Sunteți pe pagina 1din 20

Definisi

Malaria suatu penyakit infeksi akut maupun kronik


yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium yang
menyerang sel darah merah (eritrosit)
Ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang
terinfeksi parasit tersebut.
Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan
berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi
sel darah merah.
MALARIA
Menyerang semua orang
(laki-laki, perempuan),
semua golongan umur
(bayi dewasa)
Di Indonesia pada tahun
2007 terdapat 1.700.000
kasus klinis malaria
dengan 700 kematian.
PENYEBAB
Malaria disebabkan oleh protozoa darah
yang termasuk ke dalam genus
Plasmodium
Malaria Malaria
vivax Falsiparum

MALARIA

Malaria Malaria
Ovale Malariae
ETIOLOGI
Terdapat empat spesies Plasmodium pada
manusia yaitu :
Plasmodium vivax

Menimbulkan malaria
vivax (malaria tertiana
ringan)

Plasmodium falcifarum
Menimbulkan malaria
falsifarum (malaria
tertiana berat), malaria
pernisiosa dan Blackwater
faver
LANJUTAN

Plasmodium malariae

Menimbulkan malaria
kuartana

Plasmodium ovale

Menimbulkan malaria
ovale

Infeksi dengan 2 cara yaitu alamiah melalui vektor dan


induksi melalui transfusi darah, suntikan
SIKLUS HIDUP PLASMODIUM
Masa Inkubasi Malaria
Tergantung pada daya tahan tubuh dan spesies plasmodiumnya :

Plasmodium Masa Inkubasi (rata-rata)

P. Falciparum 9 14 hari (12)

P. Vivax 12 17 hari (15)

P. Ovale 16 18 hari (17)

P. malariae 18 40 hari (28)


GEJALA DAN TANDA
Gejala yang khas : trias malaria, yaitu
menggigil, panas, dan keringat yang banyak.
Gejala dan tanda lain yang dapat ditemukan adalah :
1. Demam
2. Splenomegali
3. Anemia
4. Ikterus
5. Sakit kepala
6. Mual-muntah
7. Diare
8. Nyeri otot
9. Pegal
DIAGNOSIS MALARIA
1. Gejala klinis
a. Anamesis
a. KU yg sering kali muncul adlh deman lebih dr 2hari,
menggigil, berkeringat (trias malaria)
b. Demam: P.falciparum (setiap hari), P.vivax dan P.ovale
(berselang 1hari), P.malariae (berselang 2hari)
c. Apakah pernah berpergiandan bermalam di daerah
endemik malaria dlm 1bln terakhir
d. Pernah tinggal di daerah endemik
e. Pernah menderita penyakit ini sebelumnya
f. Pernah minum obat malaria
PEMERIKSAAN FISIK
Demam ( 37,5-40oC)
Konjungtiva palpebra, telapak tangan
pucat
Splenohepatomegali
LABORATORIUM
Pemeriksaan mikroskopik bertujuan
untuk menemukan parasit di dalam
darah dg preparat darah (SDr, sediaan
darah)
Rapid Diagnostic Test
Penatalaksanaan Malaria
Memutus rantai penularan
Penderita tanda malaria +
pengobatan pendahuluan cegah
penularan
Penderita lab malaria +
pengobatan sempurna
Daerah endemis obat pencegahan
(1 minggu sebelum masuk ke daerah
endemis sampai 4 minggu setelah
kembali)
Pengobatan Malaria
Malaria falciparum Lini pertama:
Artesunat+Amodiakuin+Primakuin
Malaria vivax dan malaria ovale Lini pertama :
Klorokuin+Primakuin
Malaria Malariae: klorokuin
Pengobatan Malaria Berat
Malaria berat ditemukannya Plasmodium falciparum stadium
aseksual dengan minimal satu dari manifestasi klinis atau didapatkan
temuan hasil laboratorium (WHO, 2010) :
Perubahan kesadaran
Kelemahan otot (tak bisa duduk/berjalan)
Tidak bisa makan dan minum
Kejang berulang-lebih dari dua episode dalam 24 jam
Distres pernafasan
Gagal sirkulasi atau syok: tekanan sistolik <70 mm Hg (pada anak: <50
mmHg)
Ikterus disertai disfungsi organ vital
Hemoglobinuria
Perdarahan spontan abnormal
Edema paru (radiologi)
PENCEGAHAN
3M
Tidur dengan kelambu, memakai
kawat kasa, obat nyamuk, lotion,
menyemprot ruang tidur
Menjaga kebersihan lingkungan
Memelihara ikan pada air tergenang
(kolam, sawah, parit)
Menanam tanaman yang tidak
disukai nyamuk seperti geranium,
zodia, serai wangi, jeruk, lavender,
akar wangi, rosemary, citosa
mosquito dan kecombrang
Memutus rantai penularan