Sunteți pe pagina 1din 11

“ANALISIS INVESTASI

PUBLIK”

Abdul Aziz Limonu


17061104058
Angela Manopo
17061104061
Christy Lumenta
17061104053
Elvin Maharaja
17061104071
Regina Geraldine Jeremiane
17061104089
A. PROGRAM INVESTASI
PUBLIK
Dalam melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat, pemerintah dihadapkan
pada masalah pengambilan keputusan investasi publik. Keputusan investasi
publik diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program, kegiatan, dan fungsi
yang menjadi prioritas kebi-jakan.

Sebelum diambil keputusan untuk melakukan investasi, Untuk menentukan


kebutuhan investasi perlu dilakukan evaluasi yang mencakup:
 inventarisasi investasi
 Inventarisasi investasi memuat daftar nama dan jenis investasi, nilai
investasi, kondisi barang modal yang saat ini ada, apakah baik ataukah
buruk.
 Cakupan layanan dengan tingkat investasi yang sekarang ada
 Tambahan cakupan layanan yang dibutuhkan saat ini dan masa yang
akan dating
 Inventarisasi kebutuhan investasi
 Evaluasi kelayakan investasi
 Kriteria kelayakan investasi meliputi aspek-aspek teknis, sosial-budaya,
finansial, ekonomi, dan aspek distribusi.

2
B. PENENTUAN KEBUTUHAN
INVESTASI PUBLIK
Penentuan kebutuhan investasi publik berkaitan dengan jumlah anggaran yang
akan ditetapkan bagi masing-masing unit organisasi

Ada beberapa cara dalam menggolongkan usul-usul Investasi. Salah satu


peng-golongannya adalah:

1. Investasi penggantian

2. Ivestasi penambahan kapasitas

3. Investasi baru

3
C. ASPEK KELAYAKAN
INVESTASI
• Aspek teknis merupakan bagian penting dari analisis investasi
yang harus diper-timbangkan. Jika suatu usulan investasi sudah
Aspek teknis
tidak layak dilihat dari aspek teknisnya, maka usulan tersebut
menduduki prioritas pertama untuk ditolak.

• Aspek sosial budaya ini menyangkut pertim¬bangan


pendistribusian pelayanan secara adil dan merata, sehingga
Aspek sosial dan
mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
budaya
Aspek sosial budaya mencakup juga aspek legal dan
lingkungann

• Pertimbangan aspek ekonomi meliputi kegiatan menganalisis


apakah suatu proyek yang diusulkan akan memberikan
Aspek
kontribusi yang nyata terhadap pembangunan perekonomi-an
Ekonomi dan
secara keseluruhan dan apakah kontribusinya cukup besar
Finansial
dalam menentukan penggunaan sumber-sumber daya yang
digunakan.

• Keputusan investasi merupakan keputusan yang perlu dikaitkan


Aspek dengan masalah distribusi pelayanan publik secara adil dan
Distribusi merata. Untuk itu perlu diketahui siapa yang akan menerima
manfaat atau keuntungan yang dihasilkan dari proyek investasi.
4
D. FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI INVESTASI
PUBLIK
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam analisis investasi
publik adalah:

 Tingkat diskonto
 Tingkat inflasi
 Risiko dan ketidakpastian
 Capital rationing

5
Tingkat Diskonto
Tingkat diskonto merefleksikan tingkat keuntungan (rate of return) yang
diperoleh dari suatu proyek dengan tingkat risiko tertentu. Jika suatu
proyek tidak memberikan keuntungan yang disyaratkan (required rate of
return), maka proyek tersebut harus ditolak. Penghitungan tingkat diskonto
merupakan bagian yang cukup kompleks dalam analisis investasi.

K0=Ke.(E/V) + Kd.(l-T).(D/V)

Dalam hal ini:


K0 = biaya modal total
Ke = biaya modal (tingkat keuntungan yang disyaratkan atas investasi
modal)
Kd = biaya utang (tingkat keuntungan yang disyaratkan atas investasi
utang)
T = Tingkat pajak
E = Harga pasar saham
D = harga pasar surat berharga utang
V = E + D = nilai pasar perusahaan secara keseluruhan

6
Inflasi
• Penilaian investasi harus memperhitungkan perkiraan tingkat
inflasi. Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin rendah nilai riil
keuntungan di masa depan yang diharapkan (expectedfuture
returns) sehingga semakin tinggi tingkat keuntungan yang
disyaratkan. Inflasi yang tinggi menyebabkan required rate of
return semakin tinggi.

Risiko dan Ketidakpastian


• Required rate of return akan semakin tinggi jika risiko investasi
naik. Ketidakpastian ekonomi dan hukum, kekacauan sosial-
politik, tidak adanya jaminan keamanan, dan kebijakan yang
tidak konsisten dapat meningkatkan risiko investasi

Capital Rationin
• Capital Rationing: keadaan ketika organisasi menghadapi
masalah ketersediaan dana untuk melakukan pengeluaran
investasi
7
TEKNIK DASAR PENILAIAN
INVESTASI PUBLIK

Identifikasi kebutuhan investasi


yangmungkin dilakukan

Menentukan semua manfaat dan biaya


dari proyek yang akan
dilaksanakan (cost/benefit relationship).

Menghitung manfaat dan biaya dalam


rupiah

Memilih proyek yang memiliki manfaat


terbesar dan efektivitas biaya yang tinggi
8
𝐶𝐹
• NPV = σ𝑛𝑖=0 (1+𝑖)
1
1

• Dalam hal ini :


Net Present • i = tingkat diskonto
• n = 1,……..,50 th. (umur proyek)
Value • CF = cash flow

• Net Present Benefits (Manfaat Bersih


Sekarang) merupakan nilai bersih suatu
proyek sete dikurangi seluruh biaya
pada satu tahun tertentu dari
Net Present keuntungan atau manfaat yang diter
Benefits (NPB) pada tahun yang bersangkutan dan
didiskontokan dengan tingkat bunga
yang berlaku.
𝑀 ̶ B
• NPB =σ𝑛𝑛=1 𝑛 1𝑛1+𝑖

9
Analisis Efektivitas
Analisis Biaya- Biaya (Cost-
Analisis Payback Manfaat (Cost Effectiveness
Period Benefit Analysis) Analysis)
Metode payback Metode cost benefit Analisis efektivitas
period digunakan analysis (CBA) biaya dilakukan
untuk mengetahui atau benefit cost karena terdapat
jangka waktu ratio merupakan cara kesulitan dalam
pengembalian mengevaluasi suatu menghitung biaya dan
investasi proyek dengan manfaat sosial secara
membandingkan nilai kuantitatif.
sekarang (present Analisis cost-
value) dari seluruh effectiveness meliputi
manfaat keuntungan penilaian terhadap
yang diperoleh biaya dan manfaat
dengan nilai sekarang yang dapat
dari seluruh biaya dikuantifikasi, baik di
proyek tersebut. masa sekarang
maupun di masa yang
akan dating atas suatu
proyek dengan
pengaruh atau
dampak yang tidak
dapat dikuantifika-
sikan, namun tidak
dinilai.
10
TRIMA
KASIH
11