Sunteți pe pagina 1din 2

Tanda-Tanda Sakaratul Maut

TALQIN

Talqin adalah membacakan Secara Medis 7 hari sebelum kematian , hanya


kalimat syahadat kepada orang Gerakan dan pengindraan orang yang diberi sakit yang tidak
yang hampir meninggal dunia. menghilang secara berangsur- berselera makan tiba tiba menjadi
Mentalqin adalah menuntun angsur. Biasanya dimulai pada bersemangat untuk makan
seseorang yang akan meninggal anggota badan, khususnya kaki 3 hari sebelum kematian, akan
dunia untuk mengucapkan kalimat
dan ujung kaki. terasa denyutan di tengah dahi,
syahadat.
Tujuannya adalah agar akhir Peristaltic usus menurun. mata pasien tidak akan bersinar
ucapan yang keluar dari orang Badan dingin dan lembap, lagi, bagi orang sakit hidunnya
yang akan meninggal dunia adalah terutama pada kaki, tangan, dan akan perlahan lahan turun.
“Laa ilaaha illa Allah”. Membaca ujung hidungnya. Telinganya akan layu ujung
talqin juga untuk mengingatkan Kulit tampak pucat, berwarna telinga akan layu ke dalam,
orang-orang yang hadir bahwa kebiruan / kelabu. telapak kaki, perlahan jatuh dan
setiap yang hidup pasti akan mati. Denyut nadi mulai tidak teratur. sukar di tegakan.
Sebagaimana hadist berikut ini, Nafas mendengkur berbunyi keras 1 hari sebelum kematian terjadi
(stidor) yang disebabkan oleh setelah ashar akan merasakan
‫ﻟﻘﻨﻮا ﻣﻮﺗﺎﻛﻢ ﻻ إﻟﻪ إﻻ ﷲ‬ adanya lender pada saluran denyutan di bagian ubun ubun
“Talqinlah (tuntunlah) orang yang mau pernafasan yang tidak dapat dan mnandkan hamba tersebut
meninggal (untuk mengucapkan) Laa dikeluarkan oleh klien lanjut usia. memenuhi ashar
ilaaha illallah.”  (HR. Muslim, dari Abu Tekanan darah menurun. Tanda akhir, hamba tersebut akan
Sa’id Al-Khudry) Terjadi gangguan kesadaran merasakan dingin di bagian pusat
 
(ingatan menjadi kabur) ke pinggang dan seterusnya naik
‫ﻣﻦ ﻛﺎن آﺧﺮ ﻛﻼﻣﻪ ﻻ إﻟﻪ إﻻ ﷲ دﺧﻞ اﻟﺠﻨﺔ‬
“Barangsiapa yang ucapan terakhirnya kebagian kholkun diajurkan untuk
“laa ilaaha illallah” maka akan masuk Secara Islam mengucap kalimat syahadat
surga.”  (HR. Abu Dawud, dari Mua’dz
100 hari sebelum kematian
bin Jabal, dan dishahihkan Syeikh Al-
Albany). terjadinya lazimnya setelah waktu
ashar seluruh tubuh, (dari ujung
rambut hingga ujung kaki)
mengalami getaran seakan
mengigil.
40 hari sebelum kematian terjadi
setelah ashar bagian pusar akan
berdenyut kelak malaikat maut
akan mengikuti hamba tersebut.
PERAN PERAWAT
Membimbing pasien agar berbaik
Keluarga atau siapa saja
sangka kepada Allah yang berada di samping orang
Membasahi kerongkongan orang yang yang sedang menghadapi
sedang sakaratul maut karena ketika sakaratul maut hendaknya
kerongkongan orang yang sedang
menuntunnya dengan bacaan-
sakaratul maut kering, maka sulit
bacaan dzikir berikut :
berbicara dan berkata-kata termasuk
mengucapkan lafadz Syahadat dzikir naïf;-itsbat, yakni : Bimbingan
Talqin pada
Mengingatkan atau membimbing
untuk mengucapkan kalimat syahadat
(talqin)
Menghadapkannya ke arah kiblat
(berbaring miring ke arah kiblat atau Atau dzikir asal dan Sakaratul
terlentang dengan kaki diarah kiblat
dan kepala sedikit ditinggikan)
Mendoakannya agar segala dosa
kebesaran, yakni :
Maut
diampuni dan dimudahkan keluarnya
ruh.
atau dzikir isyarat dan KELOMPOK 2
SOP MENALQIN PASIEN DI IGD/ICU nafas, yakni : PSIK 2016 A
Petugas menggunakan  handscoon
dan masker (jika diperlukan) sebelum
kontak langsung dengan pasien
Petugas mendatangi pasien sakaratul Dzikir tersebut dituntun dan
maut dengan mengucapkan salam dibaca secara terus menerus
Meletakkan   pasien pada posisi kedua
seirama dengan detak jantung
kakinya telentang, membujur ke arah
kiblat, kepala diangkat sedikit supaya atau gerak keluar masuknya
mukanya kearah kiblat nafas orang yang menghadapi
Menasihati supaya bertobat dan sakaratul maut tersebut.
berbaik sangka kepada Allah dan
Semakin lemah kondisinya,
mengharap ampunan dan rahmat-Nya
Mendekatlah ke telinga pasien dan
hendaklah semakin ringan lafal
menuntun untuk mengucap “La Ilaaha yang diajarkan.
Illallah” dengan jelas dan tartil.
Ajaklah keluarga atau petugas lain
bergantian menuntun bacaan “Laa
Ilaaha illallah” tersebut sampai pasien
dinyatakan meninggal dunia.