Sunteți pe pagina 1din 69

KAMUS

PT ACSET
KNOWLEDGE MANAGEMENT - H

NO GROUP

1 Architect
2 Structure
3 MEP
4 Planning & Method
5 Quantity Survey
6 Bar Bending Schedule
7 Quality Assurance

8 Quality Control
9 Cost Control

10 Temporary Facility
11 SHE

12 Procurement
13 Construction
14 Survey
KAMUS KONSTRUKSI
PT ACSET INDONUSA TBK.
KNOWLEDGE MANAGEMENT - HUMAN CAPITAL PEOPLE DEV
2017
ISTILAH

Bordes :

Ceiling Plan :

Detail :

Façade :

Floor Patern Plan :


General Plan :

Key Plan :

Kolom Praktis :
Landscape :
Layout ruang :

Mezanin :

Partial Unit :

Section :

Split Level :

Superimpose :

Wall Finishing Plan :


Water proofing :
Roof Deck :
Balcony :
Rafter :
Rendering :
Acian :

Kerb (Curb) :
Dinding Parimeter :
Dowel :

Floor Hardener :

Kanopi (Canopy) :

Angkur :
Asbuilt Drawing :
Batching Plant :

Bekisting :

Beton (Concrete) :

Beton bertulang (Reinforced Concrete) :

Beton Pracetak (Precast Concrete) :

Beton Pratekan (Prestressed Concrete) :

Bleeding :

Bored Pile :

Contractor Proposal :

Deking :

Diaphragm Wall :

Discrepancy gambar :

Flat Slab :

For Construction Drawing (Forcon) :

Ground Anchor :

Honeycomb :
Joint :
Kolom (Column) :

Material Approval :

Method Statement :
Mix Design :

Panel Drop (Drop Panel) :

Panjang penanaman (Embedment length) :

Panjang penjangkaran (Ldh) :

Panjang penyaluran/Development length (Ld) :

Pedestal :

Pile Cap :

Raft Foundation :

Ramp :
Retaining Wall :
Retarder :

RFI (Request For Information) :

Sambungan (Connection) :

Scaffolding :

Segregasi :

Selimut beton (Concrete Cover) :

Sengkang (Stirrup) :
Sengkang ikat (Tie) :

Shearwall :

Shop Drawing :

Strutting :

Superimpose :

Tegangan (Stress) :
Tie Beam :
Tinggi efektif penampang (Effective depth of
:
section)(d)

Tulangan (Reinforcement) :

Automatic Main Failure (AMF) :

Automatic Transfer Switch (ATS) :

AC AHU :

AC Cassete :

AC Floor Standing :

AC Split Duct :

AC Split Wall :

AC VRV (Variable Refrigerant Volume) :


ACB (Air Circuit Breaker) :

Ball Valve :

Butterfly Valve :

CadWeld :

Check Valve :

Continity Test :

CT (Current Transformer) :

Dedicated Rebar :
Drain :
Floor Drain :

Gate Valve :

GFCI (Ground Foult Circuit) :

Globe Valve :

Grounding :

Grounding Penangkal Petir :

Kabel BC :
Kabel NYA :

Kabel NYM :
Kabel NYY :

MCB (Mini Circuit Breaker) :

MCCB (Moulded Case Circuit Breaker) :

MVAC :

OCB (Oil Circuit Breaker) :

Panel LVMDP ( Panel Distribusi Tegangan Rendah ) :

Panel MVMDP ( Panel Distribusi Tegangan Menengah ) :

Pekerjaan Elektrikal  :

Pekerjaan Elektronik :

Pekerjaan Mekanikal  :

Pekerjaan Plumbing  :

Pemadam Kebakaran/Fire Hydrant  :

Penangkal Petir :

Pipe Support :

Ring :

Safety valves :

Sistem Springkel :
Sump pit :

Surge Arrest :

Tranformator :

Vent :

ATR Self Climbing System :

Berat Jenis :
Biweekly Report :
Cantilever :

Carbon Fiber Reinforcmed Polymer (CRFP) :

Fluid Viscous Damper :

Grouting :

Honeycomb :

Jack Up :

Jacketing :

Lifting Plan :

Logistik Plan :

One Week Ahead :

Panel Listrik :

Patching :

Plattform :

Pondasi :
Pondasi Bore Pile :

Pondasi Dalam :

Pondasi Dangkal :

Pondasi Jalur atau Pondasi Memanjang ( Strip


:
Foundations )

Pondasi Plat Beton Lajur :

Pondasi Rakit :

Pondasi Sumuran :

Pondasi Tapak (Pad Foundations) :

Pondasi tiang pancang (Pile Foundation) :

Pondasi Tikar ( Raft Foundations ) :

Pondasi Umpak :

Pre-Fabrication :

Spalling :
Two Weeks Ahed Plan :
Analisa Harga Satuan :

Addendum :
Aanwijzing :

Back Charge :

Berita Acara Serah Terima (BAST) :

BQ (Buill of Quantity) :

Cost Plus Fee Contract :

Dokumen Kontrak :

Final Account :

Harga Satuan :

Join Calculation :

Lump sum Contract :

Opname :

Prime Cost Rate (PC Rate) :

Prime Cost Sum (PC Sum) :

Progress Internal :

Progress Eksternal :

Provisional Quantities :

Provisional Sum :

RAP (Rencana Anggaran Proyek) :


Risalah Pembayaran :

Remeasure :

Retensi :

RKS (Rencana Kerja dan Syarat-syarat) :

SPK (Surat Perintah Kerja) :

Tender :

TOR (Term Of Reference) :

Unit Price Contract :

VO (Variation Order) :

Bar :
Bar Bender :

Bar Bending Schedule (1) :

Bar Bending Schedule (2) :

Bar Cutter :

Cutting List :

Cutting Size :

Fabrikasi :
Mapping Sipot :

Off Site Fabrication :


On Site Fabrication :
Rebar :

Rebar Coupler :

Reuse :
Scrab :
Sipot :
Stockyard Rebar :
Waste Rebar :

AMS (ACSET Management Sytem) :

IK (Instruksi Kerja) :

Inovation :

ITP (Inspection Test Plan) :

PQP (Project Quality Plan) :

SOP (Standart Operational Procedure) :

Defect :
Inspeksi :
Inspeksi external :
Inspeksi internal :
IR (Inspection Request) :
Join Inspeksi :
Non Confirmed Report (NCR) :
Spesifikasi teknis :

Actual Cost :
BUASO :

:
Certificate of Payment (COP)

:
Cost
Estimate to Complete (ETC) :

:
Kontrak
Revenue :
Total to Complete (TTC) :
Excavator ( Back Hoe) :
Dump truck :
Fork Lift :
Mobile Crane :
Dozer :
Front Shovel :

Clamshell :

Loader truck / Truck Loader :


Conveyor Belt :
Tandem Roller :
Compactor :

Asphalt Finisher :

Pneumatic Roller :
Stone Crusher :
Motor grader :

Motor Scraper :

Concrete Paver :

Concrete Vibrator :

Truck Mixer :

Asphalt mixing Plan :

Concrete Batching Plant :


Crawler Crane :
Static Tower Crane :
Accident :

Alat Pelindung Diri (APD) :

Bahaya (Hazard) :

Body Harness :

Fatality :
Hazard Identification and Risk Asessement (HIRA) :
Identifikasi Bahaya Penilaian Resiko (IBPR) :

Incident :

Inspeksi K3 :

JSA (Job Safety Analysis) :

Lost Tme Injury :

Near Miss :

Occupational Health and Safety Assesment


:
Series(OHSAS)
Property Damage :
Railing :

Resiko (Risk) :

Safety :

Safety Plan :

Unsafe Action :

Unsafe Condition :

Commercial Bid Evaluation :

Cost Code :

Form Permintaan Barang (FPB) :

Good Issue (GI) :


Good Receipt (GR) :

Purchase Order (PO) :

Purchase Requisition (PR) :

Quality Cost Delivery System (QCDS) :

Quotation :

Rencana Anggaran Biaya (RAB) :

Request For Quotation (RFQ) :

Technical Bid Evaluation :

Technical Proposal :

Bahan :
Additive :
Admixture :

Adukan :

Agregat :

Agregat Campuran :

Agregat Halus :

Agregat Kasar :
Agregat Ringan :

AISC :

AISCS :

ASTM :

Bahan Tambahan :

Balok (Beam) :

Balok Spandrel :

Barsteel :

Batas Atterberg :

Batas Cair :

Batas Plastis :

Beban :

Beban hidup :

Beban mati :

Bendrat :

Beton Cast in place :

Beton Normal :

Beton Polos :

Beton Ringan Struktur :

Beton Struktural :

Bleeding :
Bouwplank :
Box :

Bracing :

Bucket Tower Crane :


Cast in situ :
CGS :
Cincin Tarik (Cincin Containment) :

Cofferdam :

Ban :

Daktilitas :

Defleksi :

Dinding Geser (Shear wall, Structural wall) :

Doka :
Dowel :
Dump Truck :
Faktor Air Semen (Fas) :

Faktor Reduksi :

Forklift :
Gaya Tarik :

Gaya Tekan :

Geser :

Girder :

Goyangan (Sideways) :

Hammer Test :
HPS :
HVAC :

Jacking :

Joist :

Kolom :

Komposit :

Konstruksi Batu :

Kuat Nominal :

Kuat Perlu :

Kuat Rencana :

Kuat Tarik Leleh :

Kuat Tekan Beton yang disyaratkan (fC’ ) :

Lay-Out :

Lentur :

Lintel :

Mix Design :

Modulus Elastisitas :

Acuan :

Momen :
Momen Kopel :
Momen Puntir :
Mortar :

Plat Komposit :

Pondasi :

Portland Cement :
Post Tension :
Power :
Pre Tension :
Rangka Batang Ruang :

Rangka Kaku :

Rangka Tanpa Bracing (Unbraced frame) :

Rapid Klam :
Ready Mix Concrete :

Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) :

Retarder :

Sag :

Sand Blasting :

Segregasi :

Sengkang :

Setting Time :

Shear-Connector :

Site Plan :
Slump :
Standar :
Speady :

Spesi-beton :

Spesi-mortar :
Steel Proff :
Strands :
Stressing :

Struktur Balok dan Kolom (Post and Beam) :

Struktur Bangunan :

Struktur Cangkang :

Struktur Funicular :

Struktur Grid :

Struktur Membran :

Struktur Plat :

Struktur Rangka Batang :

Struktur Rangka Kaku (Rigid Frame) :

Sway Frame :

Tegangan :

Tegangan Tumpu (Bearing Stress) :

Tegangan Utama (Principle Stresses) :


Tendon :

Timing :
Tinggi Efektif Penampang (d) :

Titik Hubung (Joint) :

Torsi :

Triangulasi :
Troley :
Truck Mixer :
Tulangan Deform :

Tulangan :

Tulangan Polos :
Tulangan Spiral :
Tulangan Ulir :

Umur Bangunan :

Un-sway Frame :

Uplift :
Wearing Diagram :
Wires :
Workability :
Workshop :
As Pinjaman :

Azimuth :

Bench Mark (BM) :

Finish Floor Level (FFL) :


Form after pouring :

Form before pouring :


Garis arah nivo :

Grid Line :

Kerangka Kontrol :

Kerangka Kontrol Horisontal (KKH) :

Kerangka Kontrol Vertikal (KKV) :

Kesalahan indeks vertikal :

Kesalahan kesejajaran garis nivo :

Kesalahan kolimasi :

Koordinat :

Marking :

Parimeter :
Plumb Laser :

Rambu Ukur :

Roll meter (Pita Ukur) :

Rotation Laser :
Sempadan :

Setting Out :

Settlement :
Structural Floor Level (SFL) :

Sipat Datar (Auto levelling) :

Sipatan :

Statif (Tripod) :

Sumbu I :
Sumbu II :

Theodolite :

Total Station (TS) :

Unting - unting (bandul) :


Verticality :
Waterpass :
AMUS KONSTRUKSI
CSET INDONUSA TBK.
T - HUMAN CAPITAL PEOPLE DEVELOPMENT
2017
ARTI

Pelat datar diantara anak-anak tangga sebagai tempat beristirahat sejenak.


Shop drawing yang memberikan informasi tentang perencanaan plafond atau atap untuk
pemasangan lampu, smoke detector, fire fighting dan lainnya.
Shop drawing yang memberikan informasi tentang detail suatu shop drawing dikarenakan gambar
yang kurang jelas.

Muka luar dari bangunan yang merupakan bagian depan arsitektur yang kadang-kadang berbeda
dengan muka-muka yang lain dengan penggarapan detail-detail arsitektur atau ornamen.

Shop drawing yang memberikan informasi tentang perencanaan pola lantai.


Gambar yang berfungsi untuk menjelaskan gambaran dan informasi umum.
Gambar yang berfungsi sebagai gambaran secara keseluruhan proyek (gabungan dari gambar-
gambar general dst).
Struktur kolom pada bangunan yang berfungsi untuk memperkaku dinding terhadap gaya lateral.
Suatu shop drawing yang memperlihatkan keseluruhan site plan.
Tata letak atau komposisi ruang dalam rumah.
Lantai tambahan yang berada di antara 2 lantai/antara lantai denga atap sebagai alternatif
penambahan ruang.
Gambar yang berfungsi menjelaskan tentang suatu area/bagian tertentu dari gambar general.
Gambar yang berfungsi sebagai penjelas dari informasi yang tidak dapat dijelaskan di plan (denah)
yang digambarkan berupa potongan pada suatu gambar.
Beda ketinggian level.
Penumpukan 3 ilmu gambar struktur, arsitektur, MEP yang harus dilakukan setiap kali mulai
menggambar yang berfungsi untuk meminimalisir perbedaan kebutuhan sesuai desain forcon
masing-masing ilmu yang akan digunakan.
Shop drawing yang memberikan informasi tentang perencanaan finishing pada dinding.
Suatu pekerjaan yang digunakan untuk menjaga konstruksi kedap terhadap air.
Bagian atap yang datar dan dapat digunakan.
Ruang kecil dan terbuka di luar bangunan, di lantai atas.
Usuk; kaki kuda-kuda.
Menyelesaikan gambar dengan menambah warna, terang-bayang, orang, pohon, dsb.
Lapisan akhir pekerjaan plesteran, berupa campuran semen dengan air.
Satu produk beton pracetak yang dipasang sebagai pembatas antara jalan dengan paving block
trotoar.
Dinding luar atau selubung bangunan.
Pasak; pasak kayu berbentuk silinder.
Pengeras lantai; bahan aditif yang ditambahkan pada beton lantai agar memiliki permukaan yang
keras, dapat diberi warna, biasa dipergunakan di pabrik, gudang, dsb.
Atap kecil pada pintu masuk bangunan untuk menekankan adanya pintu masuk dan perlindungan
terhadap panas dan hujan.
Media untuk mengikat dalam suatu sambungan beton pracetak.
Gambar final bangunan yang telah selesai dilaksanakan.
Lokasi / tempat pengadukan beton.
Suatu sarana pembantu struktur beton untuk pencetak beton sesuai dengan ukuran
bentuk, rupa ataupun posisi yang direncanakan.
Campuran semen portland atau semen hidrolis lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air
dengan atau tanpa bahan campuran tambahan (admixture)
Beton struktural yang ditulangi dengan tidak kurang dari jumlah baja prategang atau
tulangan non-prategang minimum.
Elemen beton struktur yang dicetak di tempat lain dari posisi akhirnya dalam struktur.
Beton struktural dimana tegangan dalam diberikan untuk mereduksi tegangan tarik potensial
dalam beton yang dihasilkan dari beban.
Beton yang kelebihan air, sehingga air semen naik ke permukaan.

Tiang pondasi dalam yang berbentuk tabung, yang berfungsi meneruskan beban struktur
bangunan di atasnya dari permukaan tanah sampai lapisan tanah keras di bawahnya.

Pengajuan metode kerja jika diperlukan modifikasi di lapangan atau terdapat sesuatu yang
tidak sesuai dengan gambar.
Beton tahu untuk pedoman ketebalan selimut beton.
Konstruksi dinding penahan tanah (retaining wall), yang membedakannya dengan retaining
wall konvensional adalah pada metode pelaksanaan dan kelebihan lain yang tidak diperoleh
pada dinding penahan tanah sistem konvesional.
Ketidaksesuaian antar gambar, antara gambar forcon satu dengan yang lainnya atau antara
forcon dengan shop drawing.
Konstruksi pelat datar yang dimana beban tidak ditumpu oleh balok-balok, namun langsung
didistribusikan ke kolom penumpunya.
Gambar yang diserahkan kepada kontraktor setelah terpilih sebagai pemenang tender yang
digunakan sebagai acuan pelaksanaan di lapangan
Sistem pendukung yang digunakan pada retaining wall yang berfungsi untuk meneruskan
beban dari dinding ke tanah.

Bagian struktur yang dipakai bersama pada komponen struktur yang berpotongan.
Komponen struktur dengan rasio tinggi terhadap dimensi lateral terkecil melampaui 3 yang
digunakan untuk menumpu beban tekan aksial.
Pengajuan persetujuan material oleh Owner/MK yang sebelumnya telah melalui procurement
HO.
Pengajuan metode kerja oleh Engineer untuk disetujui oleh Owner/MK.
Disain campuran beton berdasarkan berat atau volume.

Proyeksi di bawah slab yang digunakan untuk mengurangi jumlah tulangan negatif sepanjang
kolom atau tebal pelat perlu minimum, dan untuk meningkatkan kekuatan geser slab.

Panjang tulangan tertanam yang disediakan melebihi penampang kritis.


Panjang penyaluran untuk batang tulangan ulir dalam kondisi tarik yang diakhiri dengan kait
standar.
Panjang tulangan tertanam, termasuk strand pratarik, yang diperlukan untuk
mengembangkan kekuatan design tulangan pada penampang kritis.
Komponen struktur dengan rasio tinggi terhadap dimensi lateral terkecil kurang dari atau
sama dengan 3 yang digunakan terutama untuk menumpu beban tekan aksial.
Struktur yang dibangun untuk mengikat pondasi sebelum didirikan kolom di bagian atasnya
dan berfungsi untuk meneruskan beban dari kolom ke pondasi.
Pondasi rakit, atau pondasi dangkal yang berbentuk pelat raksasa dengan ketebalan
tertentu, yang biasa dipakai pada gedung bertingkat yang mempunyai basement, untuk
mengurangi resiko momen guling suatu gedung,
Lantai yang sengaja dibuat miring sebagai pengganti tangga.
Dinding penahan tanah untuk menahan gaya aktif tanah.
Bahan tambah untuk memperlambat pengikatan beton.
Suatu dokumen yang berfungsi sebagai media bertanya atau memperoleh informasi dari
pemberi tugas (owner).
Daerah yang menghubungkan dua atau lebih komponen struktur.
Suatu struktur (kerangka) sebagai (1) sarana kerja bagi pekerja untuk melakukan tugas pada
ketinggian tertentu dan (2) penyangga acuan beton yang berfungsi mencegah terjadinya
perubahan posisi acuan dari posisi yang telah ditentukan.

Pengelompokan agregat yang homogen pada adukan beton, dimana agragat kasar terpisah
dengan agregat halus.

Jarak antara permukaan terluar tulangan yang tertanam dan permukaan luar terdekat beton.

Tulangan yang digunakan untuk menahan tegangan geser dan torsi dalam komponen
struktur, umumnya batang, kawat, atau tulangan kawat las baik kaki tunggal atau dibengkok
menjadi L, U, atau bentuk persegi dan ditempatkan tegak lurus terhadap atau bersudut
terhadap tulangan longitudinal.
Lingkupan batang tulangan atau kawat yang melingkupi tulangan longitudinal. Batang atau
kawat gulungan menerus berbentuk lingkaran, persegi, atau bentuk poligon lainnya tanpa
sudut dalam dapat diterima.
Elemen struktur berbentuk dinding beton bertulang yang berfungsi untuk menahan gaya
geser, gaya lateral akibat gempa bumi atau gaya lainnya pada gedung bertingkat dan
bangunan tinggi.
Gambar teknis yang digunakan untuk pelaksanaan di lapangan.
Salah satu metode struktur penahan tanah yang berfungsi sebagai media yang menstabilkan
galian.
Penggabungan sutu gambar dengan gambar yang lainnya untuk melihat apakah ada
perbedaan atau tidak.
Intensitas gaya per satuan luas.
Balok yang menghubungkan antar pile cap.

Jarak yang diukur dari serat tekan terjauh ke pusat tulangan tarik longitudinal.

Batang baja berbentuk polos atau defon atau pipa yang berfungsi untuk menahan gaya tarik
pada komponen struktur, tidak termasuk tendon prategang, kecuali bila secara khusus diikut
sertakan.

AMF berfungsi secara otomatis menghidupkan genset  ketika suplai Listrik dari PLN Gagal / Padam.

Berfungsi secara otomatis membuka suplay listrik dari genset  dan menutup suplay listrik dari PLN
dan sebaliknya membuka suplay listrik dari PLN dan menutup suplay listrik dari  genset secara
otomatis ketika supay listrik dari PLN kembali.

AHU atau Air Handling Unit merupakan jenis AC yang digunakan untuk ruangan yang lebih besar
seperti bandara, ruang rapat, mall dan perkantoran. 
Jenis AC ini biasanya unit indoornya menempel di plafon. Jenis AC cassete terdiri dari berbagai ukuran
mulai dari 1.5 pk sampai dengan 6 pk.

jenis AC yang memiliki unit indoor berdiri /duduk dan bisa dipindah-pindah sesuai dengan keperluan.

AC dengan pendistribusian hawa dinginnya menggunakan sistem ducting.

Jenis AC ini biasa digunakan untuk hotel budget. kelebihan dari jenis AC ini adalah bisa dipasang pada
ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar misalnya pada ruangan yang posisinya ditengah
bangunan karena kondenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan pada tempat yang
berhubungan dengan udara luar.

AC VRV memilik satu outdoor dan beberapa unit indoor dengan berbagai tipe seperti split wall,
cassete, floor standing dan sebagainya. VRV adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan
CPU dan kompresor inverter dan sudah terbuktu handal, efisiensi energi, melampui banyak sistem AC
lama seperti AC central, AC split, dan sebagainya. 
Jenis circuit breaker dengan sarana pemadam busur apiberupa udara. ACB dapat digunakan pada
tegangan rendah dan tegangan menengah. Udarapada tekanan ruang atmosfer digunakan sebagai
peredam busur api yang timbul akibat prosesswitching maupun gangguan. Air Circuit Breaker dapat
digunakan pada tegangan rendah dan tegangan menengah.

Sebuah valve atau katup dengan pengontrol aliran berbentuk disc bulat (seperti bola/belahan). Bola
itu memiliki lubang, yang berada di tengah sehingga ketika lubang tersebut segaris lurus atau sejalan
dengan kedua ujung valve / katup, maka aliran akan terjadi.

Butterfly Valve adalah valve yang dapat digunakan untuk mengisolasi atau mengatur aliran. 
Mekanisme penutupan mengambil bentuk sebuah disk . system pengoperasiannya mirip dengan ball
valve, yang memungkinkan cepat untuk menutup

Cara menghubungkan antara grounding rod dengan kabel grounding yaitu dengan sistem pengelasan
dengan menggunakan alat Cadweld ( moulding )
Alat yang digunakan untuk membuat aliran fluida hanya mengalir ke satu arah saja atau agar tidak
terjadi reversed flow/back flow.
Kegiatan test sambungan yang telah di las dengan menggunakan multitester ( AVO meter.)
Suatu komponen panel listrik dari bahan baja / metal dalam bentuk lingkaran (ring) atau gelang
persegi dan tengahnya berlubang. Fungsi dari komponen panel listrik ini yaitu sebagai penurun arus
dan atau tegangan pada box panel.
Tulangan pada column yang berfungsi sebagai penghantar arus penangkal petir.
Suatu alat pembuangan zat cair.
Saringan lantai, saringan ini berfungsi agar kotoran tidak ikut masuk ke saluran pembuangan.
Jenis katup yang digunakan untuk membuka aliran dengan cara mengangkat gerbang penutup nya
yang berbentuk bulat atau persegi panjang.

Semacam Circuit Breaker yg bereaksi lebih cepat dari MCB. Komponen panel listrik ini akan
memantau listrik lebih rinci dan jika terdapat short atau kabel terkelupas dan mengenai manusia,
tidak mengakibatkan kematian. Istilah GFCI biasanya  ada yang menyebutnya  RCCB atau  ELCB

Jenis valve yang digunakan untuk mengatur laju aliran fluida dalam pipa.

Grounding pada instalasi dan komponen panel  berfungsi sebagai pengaman listrik. Pengaman listrik
akibat dari kabel -kabel yg terkelupas dan mengenai body part peralatan elektonik atau peralatan
listrik yg selanjutnya mengenai orang. Dgn adanya komponen panel listrik ini maka aliran arus listrik
yg liar atau yg tak berfungsi akan dibumikan

Tempat pembumian yang berfungsi mengalirkan muatan listrik dari kabel konduktor penangkal petir
dan cara mengukur grounding penangkal petir ke batang pembumian (ground rod) yang ditanam di
tanah.
Kabel Grounding yang digunakan sebagai penyalur aliran petir.
Kabel listrik tunggal yang banyak digunakan pada instalasi listrik rumah.
Kabel yang mempunya initi lebih dari satu dengan isoslasi pvc. Biasa di gunakan untuk instalasi listrik
pada gedung atau bangunan yang tertanam pada dinding.
Kabel yang mempunyai inti lebih dari satu. Dirancang untuk penggunaan didalam tanah ataupun
berbagai kondisi seperti outdoor, kering ataupun lembab.
Alat pengaman arus lebih. MCB ini memproteksi arus lebih yang disebabkan terjadinya beban lebih
dan arus lebih karena adanya hubungan pendek.

Alat pengaman yang dalam proses operasinya mempunyai dua fungsi yaitusebagai pengaman dan
sebagai alat penghubung. Jika dilihat dari segi pengaman, maka MCCB dapat berfungsi sebagai
pengaman gangguan arus hubung singkat dan arus bebanlebih.
Pekerjaan instalasi AC (air conditioner) pada gedung atau bangunan bertingkat lainnya.

Jenis CB yang menggunakan minyak sebagai sarana pemadam busurapi yang timbul saat terjadi
gangguan. Bila terjadi busur api dalam minyak, maka minyak yang dekat busur api akan berubah
menjadi uap minyak dan busur api akan dikelilingi oleh gelembung gelembung uap minyak dan gas.
Gas yang terbentuk tersebut mempunyai sifat thermal conductivity yang baik dengan tegangan
ionisasi tinggi sehingga baik sekali digunakan sebagi bahan mediapemadam loncatan bunga api.

Panel yang bekerja pada tegangan rendah dan berfungsi sebagai pembagi utama pembagian daya
instalasi di seluruh gedung dan sekitar.

Menerima Supply Power dari gardu PLN untuk di distribusikan ke Transformator tegangan menengah d

Pekerjaan yang berhubungan dengan instalasi listrik. Pekerjaan elektrikal mencakup panel TM &
Transformer, kabel daya tegangan menengah, panel listrik tegangan rendah, panel distribution box,
kabel daya listrik, tegangan rendah, armatur lampu penerangan, saklar, stop kontak dan key tag,
kabel instalasi penerangan, instalaso stop kontak, dan sistem penangkal petir.

Pekerjaan yang berhubungan dengan instalasi sistem-sistem dihotel seperti fire alarm system, sistem
tata suara, sistem telepon, sistem data, sistem cctv, dan sistem MATV.
Pekerjaan yang berhubungan dengan alat mesin besar seperti Lift dan ekskalator.
Pekerjaan pemipaan yang terdapat pada bangunan gedung seperti pipa untuk air bersih, air kotor,
pipa ventilasi, dan air hujan.
Pekerjaan MEP yang masih berhubungan dengan pemipaan air khususnya untuk keperluan pemadam
kebakaran jika terjadi kebakaran.

Rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi petir menuju ke permukaan bumi, tanpa merusak
benda-benda yang dilewatinya. Ada 3 bagian utama pada penangkal petir : Batang penangkal petir.
Kabel konduktor.
Penyangga yang menahan beban pipa agar pipa tetap dalam elevasi yang diinginkan.
Sistem pengaman penangkal petir yang melingkar (mehubungkan setiap titik dedicated rebar )
berfungsi mengurangi arus yang diperoleh dari petir.
Alat yang digunakan untuk mengatur tekanan (jika berlebih maupun kekurangan). Biasanya hal ini
terkait dengan nilai ambang tekanan maksimum atau minimum pada sistem.
Jaringan pipa air dengan keran pada setiap 3 meterdi bagian atap ( Pelavon ) untuk memercikan air
bila terjadi kebakaran.
Sebuah lubang yang dirancang untuk mengumpulkan air dan cairan tumpah lainnya. Salah satu lokas
yang paling klasik untuk sebuah lubang bah adalah ruang bawah tanah,basement, ruang
pompa/gensetl fungsinya agar air dari sisa ruang bawah tanah  di lokalisasi.

Alat pengaman listrik dari kejutan listrik yg berlebihan. Contohnya apabila ada kejadian tiba-tiba
aliran listrik menjadi lebih tinggi akibat dari penambahan energi potensial.

Alat yang berfungsi sebagai penurun tegangan dari tegangan menengah menjadi tegangan rendah.

Alat pembuangan gas, udara atau uap air.


Metode climbing pada plattform untuk formwork yang digunakan oleh ULMA construction.
Pengangkatan plattform memanfaatkan tenaga hidrolik.
Perbandingan antara berat dan volume suatu material ( misalnya : Beton ).
Laporan yang dibuat oleh schedule control setiap periode dua minggu.
Struktur satu tumpuan.
Metode perkuatan struktur beton dengan cara menambahkan lembaran karbon untuk mencapai mutu
beton yang sesuai rencana.
Peredam gempa yang menyerap energi gempa dan mengurangi gaya gempa rencana yang dipikul
elemen struktur.

Injeksi beton yang diberikan tekanan untuk mengisi ruang pada rongga, pori, rekahan dan retakan
batuan yang selanjutnya cairan tersebut akan menjadi padat secara fisika maupun kimiawi.

Cacat beton keroposseperti sarang lebah yang di sebabkan oleh gradasi yang tidak sesuai.
Metode climbing pada plattform untuk formwork yang digunakan oleh ULMA construction.
Pengangkatan plattform memanfaatkan tenaga hidrolik.
Metode perbaikan struktur beton dengan cara memperbesar ukuran penampang atau dengan
membungkus penampang kolom tersebut dengan baja atau serat karbon.
Perencanaan untuk area yang terjangkau oleh tower crane dan kapasitas angkutnya berdasarjab
radius.
Perencanaan untuk tata letak fasilitas on-site maupun off-site dan diperuntukan pada manusia
maupun material/alat kerja.
Rencana kerja satu minggu ke depan.
Panel yang berfungsi untuk mendistribusikan tenaga listrik agar mempermudah pekerjaan di
lapangan dan bersifat temporer.
Metode perbaikan akibat spalling yang tidak terlalu dalam (kurang dari selimut beton) dan area yang
tidak luas. Metode ini dengan melakukan penempalan mortar secara manual.

Plat lantai temporer untuk menunjang pekerjaan struktur (biasanya menggantung di kolom/ATR).

Suatu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk menempatkan bangunan dan
meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke tanah dasar pondasi yang cukup kuat
menahannya tanpa terjadinya differential settlement pada sistem strukturnya.
Jenis pondasi dalam yang mempunyai bentuk seperti tabung memanjang yang terdiri dari campuran
beton dengan besi bertulang dengan dimensi diameter tertentu yang dipasang didalam tanah dengan
menggunakan metode pengeboran dengan instalasi pemasangan besi setempat serta pengecoran
beton setempat.

Pondasi yang didirikan  permukaan tanah dengan kedalam tertentu dimana daya dukung dasar
pondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan  kondisi permukaan tanah, pondasi dalam biasanya
dipasang  pada kedalaman lebih dari  3 m di bawah elevasi permukaan tanah.

Pondasi dangkal biasanya dibuat  dekat dengan permukaan tanah, umumnya  kedalaman
pondasi didirikan  kurang 1/3 dari lebar pondasi sampai dengan kedalaman kurang dari 3 m.

Jenis pondasi yangdigunakan untuk mendukung beban memanjang atau beban garis, baik untuk
mendukung beban dinding atau beban kolom  dimana penempatan kolom  dalam jarak
yang dekat dan fungsional kolom tidak terlalu mendukung beban berat sehingga pondasi tapak tidak
terlalu dibutuhkan.

Pondasi yang digunakan untuk mendukung sederetan kolom pondasi plat beton lajur sangat kuat,
sebab seluruhnya terdiri dari beton bertulang dan harganya lebih murah dibandingkan dengan
pondasi batu kali.

Plat beton besar yang digunakan untuk mengantar permukaan dari satu atau lebih kolom di dalam
beberapa garis/ beberapa jalur dengan tanah.

Pondasi sumuran atau cyclop beton menggunakan beton berdiameter 60 – 80 cm dengan kedalaman


1 – 2 meter, di dalamnya dicor beton yang kemudian dicampur dengan batu kali dan sedikit
pembesian dibagian atasnya.
Pondasi yang digunakan untuk mendukung beban titik individual seperti  kolom struktural.
Bagian dari struktur yang digunakan untuk menerima dan mentransfer (menyalurkan) beban dari
struktur atas ke tanah penunjang yang terletak pada kedalaman tertentu. Tiang pancang bentuknya
panjang dan langsing yang menyalurkan beban ke tanah yang lebih dalam.

Pondasi tikar/ pondasi raft digunakan untuk menyebarkan beban dari struktur atas area yang luas,
biasanya dibuat untuk seluruh area struktur.

Pondasi ini diletakan diatas tanah yang telah padat atau keras. Sistem dan jenis pondasi ini sampai
sekarang terkadang masih digunakan, tetapi ditopang oleh pondasi batu kali yang berada di dalam
tanah dan sloof sebagai pengikat struktur, serta angkur yang masuk kedalam as umpak kayu atau
umpak batu dari bagian bawah umpaknya atau tiangnya.

Metode perakitan (rebar) dimana hasil produk menjadi kesatuan utuh (ex : kolom dan corewall)
sebelum terinstall di struktur utama.
Terlepasnya bagian beton sehingga perlu adanya perbaikan.
Rencana kerja selama dua minggu ke depan
Penggabungan berbagai unsur yang terkait dengan koefisien tertentu menjadi satu kesatuan.

Istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausula atau pasal yang secara
fisik terpisah dari perjanjian pokoknya namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok itu.
Sebuah proses pertemuan untuk menjelaskan seluk beluk pekerjaan sebuah tender atau proyek.

Pengajuan pembayaran oleh mandor atau subkon ke main kontraktor yang kemudian akan dibayarkan
ke mandor atau subkon jika terjadi kerja tambah yang diakibatkan oleh mandor lain atau perubahan
disain di luar volume SPK yang telah disepakati sebelumnya.
Dokumen bukti telah menyelesaikan pekerjaan.

Dokumen kontrak yang biasanya disiapkan oleh quantity surveyor yang merupakan daftar rancangan
pekerjaan yang terdiri dari perhitungan volume pekerjaan dan dapat memperinci biaya.

Kontrak pengadaan jasa pemborongan yang berdasarkan biaya yang dikeluarkan ditambah fee yang
disepakati. Pembayaran dilakukan secar periodik (misalnya bulanan) dengan nilai pembayaran
minimum yang disepakati para pihak. Kontrak jenis ini umumnya digunakan untuk jenis dan volume
pekerjaannya belum pasti.

Dokumen pengikat antara pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa dalam pengadaan
barang/jasa.

Proses perhitungan dan persetujuan pada semua perubahan di kontrak (variaion order), sehingga
pembayaran yang diberikan kepada kontraktor berdasarkan kontrak yang telah disetujui beserta
variation ordernya.
Jumlah harga dari analisa untuk menentukan nilai suatu bahan, upah, alat maupun pekerjaan.
Kegiatan perhitungan bersama antara pihak pemberi kerja (Owner) dengan penerima kerja
(Kontraktor) terkait bobot pekerjaan untuk mendapatkan kesepakatan bersama.
Kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu
sebagaimana ditetapkan dalam kontrak.

Pengajuan pembayaran oleh mandor atau subkon ke main kontraktor yang kemudian akan dibayarkan
ke mandor atau subkon jika sudah memenuhi syarat tertentu yang sebelumnya sudah dikurangi
dengan retensi sebesar 5%. Nilai pembayaran tersebut sesuai dengan volume yang sudah dikerjakan.

Klaim sesuai perubahan harga material yang ditentukan oleh owner.


Bila tidak dikerjakan akan menjadi pengurang BQ. Bila dikerjakan nilai akan disesuaikan dengan
kontrak owner ke NSC. Bila ada Coordination Fee maka nilainya disesuai dengan persentase
sebelumnya.

Laporan hasil volume pekerjaan yang sudah dikerjakan yang dilaporkan oleh pihak subcont ke pihak
maincont sebagai bahan untuk pengajuan pembayaran.
Laporan hasil volume pekerjaan yang sudah dikerjakan yang dilaporkan oleh pihak maincont ke pihak
owner sebagai bahan untuk pengajuan pembayaran.
Menghitung kembali volume aktual pekerjaan dengan harga satuan sesuai kontrak.
Menghitung kembali volume pekerjaan dan memeriksa spesifikasi yang berubah dari sebelumnya
sehingga ada kemungkinan harga satuan yang berbeda.
Perkiraan biaya material, biaya upah, dan biaya lain-lain yang dibutuhkan untuk mendirikan suatu
bangunan.
Dokumen yang dibuat sebagai lampiran dalam proses pengajuan pembayaran opname ke bagian
finansial.
Perhitungan ulang antara kontraktor dan owner/subkon terkait dengan perubahan gambar/variation
order.

Jumlah termin (progress billings) yang tidak dibayar / ditahan hingga pemenuhan kondisi yang
ditentukan dalam kontrak untuk pembayaran jumlah tersebut atau hingga telah diperbaiki. Besarnya
nilai retensi biasanya sebesar 5% dari nilai kontrak proyek.

Dokumen yang dibuat dan disusun oleh pengguna jasa yang meliputi ketentuan-ketentuan umum
lelang, ketentuan perjanjian, spesifikasi teknik, rincian volume/lingkup pekerjaan dan gambar-gambar
serte ketentuan-ketentuan lainnya yang mengikat dan harus dipenuhi oleh Peserta Lelang dalam
pelelangan pekerjaan.

Surat perintah kerja yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen/PPK di dalam dokumen
kontrak/Surat Perjanjian Kontrak.
Memborong pekerjaan/ menyuruh pihak lain untuk mengerjakan atau memborong pekerjaan
seluruhnya atau sebagian pekerjaan sesuai dengan perjanjian atau kontrak yang dibuat oleh kedua
belah pihak sebelum pekerjaan pemborongan itu dilakukan.

Perencanaan kegiatan proyek atau yang biasa disebut outline, atau lembar penugasan.
Keberadaannya penting bagi konsultan proyek / perusahaan yg bergerak di proyek. Sebab dengan
TOR tersebut, kegiatan proyek akan terfokus, mendalam dan lengkap.

Kontrak dimana volume perkerjaan yang tercantum dalam kontrak hanya merupakan perkiraan dan
akan diukur ulang untuk menentukan volume pekerjaan yang benar-benar dilaksanakan.

Pengajuan penambahan pekerjaan jika terdapat pekerjaan yang tidak termasuk dalam BQ kontrak,
sehingga pekerjaan ini diwajibkan dianalisa secara volume dan harga untuk penagihan ke pihak
owner.
Besi.
Alat yang digunakan untuk pembengkokan besi.

Divisi yang bertanggung jawab dalam membuat, mengatur, melaksanakan dan mengontrol kegiatan
operasional fabrikasi besi berikut jadwal fabrikasi berdasarkan rencana pemasangan pembesian di
lapangan.
Suatu formulir yang berisi daftar fabrikasi besi per-item kerja yang diberikan dan disajikan dalam
bentuk tabel untuk referensi visual yang mudah.
Alat yang digunakan untuk pemotongan besi.
Daftar potongan besi fabrikasi berpola yang akan digunakan di lapangan dalam bentuk tabel yang
berisi jumlah, diameter, panjang besi, dan rangkaian lain yang menghasilkan volume dari besi itu
sendiri.

Proses pembuatan gambar besi suatu pekerjaan struktur di lapangan yang dibuat ke dalam Shop
Drawing bersama dengan gambar lainnya.
Suatu rangkaian pekerjaan dari beberapa komponen material yang dirangkai secara bertahap sampai
menjadi suatu bentuk yang dipasang menjadi rangkaian alat produksi atau konstruksi.
Kegiatan mapping besi sisa potong di area proyek yang mencakup besi scrab dan waste dengan
tujuan menghitung volume besi untuk keperluan divisi Quantity Surveyor.
Proses fabrikasi yang dikerjakan di luar area proyek.
Proses fabrikasi yang dikerjakan di dalam area proyek.
Besi.
Besi Mekanik Kopel adalah Splicing Rebar atau sambungan rebar berbentuk silinder yang diulir yang
dipasang satu sama lain seperti mur dan baut.
Sisa potongan besi yang telah dipakai kembali.
Sisa potongan besi yang masih bisa dipakai.
Sisa potong merujuk kepada besi sisa-sisa potongan fabrikasi.
Tempat atau gudang penyimpanan besi di dalam maupun di luar area proyek.
Sisa potongan besi terakhir yang tidak bisa dipakai kembali (sampah proyek).

Sebuah sistem manajemen yang memadukan semua komponen bisnis menjadi satu sistem yang
digunakan oleh PT Acset Indonusa Tbk, sebagai acuan dan untuk memberikan panduan bagi
organisasi dalam merencanakan, menerapkan, memantau dan mengukur serta mengembangkan
Sistem Manajemen Acset untuk memenuhi tuntutan standar-standar, peraturan perundangan dan
persyaratan lainnya.

Suatu perintah yang disediakan untuk membantu seseorang dalam melakukan pekerjaan dengan
benar.
Sebuah improvement atau pemuan baru untuk menunjang suatu kegiatan
Dokumen yang berisi tentang tahapan inspeksi, referensi pelaksanaan inspeksi, dokumen yang perlu
disiapkan setalah inspeksi, pihak yang terlibat dalam inspeksi, dan batasan tanggung jawab masing -
masing pihak dalam inspeksi.

*PQP atau rencana mutu proyek adalah panduan / petunjuk pelaksanaan proyek yang
mengintegrasikan seluruh aspek Mutu & K3L berdasarkan AMS perusahaan yang mengacu pada ISO
9001:2015, ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, regulasi pemerintah serta syarat - syarat kontrak
proyek.
*Rencana Mutu Proyek ini berisi Struktur Organisasi Proyek, tugas dan tanggung jawab personil serta
prosedur – prosedur yang mengatur seluruh proses perencanaan, pengendalian, pengawasan dan
tindakan perbaikan yang diperlukan didalam pelaksanaan proyek.

Serangkaian instruksi kerja tertulis yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai proses


penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh
siapa dilakukan.
Kesalahan pekerjaan yang terjadi dilapangan.
Kegiatan pengecekan suatu pekerjaan.
Kegiatan pengecekan suatu pekerjaan yang dilakukan bersama dengan owner/MK/RE.
Kegiatan pengecekan suatu pekerjaan yang dilakukan sendiri oleh pihak kontraktor utama.
Kegiatan pengecekan kegiatan yang dilakukan dengan owner/MK/RE.
JoKegiatan pengecekan pekerjaan bersama dengan pihak yang berkaitan.
Komplain dari owner/MK tentang hasil pekerjaan di lapangan yang berupa surat.
Spesifikasi teknis adalah standar acuan yang digunakan untuk material yang digunakan dalam
pekerjaan.
Biaya yang sesungguhnya terjadi di lapangan/biaya yang sesungguhnya dibelanjakan.
Bahan, Upah, Alat, Subkon, Overhead.
Dokumen yang sudah diverifikasi oleh arsitek, engineer, atau owner yang menyatakan bahwa suatu
pekerjaan telah selesai dilaksanan dan disetujui pembayarannya oleh owner.
Semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi yang dinyatakan dengan
satuan uang menurut harga pasar yang berlaku.
Perkiraan sisa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Perjanjian tertulis antara pemberi tugas dan pelaksana pekerjaan dengan kewajiban dari masing-
masing pihak yang diatur dalam pasal-pasal perjanjian ini.
Jumlah pendapatan yang akan diperoleh dengan memproduksi barang tersebut.
Total biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Alat yang digunakan untuk menggali dan pengangkut material kedalam dump truck.
Alat yang digunakan untuk membawa material.
Alat yang digunakan untuk mengangkat material.
Alat yang digunakan untuk mengangkat material.
Alat yang digunakan untuk pendorong tanah lurus kedepan.
Alat yang digunakan ntuk penggalian tebing.
Alat yang digunakan untuk menggali dasar sungai yang tidak berpasir atau memperdalam saluran
yang lebar.
Alat yang digunakan untuk memindahkan material.
Alat yang digunakan untuk mengakut unit atau curah dengan kapasitas besar.
Alat yang digunakan untuk memadatkan timbunan atau tanah yang diratakan.
Alat yang digunakan untuk memadatkan tanah

Alat yang digunakan untuk menghamparkan campuran aspal yang dihasilkan dari alat produk aspal.

Alat yang digunakan untuk memadatkan permukaan yang rata.


Alat yang digunakan untuk memecah batuan menjadi ukuran yang direncanakan.
Alat yang digunakan meratakan permukaan tanah secara mekanis.
Alat yang digunakan untuk memotong lereng tanggul atau bendungan, menggali tanah yang terdapat
diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan terbang.
Alat yang digunakan untuk mencetak beton pada perkerasan jalan kaku.
Alat yang digunakan untuk menggetarkan tuangan beton sehingga gelembung udara naik dan
agregat beton tersebar merata.
Alat yang digunakan untuk mencampur campuran beton.
Alat yang digunakan untuk memproduksi material campuran perkerasan lentur dengan jumlah yang
besar, dengan mutu dan keseragaman campuran tetap terjamin.
Alat yang digunakan untuk mencampur atau memproduksi beton dalam produksi yang besar.
Alat yang digunakan untuk penggerak dan pengakut material .
Alat yang digunakan untuk penggerak dan pengangkut material statis.
Kejadian yang tidak diinginkan yang menimbulkan kerugian.
Kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga
keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya.
Sumber bahaya potensial yang dapat menyebabkan kerusakan.
Alat pelindung diri dalam melakukan pekerjaan pada ketinggian untuk melindungi kemungkinan
orang terjatuh dari tempat ketinggian yang tidak disertai dengan pengamanan.
Kasus kecelakaan kerja yang menimbulkan kematian pada si pekerja.
Proses identifikasi dan pengendalian resiko terkait pekerjaan/kegiatan.
Proses identifikasi dan pengendalian resiko terkait pekerjaan/kegiatan.
Suatu peristiwa yang tidak diduga yang dapat menyebabkan kerugian harta, benda serta kerusakan
lingkungan.
Pemeriksaan K3 yang kaitannya dengan alat, area kerja dan perilaku pekerja.
Kegiatan analisa suatu risiko dengan cara menentukan besarnya kemungkinan/probability dan tingkat
keparahan dari akibat/consequences suatu risiko.
Kehilangan jam kerja akibat kecelakaan.
Kejadian yang tidak diinginkan yang nyaris menimbulkan kerugian, bila sedikit saja ada perubahan
akan menyebabkan accident.
Standar internasional untuk penerapan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja atau biasa
disebut Manajemen K3.
Kasus kecelakaan yang menyebabkan kerusakan property/asset perusahaan.
Pengaman area tepi struktur gedung.
Suatu keadaan kemungkinan terjadinya kecelakaan atau kerugian pada periode tertentu atau siklus
operasi tertentu. 
Suatu kegiatan yang ditujukan untuk mencegah semua jenis kecelakaan yang ada kaitannya
dengan lingkungan dan situasi kerja. 

Dokumen yang dibuat untuk masalah-masalah keselamatan pengoperasian kerja yang meliputi :
identifikasi hazard, penilaian resiko (risk assessment) dan langkah-langkah mitigasi dan kondisi yang
harus dipenuhi untuk mempertahankan tingkat keselamatan.
Perilaku yang membahayakan atau suatu pelanggaran terhadap prosedur keselamatan yang member
peluang terjadinya kecelakaan.
Suatu kondisi fisik ditempat kerja yang berbahaya memungkinkan secara langsung timbulnya
kecelakaan.

Evaluasi untuk item biaya dan komersil barang/material yang diusulkan vendor. Evaluasi dilakukan
berdasarkan kriteria evaluasi penawaran termasuk stabilitas keuangan vendor, syarat pembayaran,
jadwal pengiriman, dan analisis harga.

Kode yang diberikan untuk barang/material yang diminta oleh user. Kode barang/material tersebut
dibedakan per lantai.
Formulir permintaan manual yang digunakan untuk melakukan permintaan barang/material yang
akan digunakan untuk melakukan pekerjaan pada tanggal tertentu yang disebutkan.
Perpindahan barang/material yang telah dipesan dari logistik ke user. Good Issue juga bisa
didefinisikan sebagai pengambilan barang/material oleh user by system.
Perpindahan barang/material yang telah dipesan dari vendor ke Project (logistik). Good Receipt juga
bisa didefinisikan sebagai tanda bukti barang/material telah diterima oleh Project (logistik.

Dokumen yang dikirimkan ke vendor (biasanya berupa nomor) untuk memesan barang/material yang
dibutuhkan.

(Permintaan Pembelian) merupakan formulir untuk internal perusahaan, yang berfungsi untuk
mencatat permintaan pembelian barang/material kepada bagian pembelian. Pencatatan aktifitas ini
belum mempengaruhi posisi keuangan.
Faktor yang digunakan pada saat melakukan proses evaluasi barang/material dari vendor.
Surat penawaran yang diberikan kepada pelanggan kita setelah adanya permintaan penawaran.
Quotation biasanya berisi kode dan deskripsi barang/material yang ditawarkan serta jumlah
barang/material tersebut.

Rencana anggaran biaya bangunan yang dibuat oleh konsultan perencana sebagai dasar untuk
melakukan kontrak kerja konstruksi.

Permintaan Penawaran adalah sebuah standart business process yang bertujuan untuk mengundang
beberapa vendor untuk melakukan proses penawaran pada barang/material tertentu.

Evaluasi dan pemeriksaan terhadap dokumen penawaran (biasanya berisi spesifikasi teknis
barang/material) vendor. Technical bid evaluation mengevaluasi barang/material yang ditawarkan
oleh vendor berdasarkan kualitas, technical, pengiriman, dan garansi dari barang/material tersebut.

Proposal permintaan barang/material yang berisi spesifikasi teknis barang/material tersebut .


Biasanya barang/material yang di jelaskan dalam technical proposal ini adalah barang/material
tertentu.
Bahan tambah untuk mempercepat pengikatan beton.
Bahan tambah untuk campuran beton.
Bahan tambah untuk campuran beton.
Campuran antara agregat halus dan semen portland atau sembarang semen hidrolik
yang lain dan air.
Material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah dan kerak tungku besi, yang
dipakai bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton
semen hidraulik atau adukan.
Bahan batu-batuan yang netral (tidak bereaksi) dan merupakan bentuk sebagian besar beton
(misalnya : pasir, kerikil, batupecah, basalt).
Pasir alam sebagai hasil desintegrasi alami batuan atau pasir yang dihasilkan oleh inustr
pemecah batu dan mempunyai ukuran butir terbesar 5,0 mm.

Kerikil sebagai hasil desintegrasi alami dari bantuan atau berupa batu pecah yang diperoleh
dari industri pemecah batu dan mempunyai ukuran butir antara 5-40 mm.
Agregat yang dalam keadaan kering dan gembur mempunyai berat 1100 kg/m3 atau kurang

Singkatan dari American Institute of Steel Construction.


Spesifikasi-spesifikasi yang dikembangkan oleh AISC, atau singkatan dari American Institute
of Steel Construction Specification.
Singkatan dari American Society of Testing and Materials.
Suatu bahan berupa bubukan atau cairan, yang dibubuhkan kedalam campuran beton
selama pengadukan dalam jumlah tertentu untuk merubah beberapa sifatnya.

Balok adalah elemen struktur linier horisontal yang akan melendut akibat beban transversal.

Balok yang mendukung dinding luar bangunan yang dalam beberapa hal dapat juga
menahan sebagian beban lantai.
Rangkaian tulangan.

Besaran kadar air (%) untuk menandai kondisi konsistensi tanah yakni terdiri dari batas cai
(Liquid Limit / LL), bata plastis (Plastic Limit/ PL) maupun batas susut (shirinkage Limit).

Besaran kadar air tanah uji (%) dimana dilakukan ketukan sebanyak 25 kali menyebabkan
alur tanah pada cawan Cassangrade berimpit 1.25 cm (1/2 inch).
Besaran kadar air tanah sehingga saat dilakukan pilinan pada contoh tanah hingga Ø 3 mm
mulai terjadi retakan dan tidak putus.
Suatu gaya yang bekerja dari luar.
Semua beban yang terjadi akibat pemakaian dan penghunian suatu gedung, termasuk
beban-beban pada lantai yang berasal dari pada atap.
Berat semua bagian dari suatu gedung yang bersifat tetap, termasuk segala beban
tambahan, finishing, mesin-mesin serta peralatan tetap yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari gedung tersebut.
Kawat pengikat tulangan dalam istilah Belanda.
Beton yang dicor langsung pada posisi dimana dia ditempatkan. Disebut juga beton cast- in
situ.
Beton yang mempunyai berat isi 2200- 2500 kg/m3 menggunakan agregat alam yang
dipecah atau tanpa dipecah yang tidak menggunakan bahan tambahan.

Beton tanpa tulangan atau mempunyai tulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum.

Beton yang mengandung agregat ringan yang mempunyai berat isi tidak lebih dari 1900
kg/m3.

Beton yang digunakan untuk menahan beban atau untuk membentuk suatu bagian integra
dari suatu struktur. Fungsinya berlawanan dengan beton insulasi (insulating concrete).

Beton yang kelebihan air, sehingga air semen naik ke permukaan.


Papan duga dalam istilah Belanda.
Kotak penyedia daya atau arus listrik.
Konfigurasi batang-batang kaku yang berfungsi untuk menstabilkan struktur terhadap beban
lateral.
Kotak pembawa material dari mesin angkat.
Pelaksanaan pracetak beton di lapangan.
Standar internasional terkecil dalam ukuran metrik (dalam sentimeter).
Cincin yang berada di bagian bawah struktur cangkang, berfungsi sebagai pengaku.
Menahan / membendung adukan beton sehingga tidak tercampur lingkungan (tanah, sunga
dan sebagainya).
Ban berjalan untuk membawa material.
Kemampuan struktur atau komponennya untuk melakukan deformasi inelastis bolak-balik
berulang di luar batas titik leleh pertama, sambil mempertahankan sejumlah besa
kemampuan daya dukung bebannya;
Lendutan balok akibat beban
Dinding beton dengan tulangan atau pra-tegang yang mampu menahan beban dan
tegangan, khusunya tegangan horisontal akibat beban gempa.
Perusahaan pembuat acuan dan perancah.
Material penghubung antara 2 (dua) komponen struktur.
Truk yang mampu membawa adukan beton.
Perbandingan antara jumlah semen dan air pada beton.

Suatu faktor yang dipakai untuk mengalikan kuat nominal untuk mendapatkan kuat rencana;

Mesin / alat angkat.


Gaya yang mempunyai kecenderungan untuk menarik elemen hingga putus.

Gaya yang cenderung untuk menyebabkan hancur atau tekuk pada elemen. Fenomena
ketidakstabilan yang menyebabkan elemen tidak dapat menahan beban tambahan
sedikitpun bisa terjadi tanpa kelebihan pada material disebut tekuk (buckling).

Keadaan gaya yang berkaitan dengan aksi gaya-gaya berlawanan arah yang menyebabkan
satu bagian struktur tergelincir terhadap bagian di dekatnya. Tegangan geser umumnya
terjadi pada balok.
Susunan gelagar-gelagar yang biasanya terdiri dari kombinasi balok besar (induk) dan balok
yang lebih kecil (anak balok)
Fenomena yang terjadi pada rangka yang memikul beban vertikal. Bila suatu rangka tidak
berbentuk simetris, atau tidak dibebani simetris, struktur akan mengalami goyangan
(translasi horisontal) ke salah satu sisi.
Uji palu beton pada lapisan yang telah mengeras.
Singkatan dari high-performance steel, merupakan suatu tipe kualitas baja.
Heating, Ventilating, Air Conditioning, yaitu hal yang berhubungan dengan sistem
pemanasan, tata udara dan pengkondisian udara dalam bangunan.
Mesin / alat penarik kabel pratekan.
Susunan gelagar-gelagar dengan jarak yang cukup dekat antara satu dan yang lainnya, dan
biasanya berfungsi untuk menahan lantai atau atap bangunan. Biasanya dikenal sebaga
balok anak atau balok sekunder.
Elemen struktur linier vertikal yang berfungsi untuk menahan beban tekan aksial

Tipe konstruksi yang menggunakan elemen-elemen yang berbeda, misalnya beton dan baja
atau menggunakan kombinasi beton cast-in situ dan pre-cast, dimana komponen yang
dikombinasikan tersebut bekerja bersama sebagai satu elemen struktural.

Pasangan batu yang berfungsi sebagai elemen konstruksi dengan kekuatan tekan > 100
kg/cm2.
Kekuatan suatu komponen struktur atau penampang yang dihitung berdasarkan ketentuan
dan asumsi metode perencanaan sebelum dikalikan dengan nilai faktor reduksi kekuatan
yang sesuai.
Kekuatan suatu komponen struktur atau penampang yang diperlukan untuk menahan beban
terfaktor atau momen dan gaya dalam yang berkaitan dengan beban tersebut dalam suatu
kombinasi seperti yang ditetapkan dalam tata cara ini.
Kuat nominal dikalikan dengan suatu faktor reduksi kekuatan f.
Kuat tarik leleh adalah kuat tarik leleh minimum yang disyaratkan atau titik leleh dar
tulangan dalam Mpa.
Kuat tekan beton yang ditetapkan oleh perencana struktur (benda uji berbentuk silinde
diameter 150 mm dan tinggi 300 mm), untuk dipakai dalam perencanaan struktur beton
dinyatakan dalam satuan MPa.
Penggunaan tata ruang di lapangan.
Keadaan gaya kompleks yang berkaitan dengan melenturnya elemen (biasanya balok
sebagai akibat adanya beban transversal. Aksi lentur menyebabkan serat-serat pada sis
elemen memanjang, mengalami tarik dan pada sisi lainnya akan mengalami tekan, keduanya
terjadi pada penampang yang sama.
Balok yang membujur pada tembok yang biasanya berfungsi untuk menahan beban yang
ada di atas bukaan-bukaan dinding seperti pintu atau jendela
Disain campuran beton berdasarkan berat atau volume.
Rasio tegangan normal tarik atau tekan terhadap regangan yang timbul akibat tegangan
tersebut.
Acuan untuk pelaksanaan pengecoran beton.

Gaya memutar yang bekerja pada suatu batang yang dikenai gaya tegak lurus akan
menghasilkan gaya putar (rotasi) terhadap titik yang berjarak tertentu di sepanjang batang.
Momen pada suatu titik pada gelegar
Momen yang bekerja sejajar dengan tampang melintang batang.
Campuran antara semen, agregat halus dan air yang telah mengeras.
Plat yang dalam aksi menahan bebannya dilakukan oleh aksi komposit dari beton dan pla
baja / steel deck sebagai tulangannya.
Bagian dari konstruksi bangunan bagian bawah (sub-structure) yang menyalurkan beban
struktur dengan aman ke dalam tanah.
Semen abu-abu.
Penarikan pada beton pratekan setelah beton mengeras.
Energi listrik di lapangan yang berasal dari PLN atau generating set.
Penarikan pada beton pratekan sebelum dilaksanakan pengecoran.
Struktur rangka batang yang berbentuk tiga dimensional, membentuk ruang.
Suatu rangka struktur yang gaya-gaya lateralnya dipikul oleh sistem struktur dengan
sambungan-sambungannya direncanakan secara kaku dan komponen strukturnya
direncanakan untuk memikul efek gaya aksial, gaya geser, lentur, dan torsi.
Sistem rangka dimana defleksi lateral yang terjadi padanya tidak ditahan oleh pengaku atau
dinding geser (shear wall).
Alat penjepit pada acuan untuk struktur kolom dan balok.
Beton siap pakai.

*Rrencana alokasi waktu untuk menyelesaikan masing-masing item pekerjaan proyek yang
secara keseluruhan adalah rentang waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan sebuah
proyek.
*Untuk dapat menyusun rencana kerja yang baik dibutuhkan : Gambar proyek, RAB, Dafta
volume pekerjaan, Data lokasi proyek, Data Material, Data kebutuhan tenaga kerja, Data
cuaca, Data alat berat yang digunakan, Metode kerja yang digunakan, Data keuangan, Data
kapasitasi produksi.

Bahan tambah untuk memperlambat pengikatan beton.


Simpangan yang terjadi pada struktur kabel, yang merupakan tinggi lengkungan struktu
tersebut
Alat / mesin pembersih permukaan pada beton sebelum dilaksanakan perbaikan beton
atau penutupan kembali.
Pengelompokan agregat yang homogen pada adukan beton, dimana agragat kasa
terpisah dengan agregat halus.
Tulangan yang digunakan untuk menahan tegangan geser dan torsi dalam suatu komponen
struktur.
Pengaturan atau penentuan waktu ikat pada beton.
Bahan / material penghubung antara 2 (dua) material yang berbeda karakteristiknya
(komposit).
Rencana lokasi / areal pelaksanaan.
Alat uji konsistensi/kekentalan beton.
Standar Nasional Indonesia
Uji pada semen abu-abu untuk mengetahui kemampuan ikatan semen.

Campuran antara semen, agregat campuran (halus dan kasar) dan air yang belum mengeras

Campuran antara semen, agregat halus dan air yang belum mengeras
Tiang baja yang berbentuk silinder dapat diatur ketinggiannya.
Kumpulan kawat-kawat berdiameter kecil dan tipis untuk membentuk kabel.
Penarikan kabel atau tendon pratekan.
Sistem struktur yang terdiri dari elemen struktur horisontal (balok) diletakkan sederhana d
atas dua elemen struktur vertikal (kolom) yang merupakan konstruksi dasar.
Bagian dari sebuah sistem bangunan yang bekerja untuk menyalurkan beban yang
diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah.
Bentuk struktural berdimensi tiga yang kaku dan tipis serta mempunyai permukaan
lengkung.
Sistem struktur yang berbentuk seperti tali, kurva atau kumpulan segmen elemen-elemen
garis lurus yang membentuk lengkung.

Salah satu analogi struktur plat yang merupakan struktur bidang, secara khas terdiri dar
elemen-elemen linier kaku panjang seperti balok atau rangka batang, dimana batang-batang
tepi atas dan bawah terletak sejajar dengan titik hubung bersifat kaku.

Konfigurasi struktur yang terbentuk dari lembaran tipis dan fleksibel.


Struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolit yang tingginya relati
kecil dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainya.
Susunan elemen-elemen linier yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga, sehingga
menjadi bentuk rangka yang tidak dapat berubah bentuk bila diberi beban eksternal tanpa
adanya perubahan bentuk pada satu atau lebih batangnya.
Struktur yang terdiri atas elemenelemen linier, umumnya balok dan kolom, yang saling
dihubungkan pada ujung-ujungnya oleh joints (titik hubung) yang dapat mencegah rotas
relative di antara elemen struktur yang dihubungkannya.
Suatu rangka yang mempunyai respon terhadap gaya horisontal dalam bidang tidak cukup
kaku untuk menghindari terjadinya tambahan gaya internal dan momen dari pergeseran
horisontal, sehingga memungkinkan terjadinya goyangan (sway)
Intensitas gaya per satuan luas.
Tegangan yang timbul pada bidang kontak antara dua elemen struktur, apabila gaya-gaya
disalurkan dari satu elemen ke elemen yang lain. Tegangan-tegangan yang terjad
mempunyai arah tegak lurus permukaan elemen.
Interaksi antara tegangan lentur dan tegangan geser dapat merupakan tegangan norma
tekan atau tarik, yang disebut sebagai tegangan utama.
Elemen baja misalnya kawat baja, kabel batang, kawat untai atau suatu bundel dari elemen
elemen tersebut, yang digunakan untuk member gaya prategang pada beton.

Pemilihan waktu untuk merencanakan ikatan beton.


Jarak yang diukur dari serat tekan terluar hingga titik berat tulangan tarik.
Titik pertemuan batang-batang elemen struktur, dimana titik ini merupakan pertemuan gaya
gaya yang terjadi pada elemen struktur tersebut.
Puntiran yang timbul pada elemen struktur apabila padanya diberikan momen punti
langsung atau secara tak langsung. Tegangan tarik maupun tekan akan terjadi pada elemen
yang mengalami torsi.
Konfigurasi struktur segitiga yang bersifat stabil, tidak bias berubah bentuk atau runtuh
Alat / mesin pembawa adukan beton.
Truk yang mampu mengaduk beton.
Batangan baja yang permukaan sisi luarnya tidak rata, tetapi bersirip, atau berukir.
Batang baja berbentuk polos atau defon atau pipa yang berfungsi untuk menahan
gaya tarik pada komponen struktur, tidak termasuk tendon prategang, kecuali bila
secara khusus diikut sertakan.
Batang baja yang permukaan sisi luarnya rata, tidak bersirip dan tidak berukir.
Tulangan yang dililitkan secara menerus membentuk suatu ulir lingkar silindris.
Batang baja yang permukaan sisi luarnya tidak rata, tetapi bersirip atau berukir.
Periode/waktu selama suatu struktur dipersyaratkan untuk tetap berfungsi seperti yang
direncanakan.
Suatu rangka yang mempunyai respon terhadap gaya horisontal dalam bidang cukup kaku
untuk menghindari terjadinya tambahan gaya internal dan momen dari pergeseran horisonta
tersebut.
Tekanan / gaya angkat.
Pembungkus kabel (isolator) yang memiliki arus listrik.
Kawat-kawat berdiameter kecil dan tipis untuk membentuk kabel.
Kemudahan di dalam melaksanakan suatu pekerjaan konstruksi.
Lokasi untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan fabrikasi.
Garis bantu untuk mempermudah pengukuran / marking.
Sudut yang dimulai dari arah utara kutub bumi berputar searah jarum jam dan diakhiri pada ujung
objektif titik bidik.

* Bench mark adalah titik yang telah mempunyai koordinat fixeddan direpresentasikan dalam bentuk
monumen/patok di lapangan.
* Bench mark digunakan untuk memastikan bahwa area situasi pengukuran berada dalam wilayah
konsesi yang diijinkan oleh pemerintah.
* Bench Mark memiliki fungsi penting pada kegiatan survey, yaitu sebagai titik ikat yang
mereferensikan posisi obyek pada suatu sistem koordinat global.

Elevasi terhadap pekerjaan finishing.


Form yang digunakan untuk mengambil data setelah pengecoran (data selimut beton, dimensi).

Form yang digunakan untuk mengambil data sebelum pengecoran (data rebar).
Garis khayal yang benar-benar datar yang menunjukkan arah nivo.

Garis bantu yang berfungsi untuk membantu ketepatan dalam membuat sebuah objek/gambar.

Suatu titik atau garis yang posisinya terreferensi dengan suatu sistem koordinat dan dipakai untuk
acuan dalam pekerijaan pengukuran.

Kerangka Kontrol Horisontal (KKH) merupakan kerangka dasar pemetaan yang memperlihatkan posisi
horisontal (X,Y) antara satu titik relatif terhadap titik yang lain di permukaan bumi pada bidang datar.

Kerangka kontrol vertikal merupakan teknik dan cara pengukuran kumpulan titik-titik yang telah
diketahui atau ditentukan posisi vertikalnya berupa ketinggiannya terhadap bidang rujukan
ketinggian tertentu. Bidang ketinggian rujukan ini biasanya berupa ketinggian muka air taut rata-rata
(mean sea level – MSL) atau ditentukan lokal.
Kesalahan yang terjadi bila garis bidik teropong pada kondisi benar-benar datar, bacaan piringan
vertikal (helling) tidak sama dengan 0°. Tujuan pengaturan indeks vertikal ini dimaksudkan untuk
mendapatkan kondisi dimana saat teropong dalam keadaan benar - benar mendatar, bacaan sudut
vertikal (helling) akan bernilai 0°, 90°, 180°, 270°.

kesalahan yang diakibatkan karena garis bidik alat ukur optis (sipat datar) tidak sejajar dengan garis
arah nivo.

Kesalahan yang disebabkan karena garis bidik tidak tegak lurus dengan sumbu II. Kesalahan ini bisa
diketahui dengan selisih antara bacaan biasa dan luar biasa yang tidak sama dengan 180°.

Koordinat adalah suatu titik hasil dari perpotongan antara garis lintang dan garis bujur yang
menunjukan suatu objek baik itu orang, lokasi atau gedung dalam sebuah lokasi di lapangan atau
bumi.

Garis panduan di lapangan untuk memulai pekerjaan yaitu memplot gambar kerja ke lantai kerja.
Marking dilakukan agar setiap pekerjaan atau pemasangan sesuai dengan gambar kerja. Dalam
bentuk desain, ukuran, penempatan ruang secara presisi bisa dicapai.
Garis tepi
Alat yang digunakan untuk menaikkan as dari lantai ke lantai.

* Rambu ukur merupakan alat yang digunakan dalam pengukuran sipat datar (autolevelling) yang
bertujuan untuk mencari beda tinggi antara dua titik.
* Rambu ukur dapat terbuat dari kayu atau campuran aluminium yang diberi skala pembacaan.

Alat yang digunakan untuk mengukur jarak atau panjang.

* Alat yang digunakan untuk mencari kerataan pendukung kontruksi, insfratuktur, pembangunan.
* Alat ini secara otomatis dan secara tepat mendeteksi/menghasilkan kerataan pada suatu survey
didukung oleh remote kontrol pendeteksi.
Garis batas luar pengaman yang ditetapkan dalam mendirikan bangunan dan atau pagar yang ditarik
pada jarak tertentu sejajar dengan as jalan, tepi luar kepala jembatan, tepi sungai, tepi saluran, kaki
tanggul, tepi situ/rawa, tepi waduk, tepi mata air, as rel kereta api, jaringan tenaga listrik dan pipa
gas, tergantung jenis garis sempadan yang dicantumkan.
Pekerjaan pemindahan dari gambar kerja ke lapangan. Hal pertama yang dilakukan adalah penentuan
titik pertama (bouwplank).
Ppenurunan elevasi tanah dasar.
Elevasi terhadap pekerjaan beton.
Suatu alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan beda tinggi antara dua tempat atau lebih di
lapangan dengan cara membaca skala pada rambu vertikal yang tepat berhimpit pada posisi garis
bidik horizontal.

Sipatan merupakan bahasa pengukuran yang digunakan untuk memberi tanda pada bangunan
dengan level tertentu. Biasanya untuk menentukan pinjaman 1 m pada kolom. Pekerjaan sipatan bisa
menggunakan alat waterpass kemudian diberi tanda atau marking menggunakan benang yang diberi
tinta hitam.

Alat yang digunakan untuk tempat dudukan alat survey (TS, Theodolite, Sipat Datar, GPS) serta untuk
menstabilkan alat agar alat tersebut datar.
Sumbu vertikal sebagai pusat berputarnya piringan bacaan horizontal.
Sumbu horizontal sebagai pusat berputar nya piringan bacaan vertikal.

* Theodolite adalah instrument / alat yang dirancang untuk pengukuran sudut yaitu sudut mendatar
yang dinamakan dengan sudut horizontal dan sudut tegak yang dinamakan dengan sudut vertikal.
* Sudut – sudut tersebut digunakan untuk penentuan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua
buah titik lapangan.

* Total station atau yang lebih dikenal dengan sebutan TS merupakan instrumen optis/elektronik yang
digunakan dalam pemetaan dan konstruksi bangunan.
* TS merupakan theodolite terintegrasi dengan komponen pengukur jarak elektronik (EDM) untuk
membaca jarak dan kemiringan dari instrumen ke titik tertentu.
* TS banyak digunakan dalam pemetaan lahan seperti pemetaan topografi untuk konstruksi jalan dan
bangunan.
* Dalam bidang konstruksi TS digunakan untuk melakukan pengukuran lokasi pembangunan sebelum
dilakukan perataan tanah dan peletakan pondasi, juga mengukur tingkat kemiringan dan kerataan
lantai yang dikehendaki serta posisi bangunan tertentu terhadap bangunan lainnya.

Alat yang digunakan untuk mengukur ketegakan suatu benda atau bidang.
Pengukuran ketegakan suatu bangunan atau unsur bangunan.
* Waterpass adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis
dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.
* Pemakaian waterpass yaitu menempatkan permukaan waterpass ke bidang permukaan yang di cek.
Untuk mengecek kedataran maka dapat diperhatikan gelembung cairan yang ada pada bagian
tengah waterpass. Sedangkan untuk mencek ketegakan maka dapat dilihat gelembung pada bagian
ujung waterpass. Untuk memastikan apakah bidang benar rata maka gelembung harus benar benar
berada ditengah alat yang ada.