Sunteți pe pagina 1din 3

TANGGUNG JAWAB

Tanggungjawab mungkin bisa diartikan sebagai konsekuensi yang harus diterima atau
dijalankan terhadap apa yang sudah dilakukan atau dijalani. Kita sering mendengar kata “lepas
tanggungjawab” artinya tidak mau mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan (lempar
batu sembunyi tangan). Ada tihal penting yang harus dipahami dan dijalankan oleh seorang siswa
atau pelajar berkenaan dengan tanggungjawab.

1. Tanggung jawab sebagai seorang pelajar/siswa


Setiap siswa harus menanamkan rasa tanggungjawab pada diri masing-masing.
tanggungjawab siswa sebagai pelajar adalah belajar dengan baik, mengerjakan tugas sekolah yang
sudah diberikan kepadanya, disiplin dalam menjalani tata tertib sekolah. Artinya setiap siswa wajib
dan mutlak melaksanakan tanggungjawab tersebut tanpa terkecuali.
Tapi kenyataannya di luar sana, masih banyak siswa yang merasa terbebani dengan
kewajiban mereka sebagai pelajar. siswa berangkat ke sekolah tidak lagi untuk tujuan belajar, akan
tetapi dijadikan sebagai ajang untuk ketemu, kumpul dengan teman-teman, ngobrol dan lain
sebagainya, sementara tugas sejatinya untuk belajar dan menimba ilmu sudah bukan lagi menjadi
tujuan utama. Hal ini tidak boleh terjadi di sekolah kita,
Selalu menginginkan sesuatu tanpa bersusah payah. menyerah sebelum berjuang, kalah
sebelum bertanding, itu bukan ciri-ciri dari siswa SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo
Anak-anaku sekalian, belajar adalah suatu perkerjaan yang sangat luar biasa, mengapa demikian ?
Yang pertama, dari segi waktu, belajar itu dilakukan seumur hidup. Dan yang kedua, akan ada
banyak tantangan didalamnya.
Bapak berikan contoh sederhana yang sering terjadi ketika pembelajaran disekolah adalah
siswa tidak atau terlambat dalam mengerjakan tugas, jarang membaca buku dan lebih parahnya
ketika gurunya menjelaskan ada yang tidak memperhatikan ataupun mengantuk.
Anak-anak, belajar di sekolah bukan hanya sekedar transfer teori dari guru kepada siswa, lebih
dari itu, ada nilai-nilai sikap dan keterampilan yang harus kita pelajari dan tumbuh kembangkan
sejak sekarang.
Oleh karena itu, bapak mengajak anak-anak sekalian untuk melakukan kegiatan belajar
yang baik di sekolah maupun di asrama. Apa saja tips yang harus dilakukan dalam hal belajar yang
baik ?
1. Memiliki rasa ingin tahu yang besar.
Dengan memiliki rasa ingin tahu yang besar, saya yakin cara belajar kalian akan berubah dari yang
biasa saja menjadi luar biasa.

2. Memiliki semangat usaha yang besar.


Selain memiliki rasa ingin tahu, kalian juga harus memiliki semangat tinggi dalam hal belajar. Dan
semangat yang tinggi dapat kalian tunjukan dengan memiliki pemikiran yang kritis dan haus akan
ilmu.

3. Tidak menunda-nunda dalam hal belajar. Jika kalian ada tugas, segeralah dikerjakan. Jangan
pernah tunggu hari esok. Karena ada pepatah mengatakan: hanya orang yang memulailah yang
akan menyelesaikan masalah. Dan yang tidak memulai akan terpuruk dalam masalah.

4. Berdoa.
Apapun ceritanya dan sepintar apapun kita? Tetap kita dasari ilmu kita dengan iman. Jika ada
masalah baik kecil atau besar maka bapak sarankan berdoalah agar kalian dimudahkan dalam
menyelesaikan masalah.

2. Tanggung jawab sebagai seorang anak


Banyak siswa tidak menyadari atau menyadari tapi tidak mau melakukan penyadaran diri,
bahwa orangtua tidak menginginkan banyak hal pada dirinya. hanya satu yang diinginkan oleh
orangtua yaitu anak saya bisa bersekolah, belajar dengan baik dan kelak lulus mempunyai
kehidupan lebih baik dari orangtuanya..
Tidak kah kita pernah membayangkan, bagaimana orangtua membanting tulang mencari
biaya untuk kita bersekolah. tidak pernah terbersit sedikit-pun dalam benak mereka agar kalian
mengganti apa yang sudah diberikan. Tidak kah pernah kita pikirkan, bagaimana orangtua kita
memutar otak untuk kita, tapi apa balasan yang kita berikan.
Apakah akan kita balas dengan bermalas-malasan ?
Jawaban baru saja yang terlontar dari kalian sangat mudah diucapkan, tapi tidak mudah
untuk dilakukan, perlu adanya niat dan kesungguhan didalamnya, untuk itu, bapak, ibu guru dan
staf karyawan yang ada di sini akan menjadi saksi kedepannya akan kesungguhan dan janji kalian
dalam memberantas kemalasan yang ada.

3. Tanggung jawab sebagai seorang hamba


Banyak diantara kita yang mampu secara akademis, tercukupi dari segi materi tapi jiwanya
kosong karena tidak tersentuh oleh nilai-nilai ibadah. Untuk kaliam para siswa, jalankan kewajiban
sebagai umat, jangan banyak meminta tapi mengabaikan tugasmu sebagai seorang hamba. Cobalah
seimbangkan antara hak dan kewajiban.
Seringnya kita mendekatkan diri pada-Nya manakala kita berada pada kondisi terjepit
dalam kehidupan. Bayangkan betapa indahnya hidup kita seandainya ketiga tanggungjawab ini
seiring sejalan atau saling terintegrasi. Insya Allah akan terbentuk siswa-siswa yang cerdas
akademik dan pribadi yang sholeh sehingga pada akhirnya akan lahir generasi penerus yang
membanggakan.
Yang terakhir, untuk menutup amanat pada upacara kali ini, bapak sampaikan sebuah
pepatah yang mengatakan bahwa “Tugas kita bukanlah untuk berhasil atau menentukan hasil. Tapi
tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita akan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil”