0.30

Berat Jembatan A . Berat Elevasi Jembatan +0.30 +6.85 +0.30 1. Berat Rangka Jembatan = 124158.05

1. Berat Rangka Jembatan

=

124158.05

kg

2. Berat Lantai Kendaraan

=

331200.00

kg

3. Berat Aspalt 50 mm

=

47040.00

kg

4. Berat Kerb

=

72000.00

kg

+

 

Berat Total Elv. 0.00

=

574398.05

kg

B. Berat Elevasi +6.85

 
 

Berat Rangka Jembatan

=

60841.95

kg

C. Berat Total Bangunan

=

635240.00

kg

Distribusi ke sepanjang Elevasi Jembatan

No

Kedalaman Hi

 

Wi*hi

(Wi*hi/EWi*hi)

T*EQ

Jumlah

T*EQ / Joint (kg)

(m)

(kg-m)

(kg)

Joint

1

0.30

 

172319.42

 

0.29

9158.28

26.00

352.24

2

6.85

416767.33

0.71

22149.98

24.00

922.92

   

589086.74

 

31308.26

 

Page 6

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax.

PT.DUTACIPTA PAKARPERKASA JL.MANSTRIP IX Km 07 Waru Gunung -Karang Pilang Surabaya Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493

CAMBER ANALYSIS

Telp. (031) 7660492, Fax. (031) 7660493 CAMBER ANALYSIS a. Camber Detail "1" (150% from Dead Load

a. Camber Detail "1" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

DL & LL

:

44.27

mm

x

150%

=

110.68

mm

Displacement From DL & LL : 44.27 mm x 150% = 110.68 mm b. Camber Detail

b. Camber Detail "2" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

DL & LL

:

85.73

mm

x

150%

=

214.33

mm

Displacement From DL & LL : 85.73 mm x 150% = 214.33 mm c. Camber Detail

c. Camber Detail "3" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

DL & LL

:

121.00

mm

x

150%

=

302.50

mm

Displacement From DL & LL : 121.00 mm x 150% = 302.50 mm d. Camber Detail

d. Camber Detail "4" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

DL & LL

:

149.00

mm

x

150%

=

372.50

mm

mm

mm

mm

mm

214.33mm

mm

418.38
436.50

372.5

302.5

110.68

mm mm mm mm 214.33mm mm 418.38 436.50 372.5 302.5 110.68 e. Camber Detail "5" (150%

e. Camber Detail "5" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

DL & LL

:

167.35

mm

x

150%

=

418.38

mm

Displacement From DL & LL : 167.35 mm x 150% = 418.38 mm e. Camber Detail

e. Camber Detail "6" (150% from Dead Load + Live Load)

Displacement From

:

174.60

mm

x

150%

=

436.50

mm

DL

& LL

Dead Load Camber

 

1 Displacement from Dead Load

:

112.78

mm

2 Dead Load Camber

:

323.72

mm

>

L/300

=

200.00

mm

f. Camber Outline

: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.
: 112.78 mm 2 Dead Load Camber : 323.72 mm > L/300 = 200.00 mm f.

CSiBridge

4/30/13 8:42:20

CSiBridge 4/30/13 8:42:20 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,
CSiBridge 4/30/13 8:42:20 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,
CSiBridge 4/30/13 8:42:20 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,
CSiBridge 4/30/13 8:42:20 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,

CSiBridge v15.0.0 - File:GIRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:42:35

CSiBridge 4/30/13 8:42:35 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,
CSiBridge 4/30/13 8:42:35 CSiBridge v15.0.0 - File:G IRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m,

CSiBridge v15.0.0 - File:GIRDER UTAMA (OK) - 3-D View - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:43:02

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00
0.50
0.70
0.90
1.00

CSiBridge v15.0.0 - File:GIRDER UTAMA (OK) - Steel Design Sections (AASHTO LRFD 2007) - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:43:18

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00
0.50
0.70
0.90
1.00

CSiBridge v15.0.0 - File:GIRDER UTAMA (OK) - Steel P-M Interaction Ratios (AASHTO LRFD 2007) - Kgf, m, C Units

CSiBridge
CSiBridge

4/30/13 8:37:30

CSiBridge 4/30/13 8:37:30 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATA N A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - 3-D View

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - 3-D View - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:37:51

CSiBridge 4/30/13 8:37:51 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATA N A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - 3-D View

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - 3-D View - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:38:39

CSiBridge 4/30/13 8:38:39 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X- Y Plane
CSiBridge 4/30/13 8:38:39 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X- Y Plane

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X-Y Plane @ Z=0 - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:38:54

CSiBridge 4/30/13 8:38:54 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X- Y Plane

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X-Y Plane @ Z=6.55 - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:39:08

CSiBridge 4/30/13 8:39:08 CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X- Z Plane

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - X-Z Plane @ Y=0 - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:39:44

0.00

0.50

0.70

0.90

1.00

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - Steel Design Sections (AASHTO LRFD 2007) - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:40:05

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00
0.50
0.70
0.90
1.00

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - Steel P-M Interaction Ratios (AASHTO LRFD 2007) - Kgf, m, C Units

CSiBridge

4/30/13 8:40:22

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00

0.00

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00

0.50

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00

0.70

0.90

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00

1.00

0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00
0.00 0.50 0.70 0.90 1.00

CSiBridge v15.0.0 - File:JEMBATAN A60 STANDARD (SNI FINAL OK) - Steel P-M Interaction Ratios (AASHTO LRFD 2007) - Kgf, m, C Units